//
Anda membaca...
Kecantikan, Kesehatan

Jenis-Jenis Lensa Kontak dan Perbedaan

Dipakai menempel pada kornea mata, sebenarnya terdapat beberapa jenis lensa kontak dengan perbedaan yang cukup signifikan dan harga yang relatif berbeda di pasaran. Memang sebaiknya disarankan anda untuk mengetahui tipe mana yang anda inginkan untuk memperbaiki penglihatan berdasarkan model yang diinginkan dan harga yang cocok.
Bahaya Penggunaan atau Pemakaian Softlens
Sebagai produk multiguna, memahami perbedaan dari jenis kontak lensa termasuk keuntungan dan kerugiannya akan membawa anda memilih produk yang cocok sekaligus mencegah infeksi mata. Berikut jenis-jenisnya yang dikutip dari situs mayoclinic.org

1. Lensa Kontak Lembut

Kadang disebut dengan nama softlens, jenis lensa kontak ini paling populer digunakan di dunia termasuk Indonesia karena biasanya digunakan untuk mengatasi masalah penglihatan seperti miopi (rabun jauh), hipermetropi (rabun dekat), astigmatisma (silindris) dan presbiopi atau mata tua. Softlens juga biasanya digunakan untuk memperbaiki bentuk mata dan sangat cocok dipakai pada orang dengan aktifitas fisik yang aktif seperti olahragawan. Lensa ini secara umum terbagi dalam tiga tipe yaitu:
– Untuk pemakaian sehari-hari
Jenis softlens ini biasa memiliki harga yang cukup murah dibandingkan 2 jenis soflens lain dan dipakai dalam aktivitas dalam kehidupan sehari-hari dimana sebelum tidur (menjelang malam), lensa ini tidak dipakai lagi dan dibersihkan untuk mencegah infeksi. Lama penggunakan lensa ini tergantung pada jenis materialnya dan mereknya.

– Untuk pemakaian lama
Lensa kontak ini dapat dipakai 24 jam sehari termasuk ketika kita tidur tetapi harus dibersihkan minimal 1 kali seminggu. Namun demikian, pemakaian pada malam hari harus diperhatikan secara seksama karena bisa menimbulkan resiko infeksi mata.

– Untuk sekali pakai
Merupakan soflens yang paling mahal karena hanya dipakai sekali saja selama aktivitas sehari-hari dan tidak ketika menjelang tidur. Lama pemakaian nya bisa dalam hitungan harian, mingguan atau bulan.

2. Lensa Kontak Keras

Jika anda tidak puas akan hasil dari menggunakan softlens dalam memperbaiki penglihatan, lensa kontak keras menjadi pilihan lain karena dapat mengurangi resiko terjadinya infeksi mata. Pada umumnya jenis lensa harus dilepaskan dan dibersihkan setiap malam. Dibutuhkan sekitar 1 minggu untuk mengatur peletakan lensa ini pada mata dan mendapat panduan dari dokter mata anda. Lama pemakaian jenis lensa ini bisa mencapai diatas 2 sampai 3 tahun.

3. Lensa Kontak Khusus

Jenis lensa ini terbagi tiga dan pemakaiannya tergantung untuk kebutuhan akan penglihatan mata
1. Lensa Kontak Hibrida
Lensa ini memiliki jenis lensa keras (gas permeable) di bagian tengah dan dikelilingi oleh softlens. Biasanya digunakan oleh orang yang mempunyai lengkungan kornea tidak teratur (keratoconus) atau orang yang memiliki masalah dalam memakai lensa kontak keras biasa.

2. Lensa Kontak Bifokal atau Multifokal
Jenis lensa ini bisa dalam bentuk softlens atau lensa kontak keras dimana dipakai jika seseorang mengalami sekaligus rabun dekat, jauh dan silindris secara bersamaan dikarenakan usia tua.

3. Lensa Kontak Warna
Biasanya digunakan untuk tujuan memperbaiki penampilan dan terapi khusus untuk orang buta warna

Memilih lensa kontak yang tepat

Jika anda bingung dalam memilih jenis lensa kontak yang tepat untuk mata anda, sebaiknya disarankan untuk melakukan konsultasi ke dokter mata anda agar dilakukan pemeriksaan mata secara menyeluruh. Disarankan juga untuk melakukan pemeriksaan berkala sekali 6 bulan atau setahun.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: