//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Sejarah dan Politik

Kronologi Penyegelan Kantor TVOne Jogja oleh Massa PDIP

Foto Penyegelan Kantor TVOne Jogja oleh Simpatisan PDIP

Kantor TVOne Biro Daerah Istimewa Yogyakarta disegel massa atau simpatisan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rabu malam, 2 Juli 2014, terkait pemberitaan tidak jelas yang dianggap menyudutkan kader partai itu dan Jokowi atas isu keterkaitannya dengan PKI. Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP melalui akun twitter @MegawatiSSP sempat mengeluarkan pernyataan keras terkait pemberitaan TV One. Akun ini bahkan menyinggung bencana lumpur panas di Sidoarjo dan mengaku marah melihat pemberitaan TV One. Namun belum dapat dipastikan keaslian akun ini.

Berikut adalah kronologi penyegelan kantor TVOne oleh massa yang membuat suasana menjeleas Pilpres 2014 makin memanas.

Rabu, 2 Juli 2014

TVOne menyiarkan berita pada hari Rabu, 2 Juli 2014 yang menyebutkan PDIP berhubungan erat dengan kelompok komunis Tiongkok. Potongan berita itu diunggah dalam situs Youtube dengan judul ‘TVOne Sindir PDIP Sama Dengan Partai Komunis (PKI)’ dengan 1.08 menit itu hanya mengambil lansiran informasi berita di media online. Tidak ada wawancara dan konfirmasi dalam berita itu. Liat Video Youtube dibawah:

Berikut narasi berita tersebut yang membuat PDIP geram:


Terkait laten komunis, ternyata Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan membina hubungan erat dengan partai komunis Tiongkok atau CPC. Selain menerima kunjungan perwakilan dari partai komunis Tiongkok, PDIP juga mengirimkan sejumlah kadernya untuk mengenyam ilmu di partai komunis itu. Kunjungan partai komunis Tiongkok ke Indonesia dilakukan akhir 2012 lalu.

Pertemuan dihadiri oleh delegasi partai komunis dan petinggi PDIP, di antaranya Wasekjen Hasto Kristiyanto dan Rokhmin Dahuri. Kunjungan ini disebut-sebut sebagai kunjungan penting untuk pembelajaran pembangunan kader akar rumput bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Tak hanya itu, PDIP juga mengirim 15 kadernya ke Tiongkok untuk memenuhi undangan partai komunis Tiongkok. Pengiriman kader ini dilakukan untuk studi banding berbagai masalah pembangunan. Sejumlah nama petinggi PDIP seperti Eva Sundari, Vanda Sarundajang, serta kepala daerah asal PDIP juga mengenyam ilmu politik dari partai komunis tersebut.


Aksi Penyegelan

Seperti yang diberitakan merdeka.com, pada hari Rabu 2 Juli 2014 pukul 22.00 WIB, simpatisan massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Yogyakarta malam ini menyegel kantor biro tVOne Yogyakarta, Rabu (02/7). Aksi penyegelan tersebut dilakukan setelah muncul siaran di tvOne yang menyebutkan PDIP berisi orang-orang Partai Komunis Indonesia (PKI).

Massa PDIP yang marah menyegel dengan menggunakan bambu di depan pintu kantor tVOne di kompleks perumahan Timoho Regency, tepat depan Balai Kota Yogyakarta. Setelah melakukan penyegelan, massa melakukan orasi dan menuntut tvOne untuk mengklarifikasi segera pemberitaan mereka yang menurut mereka telah melecehkanJokowi dan PDIP.

“Kami di sini tidak anarkis, hanya menyegel, lalu mencoret-coret, kami juga tidak melakukan perusakan, kami minta tvOne untuk segera mengklarifikasi,” kata Chang Wendryatno, kader PDIP di lokasi. Massa memberikan waktu sampai pagi nanti kepada televisi milik Aburizal Bakrie ini untuk melakukan klarifikasi. Jika tidak, massa akan kembali mendatangi kantor tvOne. “Kami akan mendatangi lagi, jika tidak segera di klarifikasi,” tegas Chang.

Selain mencoret dinding dengan cat semprot warna merah, massa PDIP juga mengecat beberapa motor di parkiran kantor tvOne. Sebelum membubarkan diri, Chang meminta maaf kepada warga kompleks yang merasa terganggu dengan kedatangan massa PDIP. “Kami tidak anarkis, kami juga minta maaf kepada warga jika mengganggu,” pungkas Chang.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: