//
Anda membaca...
Kesehatan

Cara Mengobati Kanker Tiroid Berdasarkan Stadium

Efek Samping Operasi Kanker Tiroid
Inilah cara atau metode medis yang digunakan untuk mengobati dan menyembuhkan kanker tiroid berdasarkan stadium. Penyakit ini memang berbahaya, karena dapat mengancam nyawa pasien untuk itu pasien seharus berkonsultasi ke dokter agar dokter mengetahui stadium atau level kanker anda sehingga dapat dipilih metode pengobatan terbaik

Cara Menetapkan Stadium Kanker Tiroid

Stadium kanker tiroid didasarkan pada ukuran nodus dan sejauh mana sel kanker menyerang jaringan terdekat atau menyebar ke organ lain di dalam tubuh seperti paru-paru dan tulang dan membentuk tumor baru. Jika kanker menyerang paru-paru tetap dinamakan kanker tiroid bukan kanker paru-paru.

Untuk menetapkan stadium kanker biasanya pasien harus menjalani satu atau lebih test seperti:

  • Ultrasound

Tes ultrasound dilakukan untuk mendeteksi leher anda apakah kanker telah menyebar ke nodus getah bening atau jaringan lain disekitar kelenjar tiroid.

  • CT Scan

Dengan menggunakan mesin X-ray yang dihubungkan ke komputer akan dapat menampilkan gambar yang memuat detail kondisi bagian leher dan dada sehingga dapat ditunjukkan apakah kanker telah menyebar ke nodus getah bening atau ke bagian dada.

  • MRI

MRI menggunakan magnet kuat yang dihubungkan ke komputer untuk menghasilkan gambar area leher dan dada sehingga dapat dideteksi sejauh mana sel kanker menyebar dalam nodus getah bening atau jaringan lain.

  • X-Ray pada bagian dada

Dengan melakukan X-ray pada bagian dada diharapkan dapat menunjukkan sejauh mana sel kanker menyerang

Cara Mengobati Kanker Tiroid

Setelah dokter anda mengetahui level atau stadium, maka dokter akan memberikan metode perawatan atau penyembuhan yang paling bagus tergantung tipe kanker tiroud, besar nodus, usia dan sejauh mana sel kanker menyerang. Dokter yang menangani pasien seharus merupakan suatu tim yang terdiri dari beberapa spesialis seperti spesialis endokrinologi, ahli kelenjar tiroid, ahli bedah, doker pengobatan nuklir, ahli onkologi medis dan radiasi. Tim dokter akan menerangkan beberapa pilihan pengobatan, hasil yang diharapkan dari tiap metode pengobatan, dan efek samping yang mungkin terjadi karena pengobatan kanker biasanya akan merusak sel dan jaringan yang sehat sehingga efek samping biasa terjadi. Hal ini tergantung banyak faktor dan berbeda untuk tiap pasien.

Pada umumnya metode yang dapat digunakan untuk mengobati kanker kelenjar tiroid terdiri dari operasi bedah, perawatan hormon tiroid, terapi yodium radioaktif, terapi radiasi eksternal dan kemoterapi.

1. Operasi atau bedah

Kebanyakan pasien harus segera dilakukan tindakan operasi bedah untuk menghilangkan sebagian atau seluruh sel kanker pada kelenjar tiroid.

Menghilangkan seluruh sel kanker tiroid
Ahli bedah akan menghilangkan sel kanker tiroid melalui irisan atau sayatan pada leher. Jika jaringan tiroid tidak memungkinkan untuk dihilangkan melalui proses bedah maka metode pengobatan terapi yodium radioaktif akan dilakukan kemudian. Dokter bedah mungkin akan menghilang nodus getah bening terdekat pada jaringan di leher yang telah diserang oleh kanker. Jika kanker telah menyerang bagian luar leher, metode pengobatan yang dilakukan adalah kombinasi dari beda, terapi yodium radiokatif dan radiasi eksternal.

Menghilangkan lobus (lobe)
Pasien dengan jenis kanker papiler dan folikuler cenderung mempunyai tumor kecil yang harus dihilangkan pada bagian kelenjar tiroid. Dokter ebdah akan menghilangkan 1 lobus dan ismus atau isthmus. Pasien mungkin akan mengalami pembedahan lagi untuk menghilangkan lobus kedua atau dilakukan metode terapi yodium radioaktif.

Pasien membutuhkan setidaknya beberapa minggu untuk beristirahat dan menyembuhkan diri setelah menjalain operasi bedah. Rasa sakit atau ketidaknyamanan mungkin terjadi untuk beberapa hari pertama. Beberapa obat dapat diberikan untuk mengontrol rasa sakit. Untuk itu, sebelum operasi bedah, pasien seharus mendiskusikan rencana atau obat yang akan digunakan untuk mengontrol sakit setelah operasi.

Tindakan bedah memang dapat menghilangkan sel kanker tiroid. Namun setelahnya, pasien harus mengkonsumsi obat-obatan untuk menggantikan produksi alami hormon dari kelenjar tiroid. Biasanya pasien harus mengkonsumsinya selama sisa hidupnya. Jika bedah dilakukan pada kelenjar paratiroid, pasien mungkin mengkonsumsi obat yang mengandung vitamin D dan kalsium selama hidupnya. Dalam beberapa kasus, tindakan bedah dapat merusak saraf dan otot tertentu yang dapat menimbulkan gangguan pada suara atau bahu.

2. Perawatan Hormon Tiroid

Setelah menjalani operasi bedah, pasien membutuhkan obat-obatan untuk menggantikan hormon tiroid alami yang biasanya diproduksi tubuh secara normal. Obat ini juga akan memperlambat perkembangan sel kanker yang masih tinggal dalam tubuh. Walaupun pil hormon tiroid jarang menyebabkan efek samping, namun konsumsi berlebihan akan dapat menurutkan berat badan dan membuat pasien merasakan tubuhnya hangat dan berkeringat. Sedikit mengkonsumsinya akan membuat berat badan naik cepat, merasa kedinginan, cepat lelah, kulit dan rambut akan kering.

3. Terapi Yodium Radioaktif (I-131)

Ini merupakan metode yang efektif untuk menyembuhkan kanker tiroid jenis papiler atau folikuler dengan cara membunuh sel kanker dan sel tiroid yang normal akan tetap ada dalam tubuh. Sebelum melakukan terapi ini, pasien akan menjalani diet khusus selama 1 sampai 2 minggu dengan menghindari mengkonsumsi beberapa makanan seperti ikan, garam yodium, susu, yogurt, es krim dan beberapa jenis makanan lainnya.

Selama perawatan, pasien akan menelan satu atau lebih kapsul atau cairan yang mengandung I-131 sehingga I-131 ini akan memasuki aliran daran dan akan membunuh sel kanker. Biasanya setelah melakukan terapi ini, pasien boleh pulang dan menjalani perobatan jalan atau setidaknya berada di rumah sakit selama 1-2 hari. Radiasi yang ditimbulkan biasanya akan hilang dalam 1 minggu. Selama terapi, untuk melindungi kantung kemih atau jaringan sehat lainnya, pasien biasanya disuruh meminum cairan tertentu dalam jumlah banyak agar zat I-131 bekerja lebih cepat.

Beberapa penelitian menyatakan, ada beberapa pasien yang mengalami pertumbuhan kanker kedua setelah terapi ini untuk itu diharuskan pasien melakukan pemeriksaan berkala setelah terapi ini. Terapi yodium radioaktif mungkin akan membunuh sel normal pada tiroid untuk itu pasien harus mengkonsumsi obat untuk menggantikan hormon tiroid.

4. Terapi Radiasi Eksternal

Terapi ini dapat digunakan untuk semua jenis atau tipe kanker tiroid yang tidak bisa disembuhkan lewat proses bedah atau terapi yodium radioaktif. Terapi radiasi eksternal dapat juga digunakan jika kanker tumbuh lagi atau meninggalkan rasa sakit dan nyeri pada tulang. Terapi ini menggunakan energi X-ray dosis tinggi untuk membunuh sel kanker pada leher atau jaringan dimana kanker menyebar yang dilakukan selama 5 hari sampai beberapa minggu. Setiap terapi hanya menghabiskan waktu selama 5 menit.

Walaupun terapi ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun dapat menyebabkan beberapa efek samping yang tergantung pada berapa banyak radiasi diberikan dan bagian tubuh mana yang dikenakan. Pada umumnya efek samping berupa suara serak dan ada masalah dalam menelan makanan atau leher disekitar kulit menjadi merah dan kering. Namun hal ini dapat dikontrol dengan mengkonsumsi obat-obatan.

5. Kemoterapi

Pengobatan melalui metode kemoterapi digunakan untuk pasien dengan jenis kanker tiroid medular dan anaplastik walaupun dapat juga digunakan untuk menghilangkan gejala-gejala yang timbul dari kanker tiroid jenis lain. Kemoterapi menggunakan obat-obatan untuk membunuh sel kanker dengan memberikannya langsung ke pembuluh nadi melalui suntikan. Tetapi untuk tipe medular, dapat diberikan melalui mulut atau oral.

Efek samping dari kemoterapi dapat timbul tergantung seberapa banyak obat atau terapi diberikan. Jika obat diberikan lewat vena atau pembuluh nadi, efek samping berupa sakit pada mulut, mual, muntah-muntah, kurang nafsu makan dan rambut rontok atau gugur. Jika diberikan melalui mulut, akan menyebabkan diare, tekanan darah tinggi atau hipertensi, batuk dan terjadi ruam pada kulit. Biasanya dokter akan memberikan beberapa obat-obatan yang dikonsumsi untuk mengontrol masalah ini.

Demikianlah beberapa metode atau cara mengobati kanker kelenjar tiroid berdasarkan stadium. Untuk informasi lain, sebaiknya anda membaca jenis, gejala dan diagnosa kanker tiroid. Semoga bermanfaat!

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: