//
Anda membaca...
Fauna

Tips dan Cara Merawat Kucing Persia

Foto Kucing Persia Lucu dan Imut
Karena kucing Persia mempunyai bulu yang panjang diperlukan metode atau cara yang efektif untuk merawat kucing ini supaya tetap bersih dan tidak kusut khususnya bagi pemula. Agar rambut hewan ini tetap dalam kondisi terbaik, pemilik harus memandikannya secara teratur, mengeringkannya dan menyisir setiap hari. Bagian mata juga harus mendapat perhatian cukup dengan membersihkan bagian ini setiap hari untuk mencegah terbentuknya kerak dan noda akibat air mata. Inilah beberapa tips yang dapat membantu anda merawat jenis kucing ini yang kadang dikategorikan sebagai kucing termahal di dunia.

1. Sikat atau sisirlah setiap hari
Karena kucing Persia mempunyai bulu yang panjang dan lembut seperti sutra, maka anda sebaiknya menyisakan waktu setidaknya selama 15 menit untuk menyikat dan menyisir rambutnya agar tidak kusut dan berantakan termasuk bagian tenggorokan, leher, ekor dan kaki. Lakukan hal ini secara lembut dan menjangkau semua area bulu agar rambut kucing Persia anda tidak kusut dan indah dipandang mata.

2. Sangat memungkinkan memberi makanan vegetarian
Meskipun termasuk hewan karnivora, kucing Persia dapat diberikan suplemen makanan vegetarian seperti gandum. Hal ini menjadi solusi karena jenis kucing ini cenderung mengalami masalah berat badan. Untuk melakukan transisi perubahan makanan yang baik, berikan sedikit demi sedikit makanan vegetarian tersebut sampai kucing ini terbiasa.

3. Mandikan secara teratur.
Frekuensi memandikan kucing Persia seharusnya dilakukan setidaknya 1 kali seminggu sehingga mencegah penyebaran bakteri atau kuman penyakit dari bulu binatang ini ke dalam rumah sekaligus membuat kucing ini tetap sehat. Jangan lupa untuk membersihkan bagian mata sekali atau dua kali sehari untuk mencegah masalah kesehatan atau terganggunya keindahan mata kucing ini.

4. Tempat terbaik adalah di dalam ruangan.
Kadang perlu membawa kucing ke luar ruangan untuk mencegah terjadinya stress pada hewan ini. Namun karena karakteristik kucing Persia memiliki bulu yang panjang yang mudah terekspos kotoran dari luar rumah seperti rumput, daun, kutu dan hama, sangat beresiko besar untuk membawanya ke luar rumah.

5. Kucing Persia rentan mengalami masalah ginjal
Statistik dari beberapa penelitian mencatat bahwa 36-49% dari populasi kucing Persia beresiko mengalami masalah ginjal polycystic. Gejala penyakit ini biasa dimulai pada usia 3-10 tahun seperti stress, tidak suka dibersihkan, berat badan turun, sering minum dan buang air kecil. Penyakit ini terjadi karena adanya kista disekitar hati yang dapat merusak fungsi hati. Jika anda mengalami beberapa gejala tersebut, sebaiknya anda memeriksakan kucing Persia anda ke dokter hewan terdekat.

6. Kucing Persia adalah hewan yang manja
Kucing Persia termasuk hewan yang sangat manja. Mereka sangat suka diperhatikan, dipangku, dielus-elus dan dininabobokan oleh tuannya. Namun kadang jenis kucing ini sangat manja secara berlebihan dan cenderung merasa depresi jika tidak merasa diperhatikan tuannya, bahkan mau mencakar benda di sekelilingnya. Untuk itu, anda harus meluangkan waktu buat kucing ini. Jika anda tidak punya waktu dan sangat sibuk, memelihara kucing Persia bukanlah keputusan yang tepat.

Sumber: persian-cats.com

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: