//
Anda membaca...
Kesehatan

Penyebab dan Gejala Blepharitis (Radang Kelopak Mata)

Inilah beberapa fakta dan penjelasan mengenai penyebab dan gejala penyakit blepharitis yang merupakan nama medis untuk radang kelopak mata. Ini merupakan penyakit mata yang disebabkan berbagai penyebab dan mempengaruhi segala usia. Meskipun gejala yang timbul membuat pasien menderita dan tidak nyaman, blepharitis bukanlah penyakit menular dan tidak dapat menyebabkan kerusakan permanen pada daya penglihatan.

Kata blepharitis berasal dari bahasa Yunani, blepharos yang berarti kelopak mata dan itis yang berarti radang. Radang sendiri dapat diartikan sebagai proses dimana sel darah putih dan zat kimia bereaksi melindungi tubuh dari partikel atau benda asing, cedera, atau infeksi. Tanda peradangan meliputi terjadi pembengkakan, kemerahan, sakit, hangat dan perubahan fungsi. Blepharitis sendiri merupakan radang pada kelopak mata yang menyebabkan kelopak mata menjadi gatal, iritasi dan memerah dan terbentuknya kotoran atau ketombe di bagian sudut dan bulu mata.

Penyebab Blepahritis

Berbicara blepahritis berarti menyangkut bagian kelopak mata dimana bulu rambut tumbuh di bagian pinggirnya dan terdapat pembukaan kelenjar minyak. Mungkin juga melibatkan kulit yang berdekatan ke arah sisi luar dan dalam kelopak mata yang sering bersinggungan dengan bola mata. Penyebab penyakit mata blepharitis terjadi tergantung tipe atau jenis radangnya.

Kebanyakan kasus penyakit ini adalah blepharitis posterior disebabkan radang pada kelenjar meibomian pada mata terutama pada bagian atas dan bawah kelopak mata. Bagian pinggir kelopak mata akan terjadi radang, iritasi, gatal dan kelenjar ini akan memproduksi sekresi yang abnormal. Hal ini sering terjadi pada pasien yang menderita penyakit jerawat rosacea yang disebabkan oleh gangguan kelenjar minyak.

Blepharitis anterior terjadi karena radang pada tepi kelopak mata dekat dengan bulu mata. Blepharitis seborrheic terjadi dengan gejala ketombe pada kulit kelopak mata sementara blepharitis staphylococcal terjadi karena infeksi bakteri pada bulu mata sementara blepharitis demodex terjadi karena infeksi gigitan kutu. Blepharitis juga dapat disebabkan oleh alergi karena reaksi dengan maskara, cairan lensa kontak, semprotan, pengaruh binatang, zat kimia dari lingkungan dan udara.

Gejala dan Ciri Penyakit Blepharitis

Gambar Ciri Orang dengan Radang Kelopak Mata

Tanda dan gejala yang timbul biasanya terdapat pada kedua mata terutama pada bagian atas dan bawah kelopak mata dan terjadi pada pasien segala usia, dimana gejalanya adalah
– Kelopak mata iritasi dan terasa gatal
– Mata sering mengeluarkan air mata
– Terjadi kekeringan di sekitar mata
– Sakit panas seperti terbakar
– Mata seperti kelilipan pasir atau benda asing
– Kelopak mata mengeras dan tidak nyaman menggunakan lensa kontak
– Sensitif terhadap cahaya
– Pembengkakan pada kelopak mata
– Adanya kotoran atau ketombe pada bulu mata
– Bulu mata tumbuh secara abnormal dan rontok
– Kaku pada bulu mata ketika bangun pagi

Demikianlah sekilas mengenai penyebab dan gejala pada penyakit mata blepharitis dan di artikel berikutnya kita akan membahas mengenai komplikasi dan cara mengobati penyakit ini.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: