//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kronologi Konflik dan Serangan Udara Israel Ke Gaza Palestina

14 Juni 2014

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menuduh kelompok Hamas melakukan penculikan pada tiga remaja Israel di Tepi Barat. Netanyahu menyatakan terdapat 80 tersangka dalam penculikan tiga remaja ini. Seluruh tersangka yang disebut Israel berasal dari Palestina, yang puluhan diantaranya adalah anggota Hamas. Namun, Netanyahu tidak mengatakan bagaimana Israel menentukan tersangka yang berada di balik insiden penculikan itu.

Israel meminta Pemerintah Bersatu Palestina harus bertanggung jawab atas keselamatan remaja yang diculik dalam teritori wilayah pemerintahan itu. Netanyahu menekankan, keterlibatan Hamas dalam penculikan akan memiliki implikasi serius jika hal itu terbukti. Netanyahu mengatakan pasukan Israel yang mencakup tentara dan agen intelijen telah dikerahkan ke Tepi Barat, Sabtu , 14 Juni 2014.

15 Juni 2014

Israel melakukan penangkapan warga Palestina besar-besaran di Tepi Barat, menyusul hilangnya tiga pemuda dari Pemukiman Yahudi. Israel menduga ketiga pemuda itu diculik dan Hamas pelakunya. Diberitakan CNN, Senin 16 Juni 2014, sejak ketiga pemuda hilang antara Kamis atau Jumat pekan lalu di permukiman Yahudi dekat Tepi Barat, tentara Israel telah menangkap lebih dari 150 warga Palestina.

Tidak pandang bulu, di antara yang tertangkap adalah anggota parlemen Palestina maupun para pemimpin Hamas. Menurut juru bicara Angkatan Bersenjata Israel, Peter Lerner, cara ini dilakukan untuk menekan pelaku agar membebaskan ketiga pemuda tersebut. “Hamas ada di balik ini, dan kami akan melakukan apa pun untuk menggoyang pertahanan mereka agar anak-anak itu bisa dipulangkan secepatnya,” kata Lerner. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyalahkan pemerintahan Fatah Mahmoud Abbas yang rekonsiliasi dengan Hamas. Menurutnya, persatuan Fatah dan Hamas telah merugikan Israel.

Hamas membantah terlibat dalam hilangnya ketiga remaja itu, meski beberapa anggota kelompok itu menyambut baik penculikan ketiga remaja tersebut. Di tengah situasi yang semakin tegang di Tepi Barat, militer Israel membanjiri Hebron dengan ribuan tentara tambahan, mengerahkan unit-unit anti-roket di dua kota wilayah selatan dan memanggil ratusan pasukan cadangan.

Pasukan Israel menyisir desa-desa di sekitar Hebrin dan secara efektif telah menutup kota tersebut. Pasukan payung diperintahkan untuk mendirikan perkemahan di sekeliling Hebron dan balon pengintai diluncurkan. Di desa Beit Einoun, prajurit Israel memeriksa balkon dan kamar-kamar kediaman penduduk sementara warga hanya bisa melihat tanpa bisa berbuat apa-apa.

19 Juni 2014

Hamas mengecam tindakan yang dilakukan oleh Presiden Palestina, Mahmoud Abbas atas tindakannya yang bekerjasama dengan Israel untuk mencari tiga pemuda Israel yang diculik di Tepi Barat. “Koordinasi keamanan dengan Israel adalah sebuah bentuk pelanggaran terhadap perjanjian Kairo,” ungkap Juru bicara Hamas, Sami Abu Zuhri. Seperti dilansir Maan News, Jumat (20/6/2014).

Dalam perjanjian rekonsiliasi antara Fatah dan Hamas tersebut disebutkan, bahwa kerjasama dengan Israel adalah sebuah pelanggaran yang dapat dibawa ke ranah hukum. Kecaman itu datang setelah operasi pencarian yang dilakukan oleh pemerintah Israel telah memakan dua korban jiwa dari pihak Palestina, dan dalam prosesnya pasukan Israel sendiri telah menahan lebih dari 250 warga Palestina. Abbas sendiri menyatakan akan membantu Israel dalam upaya untuk menemukan ketiga pemuda Israel yang diculik di Tepi Barat.

30 Juni 2014

Militer Israel akhirnya menemukan tiga remaja Yahudi yang hilang lebih dari dua pekan lalu. Namun, ketiganya ditemukan kemarin, dalam kondisi sudah tewas. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu marah dan bersumpah akan memberikan balasan setimpal kepada pihak Hamas yang dia tuduh sebagai pelakunya. Tidak jelas bagaimana kondisi ketiga remaja itu tewas. Media setempat melaporkan, ketiga jenazah remaja Israel itu ditemukan di sebuah lapangan dekat Halhul, sebuah kota di Hebron utara, tidak jauh dari Tepi Barat bagian selatan. Ketiganya sudah dicari sejak hilang 12 Juni 2014.

Dua anggota militan Hamas sudah ditetapkan militer Israel sebagai tersangka penculikan tiga remaja Israel berusia 16 hingga 19 tahun itu. Pejabat Israel menduga tiga remaja itu tewas ditembak setelah diculik. Netanyahu mengatakan, Hamas akan menerima ganjaran atas tewasnya tiga remaja Israel.

1 Juli 2014

Pesawat Israel menjatuhkan lusinan bom di Jalur Gaza, Selasa, dan tentara menembaki serta membunuh seorang warga Palestina selama penyerbuan di wilayah jajahan Tepi Barat, kata tentara dan petugas kesehatan Palestina. Serangan udara itu, walaupun, banyak, tidak seradikal dari reaksi yang biasa dilakukan Israel untuk membalas tembakan roket Palestina ke daerahnya. Dan saat kabinet Israel menimbang tindakannya terhadap Hamas, tidak ada tanda-tanda bahwa negara Yahudi itu telah mempersiapkan diri untuk meluncurkan sebuah serangan utama pada daerah kantong Palestina.

Tentara mengatakan bahwa pesawatnya membom 34 lokasi di Gaza, kebanyakan dari lokasi itu milik Hamas, sebagai reaksi terhadap 18 roket yang ditembakkan ke Israel sejak hari Minggu. Dua orang luka ringan, kata pejabat kesehatan Gaza. Di Tepi Barat, juru bicara militer Israel mengatakan, pasukan menembaki seorang pria, yang diidentifikasi oleh para pejabat Palestina seperti Yusuf Ibrahim Abu Zagha, 19, yang melemparkan peledak pada para prajurit yang berusaha untuk menangkap seorang pejuang di kamp pengungsi Jenin. Militer menambahkan bahwa tiga warga Palestina ditahan di Tepi Barat pada Selasa. Pejabat Palestina mengatakan lima orang telah ditangkap.

2 Juli 2014

Pasukan Israel menembak mati seorang pemuda Palestina pada Selasa dini hari waktu setempat, sehari setelah tentara Negeri Zionis itu menemukan mayat tiga remaja Yahudi yang hilang di dekat Kota Hebron dua pekan lalu. Beberapa pejabat keamanan dan medis Palestina mengatakan remaja Palestina itu, diketahui bernama Yusuf Abu Zagher, 18 tahun, tewas dalam serangan ke kamp pengungsi Jenin di sebelah utara Tepi Barat, seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Selasa (1/7).

Di tanggal tersebut juga, seorang remaja Palestina bernama Mohammed Abu Khudair yang berusia 16 tahun diculik, yang diculik dan dibakar hingga tewas di luar rumahnya di Yerusalem Timur dan mayatnya ditemukan di sebuah hutan di Yerusalem tak lama kemudian. Palestina langsung menuduh ekstrimis Yahudi sebagai pelaku pembunuhan Abu Khudair, sebagai pembalasan atas pembunuhan tiga remaja Israel sebelumnya. Israel menyalahkan Hamas terhadap pembunuhan itu.

Pembunuhan Abu Khudair memicu aksi kekerasan di Jerusalem Timur sewaktu kerumunan massa yang marah menghancurkan stasiun-stasiun kereta api, bentrok dengan polisi dan melemparkan batu dan lain-lain. Kerusuhan itu meluas ke Israel Utara akhir pekan ini.

6 Juli 2014

Polisi Israel telah menangkap enam tersangka Yahudi dalam kasus penculikan dan pembunuhan seorang remaja Palestina yang dibakar hidup-hidup. enangkapan ini merupakan terobosan baru dalam kasus yang telah memicu demonstrasi dan aksi kekerasan di Yerusalem dan Israel Utara. Dalam sebuah pernyataan, kepolisian Israel dan badan keamanan Shin Bet mengatakan keenam tersangka sedang diinterogasi.

Meskipun pernyataan itu tidak menyatakan berapa orang yang ditangkap, seorang pejabat yang berbicara dengan syarat tidak menyebut identitasnya karena penyelidikan masih berlanjut mengatakan jumlahnya enam orang. Pejabat itu menggambarkan keenam tersangka itu sebagai laki-laki muda – yang beberapa diantaranya masih di bawah umur – dan menambahkan keenamnya berasal dari kota Beit Shemesh – Jerusalem dan Adam – sebuah tempat pemukiman di Tepi Barat.
Polisi mengetahui lokasi mobil yang digunakan oleh keenam tersangka dan beberapa petikan gambar kamera keamanan yang katanya menunjukkan lokasi penculikan, ternyata tidak membantu penyelidikan polisi. Namun dalam penyelidikan itu polisi mengetahui upaya penculikan seorang remaja lain beberapa hari sebelumnya di kawasan pemukiman yang sama di Jerusalem Timur dan menyimpulkan bahwa kedua kasus itu saling terkait.

Kronologi Sebelumnya

Baca kronologi selanjutnya...

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: