//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

5 Nasihat dan Pesan Presiden SBY untuk Prabowo-Hatta

Foto Suasana Pertemuan Prabowo dan SBY di Puri Cikeas

Inilah nasihat dan pesan Presiden SBY, Susilo Bambang Yudhoyono kepada Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa Jika menjadi pemenang pilpres 2014 ketika kedua capres dan cawapres bersama rombongan tim suksesnya melakukan sowan atau mengunjungi kediaman Presiden SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat malam, 4 Juli 2014. Tampak dalam rombongan menyertai Prabowo-Hatta antara lain Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie, Presiden PKS Anis Matta, Pengusaha Hary Tanoesoedibjo, Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon, Sekjen Partai Golkar Idrus Marham, serta para pengurus partai koalisi merah putih lainnya.

Rombongan Prabowo-Hatta tiba di kediaman SBY sekitar pukul 19.30 WIB. SBY menyambut hangat para tamunya itu, lantas mereka menggelar pertemuan di pendopo kediaman Ketua Umum Partai Demokrat itu. Prabowo menyampaikan, maksud kedatangannya guna menjalin tali silaturahmi lebih erat seraya minta dukungan dan doa agar bisa memenangi pemilihan presiden 2014 ini.

SBY menyambut baik rombongan pasangan capres cawapres bernomor urut satu itu dalam kapasitasnya sebagai pribadi, bukan sebagai Presiden Republik Indonesia. Jajaran tim sukses Prabowo-Hatta semuanya mengenakan kemeja putih dengan lambang garuda merah lengkap dengan peci hitam. Mereka menyimak apa yang disampaikan SBY dengan sangat serius.

Apakah isi pesan dan nasihat SBY tersebut? Berikut nasihat atau pesan SBY yang diutarakannya di kediamannya, Cikeas, seperti yang dirilis oleh liputan6.com.

1. Jika memimpin negeri ini Prabowo-Hatta diminta harus sangat sabar, tegar, dan kuat. Karena Indonesia sekarang ini merupakan negara dengan era kebebasan dan demokrasi yang disertai masyarakat yang kritis.

SBY mengatakan, masyarakat Indonesia sekarang memiliki harapan yang tinggi terhadap pemerintahan. Sering kali ketika masyarakat kecewa terhadap pemerintahan, maka sasaran kesalahan dialamatkan kepada presiden, wakil presiden, menteri, gubernur, dan seterusnya. “Karena itu bapak-bapak mesti sabar. Saya yakin bisa sabar dan kuat menghadapi kritik. Kalau pemimpin tidak kuat kasihan rakyatnya. Pemimpin tidak perlu reaktif, kalau kita reaktif politik jadi panas terus, politik panas pemerintah tidak bisa bekerja,” ujar SBY.

2. Pemerintah yang memimpin harus berikhtiar penuh. Persoalan seperti tak ada habisnya. Bapak bekerja pun dikritik. Tapi tidak boleh berhenti bekerja, bekerja dan berikhtiar, pasti ada yang dihasilkan,” ujar SBY soal pesan keduanya. SBY berpesan Prabowo-Hatta harus bersabar menghadapi kritik rakyat yang kecewa. Kritik harus dihadapi dengan kepala dingin agar situasi politik tetap stabil. “Kalau politik panas pemerintah tidak bisa bekerja, ekonomi tidak tumbuh, yang kasihan juga rakyat,” imbuh SBY.

3. SBY meminta Prabowo-Hatta mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. “Jika memimpin, Bapak kelak harus mengutamakan kepentingan rakyat. Harus meletakkan kepentingan partai setelah kepentingan rakyat, kepentingan kelompok setelah kepentingan rakyat, apalagi kepentingan keluarga, harus setelah kepentingan rakyat,” ucap SBY.

4. SBY meminta Prabowo-Hatta untuk mengesampingkan persaingan selama Pilpres jika akhirnya terpilih memimpin negeri ini. Prabowo-Hatta tak boleh mengesampingkan kubu yang berseberangan selama Pilpres. “Bapak memimpin harus memimpin semua, menyayangi semua, termasuk saudara-saudara kita yang tidak memilih Bapak,” kata SBY

5. SBY meminta Prabowo-Hatta menjaga demokrasi. Prabowo-Hatta diminta tetap menghormati kebebasan di alam demokrasi. “Indonesia sudah menjadi negara demokrasi. Meski demokrasi kita belum sempurna. Orang mengatakan masih dalam tahap pematangan, tahap konsolidasi, saya yakin bapak-bapak paham. Namun demikian, bagaimanapun, demokrasi dan kebebasan ini tetap harus kita hormati,” ujar SBY.

“Dengan demokrasi yang belum matang benar, rule of law belum terwujud dengan baik. Politik bisa gaduh, kadang-kadang politik tidak stabil. Politik tidak stabil ekonomi tidak tumbuh. Politik harus stabil agar ekonomi tumbuh. Sehingga, kesejahteraan rakyat bisa terwujud,” kata SBY.

Makna Nasihat SBY kepada Prabowo

Apakah hal ini menunjukkan dukungan SBY terhadap Prabowo ataukah bentuk ketidaksetujuaan terhadap sikap dan visi-misi capres nomor urut 1 ini karena SBY pernah mengkritik Prabowo yang katanya berencana melakukan nasionalisasi terhadap perusahaan asing di beberapa momen kampanye? Atau apakah pesan yang dikatakan SBY menunjukkan bahwa Prabowo tidak mempunyai 5 hal itu dalam dirinya?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), makna nasihat adalah ajaran atau pelajaran baik; anjuran (petunjuk, peringatan, teguran) yg baik bagi si penerima nasehat. Nasihat merupakan suatu didikan dan peringatan yang diberikan berdasarkan kebenaran dengan maksud untuk menegur dan membangun seseorang dengan tujuan yang baik.

Nasihat selalu bersifat mendidik. Namun didalam realitanya sebuah nasehat sering bersifat relatif, bergantung standar yang digunakan oleh penasehat. Nasihat harus berdasarkan kebenaran, tetapi standar kebenaran menurut setiap orang tidaklah sama. Berdasarkan definisi nasihat diatas, menurut anda apakah makna nasihat SBY kepada Prabowo?

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: