//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Alasan Kader PDIP, Rustriningsih Dukung Prabowo

Gambar Prabowo Subianto dengan Rustriningsih

Apa sebenarnya alasan Rustriningsih, kader PDIP mendukung kubu Prabowo-Hatta? Apakah mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah ini masih sakit hati dengan partai berlambang banteng tersebut terutama dengan sang ketua umum, Megawati Soekarnoputri karena tidak diusung sebagai cagub Jateng dalam Pilkada Jawa Tengah 2013. Alasan yang sepertinya agak mirip dengan alasan Mahfud MD bergabung dan menjadi ketua tim pemenangan kampanye nasional untuk pasangan nomor urut 1. Ya, seperti diutarakan di acara Mata Najwa bahwa dia sakit hati terhadap PKB.

Siapakah Rustriningsih?

Rustrianingsih, nama yang cukup populer di Kebumen, Jawa Tengah, lahir pada tanggal 3 Juli 1967 sebagai anak kedelapan dari sepuluh bersaudara pasangan suami istri Sukamto-Sumarsih. Namanya pertama kali muncul di media saat ia tampil sebagai penyelamat Gombong dari kehancuran akibat kerusuhan yang meletus di Kebumen 7 September 1998 sebagai Ketua DPC PDI-P. Ia meredam kerusuhan dengan memasang bendera PDI-P, atribut dan -gambar Megawati Soekarnoputri di dinding-dinding pertokoan yang dijarah massa. Ia sadar bahwa masyarakat di desa-desa terbiasa perintah Megawati. Upaya ini ternyata efektif meredam perusakan.

Selanjutnya wanita lulus Ilmu Administrasi Negara FISIPOL Universitas Jenderal Soedirman,Purwokerto pada tahun 1991 ini menjadi Bupati Kebumen (bupati wanita pertama di Kebumen) untuk periode 2000-2005 dan 2005-2010, tetapi periode kedua tidak terselesaikan disebabkan dirinya terpilih menjadi wakil gubernur mendampingi Bibit Waluyo dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Tahun 2008, walaupun pada saat itu simpatisan PDIP lebih menginginkan Ketua DPD PDI-P Jawa Tengah Murdoko yang ditunjuk sebagai calon Wagub.

Tanggal 5 Maret 2013 menjadi awal perubahan sikap Rustri terhadap orang yang dikaguminya, Megawati karena Megawati menunjuk Ganjar Pranowo, yang pada saat itu menjadi Anggota DPR dari PDI-P sebagai Calon Gubernur, bukan dirinya. Rustri pun berani mengkritik mekanisme rekomendasi. Pada bulan Agustus 2013, dikabarkan Rustrianingsih akan ikut Konvensi Partai Demokrat untuk memilih calon presiden walaupun kemudian dibatalkan. Pada tahun 2011, Rustriningsih juga sempat menjabat ketua organisasi masyarakat Nasional Demokrat (Nasdem) yang didirikan Surya Paloh.

Alasan Rustriningsih Mendukung Prabowo-Hatta

Rustriningsih dijadwalkan mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 1 Prabowo-Hatta di Semarang itu berlangsung pada Jumat (27/6/2014), pukul 16.30 WIB. Cawapres Hatta Rajasa hadir dalam acara tersebut. Tidak ada satupun alasan dari bibir Rustriningsih akan pilihan politiknya ini.

Saat dikonfirmasi. Rustriningsih enggak menjawab secara gamblang. Namun dia memberi sinyal jika pilihan politik bisa saja berubah sebelum pencoblosan 9 Juli nanti. “Masih ada beberapa hari ini sebelum tanggal 9. Bicara kemungkinan tentu selalu ada,” katanya sambil tersenyum saat dihubungi merdeka.com, Jumat (27/6).

Disinggung soal deklarasi yang akan dilakukan pada hari Jumat di Semarang, Rustri lagi-lagi menolak membeberkannya. Dia justru mengalihkan pembicaraan sedang dalam perjalanan untuk berziarah. “Saya dalam perjalanan ke Kebumen bawa anak-anak ke makam. Kalau ada deklarasi saya kabari,” ujar mantan bupati Kebumen itu.

Eva Sundari menduga ada perjanjian transaksional

Politisi PDIP Eva Sundari pun menyayangkan bila kabar tersebut benar adanya. “Wah sayang sekali ya, tapi memang itu pilihan pribadi, walau kita merasa kehilangan, mengingat ketokohan beliau di Jateng,” ujar Eva kepada Liputan6.com di Jakarta, Jumat (27/6/2014). Eva menerangkan, situasi kampanye pilpres saat ini memang penuh intrik, sehingga sulit mempertahankan ideologi partai. Bila benar Rustriningsih memberikan dukungan kepada Prabowo-Hatta, Eva menduga ada perjanjian transaksional.”Mungkin tawaran-tawaran materi terlalu berat untuk ditolak dan menggeser pilihan,” imbuhnya.

Jika benar Rustriningsih mendukung Prabowo-Hatta, Eva yakin Rustriningsih tak akan dipecat dari PDIP. Sebab wanita tersebut tidak memiliki jabatan strategis di partai berlambang banteng moncong putih tersebut. “Tidak kupikir, karena beliau tidak dalam posisi memegang jabatan publik maupun di organisasi. Tapi sikap beliau tentu kita pertimbangkan untuk penugasan yang akan datang,” tegas Eva. (Baca liputan6.com)

Diskusi

2 respons untuk ‘Alasan Kader PDIP, Rustriningsih Dukung Prabowo

  1. kutu loncat….. ga jelas..jangan ikutan yg seperti ini.. kita2..yg jadi ….

    Posted by arul condet | Juli 1, 2014, 7:42 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: