//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Daftar 5 Serangan Penerbangan Komersial Paling Mematikan

MH17 Ditembak, Serangan Terparah Dunia Penerbangan Komersil

Sebenarnya ada 5 serangan paling mematikan terhadap penerbangan komersial sebelum insiden pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak oleh roket yang diduga dilakukan oleh milisi atau pemberontak Pro Rusia di Ukraina, sehingga menewaskan 288 penumpang dan kru. Jika MH17 benar-benar ditembak jatuh oleh misil, maka insiden ditembaknya MH17 ini akan menjadi insiden terparah dari sebuah pesawat penumpang komersil sejak tahun 1960’an.

Menurut Konsultan Penerbangan yang berbasis di Inggris ‘Flightglobal Ascend’, sejak tahun 1967, lebih dari 700 orang telah terbunuh dalam 19 insiden terpisah yang melibatkan serangan bersenjata. Serangan terbaru sebelum MH17 terjadi pada bulan Januari 1999 ketika pesawat Hercules yang dioperasikan oleh TransAfrik ditembak jatuh di dekat Bailundo, Angola, dan membunuh 9 penumpang dan awak kabin.

Berikut adalah daftar 5 serangan pada penerbangan komersil paling mematikan:

Lybian Airlines, 1973

Setelah ditahan dan ditembak oleh Angkatan Udara Israel, sebuah pesawat Libyan Air tipe Boeing 727 dihancurkan ketika berupaya mendarat paksa. Pesawat ini memasuki wilayah udara Israel karena kesalahan navigasi dan ditembak di gurun Sinai, 150 km timur laut Kairo, dan membunuh 106 dari 113 orang di pesawat.

Korean Air, 1983

Pesawat Korean Air dengan jenis Boeing 747 ditahan dan dipaksa turun oleh pejuang Soviet setelah masuk ke dalam wilayah udara Soviet dalam perjalanan dari Anchorage, Alaska, menuju Seoul di Korea Selatan. Seluruh 269 penumpang dan awak kabin terbunuh.

Sudan Airways, 1986

Segera setelah lepas landas dari Malakal, Sudan Selatan, sebuah pesawat Fokker F-27 milik Sudan Airways dilaporkan ditembak jatuh oleh “Tentara Pembebasan Rakyat” Sudan, dan membunuh 65 penumpang dan awak kabin.

Iran Air, 1988

Dalam perjalanan dari Bandar Abbas menuju Dubai, penerbangan Iran Air 655 ditembak jatuh oleh kapal perang Amerika di lepas pantai Iran, dan membunuh 290 penumpang di dalam pesawat. Angkatan Laut AS mengatakan, insiden tersebut merupakan kesalahan karena tadinya diduga merupakan jet tempur F-14 milik Angkatan Udara Iran.

Air Georgia, 1993

Dalam upaya terakhir pendaratan, sebuah pesawat Topolev Tu-154 yang dioperasikan oleh Air Georgia ditembak jatuh oleh misil di wilayah Georgia yang bersengketa, yakni Abkhazia. Pesawat ini akhirnya jatuh ke landasan pacu dan menyebabkan kebakaran yang membunuh 108 dari 132 penumpang dan awak kabin. Pesawat ini diyakini tengah disewa Kementerian Pertahanan Georgia untuk mengangkut prajurit guna membantu pertikaian di sekitar ibukota Abkhazian, Sukhumi.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: