//
Anda membaca...
Kesehatan

Definisi, Gejala dan Penyebab Kanker Lambung

Artikel ini akan membahas tentang kanker lambung atau gastrik, definisi, bagaimana menyebar, penyebab atau faktor resiko, gejala dan bagaimana cara mendiagnosa penyakit ini. Menurut statistik, penyakit ini telah menyebabkan 800 ribu kematian di seluruh dunia setiap tahunnya dimana harapan hidup pasien adalah 5 tahun dengan persentase kesembuhan 5 sampai 15 %.

Apa itu Lambung?

Gambar Struktur Organ Lambung pada Tubuh Manusia

Gambar: paradoja7.com

Lambung adalah organ berongga yang terletak di bagian atas abdomen atau perut atau di bawah tulang rusuk. Lambung merupakan organ terpenting dalam sistem pencernaan pada tubuh manusia dimana makanan di mulut akan melewati kerongkongan menuju lambung. Di dalam lambung, makanan akan menjadi bentuk cair dimana otot dinding lambung akan mendorong cairan makanan ini ke dalam usus kecil.

Dinding lambung mempunyai 5 lapisan yaitu:

  • Mukosa atau lapisan dalam

Lapisan yang menghasilkan berbagai jenis enzim, hormon, asam lambung dan jenis cairan yang berguna untuk mencerna makanan. Kebanyakan kanker lambung awalnya terbentuk di lapisan ini.

  • Sub Mukosa

Merupakan jaringan pendukung untuk lapisan mukosa yang mengandung pembuluh darah vena dan arteri.

  • Lapisan otot

Otot pada lapisan ini akan melakukan kontraksi atau pencernaan mekanis untuk mencampur atau menumbuk makanan

  • Subserosa

Merupakan jaringan pendukung untuk lapisan luar

  • Lapisan luar (serosa)

Lapisan ini membungkus dan menahan lambung pada tempatnya

Apa itu kanker lambung?

Kanker lambung adalah tumor ganas yang tumbuh pada lapisan di lambung dimana pada awalnya berkembang didalam sel pada lapisan dalam (mukosa). Seiring dengan waktu, sel kanker ini akan tumbuh sampai ke dinding lambung dan bahkan melewati dinding bagian luar dan berpotensi menyerang organ terdekat seperti hati, pancreas, kerongkongan dan usus.

Sel kanker lambung dapat menyebar dengan melepaskan diri dari tumor awal di lambung dan memasuki pembuluh darah atau getah bening dan akan menyebar ke semua jaringan dalam tubuh. Biasanya sel-sel kanker ini dapat ditemukan pada nodus getah bening dekat dimana mereka akan lengket ke jaringan lain dan tumbuh untuk membentuk tumor baru yang akan merusak jaringan tersebut. Proses penyebaran kanker ini dinamakan metastasis (lihat artikel tentang cara menentukan stadium kanker lambung).

Penyebab Kanker Lambung

Sebenarnya tidak ada yang mengetahui penyebab pasti mengapa orang mengidap kanker lambung. Dokter atau ahli kesehatan biasanya mengetahui bahwa terdapat faktor resiko yang menyebabkan seseorang beresiko atau mengalami penyakit ini. Beberapa penelitian yang dilakukan menembukan faktor resiko adalah

  • Infeksi bakteri Helicobacter Pylori

Ini merupakan bakteri yang biasanya menyerang lapisan dalam (mukosa) pada lambung sehingga terjadi peradangan dan luka kecil pada lambung yang berpeluang menjadi faktor resiko kanker lambung. Walaupun demikian, hanya sedikit orang yang terkena infeksi ini mengalami kanker lambung

  • Mengalami radang lambung yang berlangsung lama

Orang yang mengalami kondisi yang berhubungan dengan peradaan pada lambung yang berlangsung lama yang kadang disebabkan oleh anemia pernicious yang menyebabkan resiko terjadinya kanker lambung. Disamping itu, orang yang pernah mengalami operasi/bedah dimana ada beberapa bagian dari lambung dikeluarkan juga berpeluang mengidap penyakit kanker ini.

  • Kebiasaan merokok

Orang dengan kebiasaan merokok lebih beresiko mengidap kanker lambung daripada yang tidak.

  • Riwayat keluarga

Walaupun kanker lambung bukan penyakit keturunan, namun orang yang mempunyai sejarah anggota keluarga mengalami kanker ini lebih beresiko daripada yang tidak ada riwayat keluarga.

  • Pola makan dan gaya hidup kurang sehat

Orang yang sering mengkonsumsi makanan yang dipanggang, diasinkan dan diawetkan beresiko mengalami penyakit ini dibandingkan orang yang rajin makan buah dan sayuran hijau. Gaya hidup yang kurang sehat dan mengalami kegemukan juga lebih beresiko.

Gejala-gejala kanker lambung

Kanker lambung sering tidak menimbulkan gejala-gejala atau tanda-yanda tertentu khususnya pada tahap stadium awal dan mulai terlihat pada stadium lanjut dimana gejala-gejala berdasarkan stadium adalah

Stadium 1 atau awal
– Perut seperti terbakar
– Hilang nafsu makan khususnya mengkonsumsi daging
– Terjadi iritasi dan ketidaknyamanan pada daerah perut

Stadium 2 (pertengahan)
– Merasa lemah, letih dan lesu
– Perut terasa kembung biasanya setelah makan

Stadium 3 ( akhir)
– Rasa sakit dan nyeri pada bagian perut atas
– Mual dan muntah-muntah
– Diare dan sembelit
– Berat badan turun drastis
– Terjadi pendarahan terlihat pada tinja yang bercampur dengan darah yang juga bisa menjadi penyebab anemia.
– Sulit menelan makanan (disfagia)

Gejala-gejala diatas sering menjadi tanda-tanda yang sama dengan gejala penyakit lain seperti infeksi virus atau luka kecil pada lambung. Untuk itu, pasien seharusnya memberitahu semua gejala yang dialaminya agar dapat segera dapat dilakukan diagnosa dan perawatan dengan cepat.

Cara mendiagnosa kanker lambung

Jika anda mengalami gejala-gejala seperti yang dijabarkan diatas, makan dokter spesialis gantrologi akan memeriksa anda untuk memastikan bahwa anda mengidap kanker atau tidak. Pada awalnya dokter akan menanyakan riwayat kesehatan pasien dan keluarga dan kemudian melakukan beberapa tes darah atau test lainnya seperti:

Pemeriksan fisik
Dokter akan memeriksa fisik anda terutama bagian perut atau abdomen untuk memeriksa apakah ada perubahan pada fluida (gas dan cairan) dalam lambung, pembengkakan atau perubahan abnormal yang terjadi.

Pemeriksaan endoskopi
Dokter akan menggunakan alat endoskopi yang berbentuk seperti pipa kecil panjang yang akan dimasukkan ke dalam lambung. Pada awalnya, dokter akan menyemprot kerongkongan anda dengan cairan pemati rasa dan memasukan alat ini melalui mulut dan kerongkongan menuju daerah lambung.

Biopsi
Untuk memberikan kepastian adanya sel kanker, pemeriksaan dengan cara biopsi harus dilakukan agar sel kanker dapat diperiksa dengan teliti menggunakan mikroskop.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: