//
Anda membaca...
Kesehatan

Jenis dan Penyebab Penyakit Mata Glaukoma

Gambar Penyakit Glaukoma Pada Bayi
Sebagai salah satu penyakit mata yang berbahaya, mungkin anda ingin mengetahui apa sebenarnya glaucoma itu, jenis, faktor resiko dab penyebabnya. Glaukoma dapat didefinisikan sebagai gangguan pada saraf optik pada mata dimana saraf ini berfungsi untuk menerima cahaya yang dihasilkan saraf impuls yang diterima dari retina dan ditransmisikan ke bagian otak sehingga kita dapat melihat dengan baik.

Glaukoma biasanya dihubungkan dengan naiknya tekanan di dalam mata (tekanan introkular) yang menyebabkan terjadi kerusakan pada saraf optik walaupun pada beberapa kasus, glaucoma dapat terjadi pada tekanan normal, dimana penyebab utama penyakit ini adalah karena buruknya aliran darah ke saraf optik.

Di dunia, glaucoma adalah penyebab kedua terjadinya kebutaan dimana statistik mencatat bahwa sudah lebih dari 6 juta penduduk mengalami kebutaan karena penyakit ini. Prevalensi glaukoma Indonesia sebesar 0,4 persen, dimana angka kebutaan terbesar ada di Provinsi Sulawesi Selatan.

Penyebab Glaukoma

Penyebab utama glaucoma adalah karena naiknya tekanan di dalam mata. Saraf optik yang letaknya di bagian belakang mata adalah saraf visual utama pada mata dimana saraf ini mentransmisikan gambar yang dilihat ke otak untuk dilakukan interpretasi oleh otak. Tekanan dalam mata normalnya berkisar antara 8-22 mmHg yang berpengaruh kepada bentuk mata. Jika tekanan sangat rendah, maka mata akan lebih lembut dan jika tekanan tinggi maka saraf mata merupakan bagian yang sangat beresiko mengalami kerusakan.

Pada bagian depan mata, diisi oleh cairan berlendir yang transparan menyerupai plasma yang sering disebut aqueous humor atau beranda depan mata yang berfungsi untuk menyuplai nutrisi untuk bagian depan pada mata sekaligus menjaga tekanan intraokular. Cairan ini dihasilkan secara konstan oleh tubuh siliari, bagian pada mata yang mengelilingi lensa mata. Cairan ini akan mengalir melalui pupil dan meninggalkan mata melalui saluran kecil yang disebut sebagai jaringan trabekular yang terletak pada sudut pembuangan atau drainase mata. Sudut ini lengket pada akar selaput pelangi dan terhubung pada kornea yang melapisi selaput pelangi dan pupil (lihat gambar dibawah).

Gambar Anatomi Sudut Mata

Gambar: medicinenet.com

Pada kebanyakan oral, sudut drainase terbuka lebar (sekitar 45 derajat) namun pada beberapa orang, sudut ini sempit (sekitar 25 derajat). Sesudah cairan keluar melalui jaringan trabekular menuju sudut drainase mata, dan mengalir kedalam pembuluh kapiler ke dalam aliran utama pembuluh darah. Jika jaringan trabekular tersumbat makan tekanan intraokular menjadi naik karena terlalu banyak cairan di dalam mata sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf optik.

Faktor Resiko

Glaukoma sering terjadi tanpa disadari oleh pasiennya sendiri dimana peningkatan tekanan intraokular pada mata tida menyertai gejala-gejala tertentu. Untuk itu diperlukan kewaspadaan dan deteksi dini pada penyakit mata ini agar dapat didiagnosa sejak dini. Walaupun semua orang beresiko mengalami glaukoma namun ada beberapa orang lebih beresiko dan seharus secara teratur memeriksakan kondisi matanya secara berkala ke dokter mata. Faktor resiko glaukoma adalah:
– Usia lebih dari 45 tahun
– Riwayat kesehatan keluarga terutama dari ras kulit hitam
– Penyakit diabetes
– Orang yang mengalami miopi atau rabun jauh atau hipermetropi (rabun dekat).
– Pernah mengalami kecelakaan dan trauma pada bagian mata
– Pernah mengkonsumsi hormon doping steroid baik via mulut maupun suntikan

Jenis Glaukoma

Glaukoma Sudut Terbuka Kronis
Glaukoma kronis atau open-angle glaucoma Primary chronic open-angle glaucoma (COAG) merupakan jenis penyakit glaucoma yang paling sering diderita dimana sering dialami oleh orang berusia 45 tahun ke atas. Hal ini terjadi karena mekanisme drainase pada mata menjadi terganggu karena faktor usia walaupun sudut pembuangan terbuka. Kenaikan tekanan pada mata terbentuk tanpa menimbulkan rasa sakit dan gejala tertentu sehingga pasien tidak menyadari hal ini sampai mereka merasa terganggu penglihatannya.

Glaukoma Tekanan Rendah atau Normal
Jenis penyakit mata glaucoma ini disebabkan menurunnya aliran darah ke saraf optik yang menyebabkan rusaknya saraf optik dan kehilangan daya penglihatan meskipun tekanan intraokular berada di batas normal dan dibawah tekanan normal. Jenis glaukoma ini dapat didiganosa dengan melakukan pemeriksaan berulang oleh dokter spesialis mata untuk mendeteksi kerusakan saraf dan kehilangan daya penglihatan.

Glaukoma Kongenital
Jenis glaukoma ini jarang terjadi dimana area drainase pada mata tidak terbentuk pada saat janin masih di dalam kandungan sehingga mata bayi akan mengalami kenaikan tekanan sehingga menyebabkan kerusakan pada saraf optik dan mata melebar. Diagnosis dini dan pengobatan dengan operasi biasanya dilakukan untuk memperbaiki penglihatan bayi.

Glaukoma Sudut Terbuka Sekunder
Jenis penyakit glaukoma ini disebabkan oleh pasien pernah mengalami trauma dan luka pada okular mata beberapa tahun lain. Penyebab lainnya adalah peradangan pada selaput pelangi (iris), diabetes, katarak, dan penggunaan obat doping steroid. Pengobatan yang dilakukan tergantung kerusakan yang terjadi pada saraf mata.

Glaukoma Pigmentasi
Jenis penyakit mata glaukoma ini sering terjadi pada pasien berusia muda dimana partikel besar (glanules) dari pigmen pada selaput pelangi uang berfungsi mewarnai mata menyumbat jaringan trabekular sehingga terjadi tekanan intraokular yang tinggi menyebabkan kerusakan pada saraf mata.

Glaukoma Eksfoliatif
Penyakit ini dapat terjadi pada mata dengan sudut terbuka dan tertutup dimana terjadi penyumbatan pada lensa dan sudut mata oleh material tertentu yang terakumulasi sehingga menghambat drainase mata dan meningkatkan tekanan. Biasanya hal ini terjadi pada orang dewasa dan dihubungkan dengan kehilangan pendengaran.

Glaukoma Sudut Tertutup
Penyakit glaukoma ini sering terjadi pada masyarakat Asia baik secara akut maupun kronis, khususnya pada orang di negara-negara Asia Timur yang mempunyai sudut drainase tertutup secara anatomi dan bawaan lahir sehingga cairan beranda depan mata tidak dapat mencapai bagian jaringan trabekular. Orang yang mempunyai ukuran mata kecil cenderung mengalami jenis glaukoma sudut terbuka dengan gejala dan diagnosis tertentu.

Diskusi

Satu respons untuk “Jenis dan Penyebab Penyakit Mata Glaukoma

  1. kenapa mata bayi itu warna hitam semua? apa itu salah satu ciri glukoma?

    Posted by Tan | September 12, 2014, 3:05 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: