//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Pesan Video Prabowo 25 Juli 2014: Jangan Jual Harga Diri

Video Prabowo Kirim Pesan untuk Sahabat Facebook

Inilah video Youtube yang berjudul “Pesan Video Prabowo Subianto 25 Juli 2014” dengan seruan jangan sampai menjual harga diri dan kepribadian serta menyerah kepada uang kepada pendukung pasangan Prabowo-Hatta dan rakyat Indonesia agar menyusun kekuatan kembali karena merasa dicurangi dan terus berjuang secara ksatria. Video dengan durasi selama 23 menit 27 detik tersebut ditujukan untuk para pendukungnya di halaman Fans Page Facebook dengan 8.244.974 orang yang suka dan diunggah halaman akun jejaring sosial calon presiden nomor urut satu tersebut.

“Selamat siang. Berikut pesan video dari saya, Prabowo Subianto untuk sahabat Facebook di mana pun berada. Terima kasih,” tutur Prabowo dalam status video itu, Jumat (25/7), sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam video itu, tampak Prabowo mengenakan kemeja putih lengan pendek dan kopiah hitam. Prabowo tampak duduk dan berbicara di meja dengan latar belakang barisan buku. Tampak pula bendera merah-putih dan bendera berwarna merah dengan lambang sejumlah bintang berwarna kuning.

Dalam video itu, Prabowo menyatakan dirinya sangat sulit menyerah dari ketidakbenaran. Tak diketahui maksud dari ucapannya tersebut, apakah terkait pemilu atau tidak. Namun tim Prabowo saat ini diketahui akan mengajukan gugatan ke MK lantaran menurut mereka ada indikasi kecurangan pada Pilpres 2014. Lihat video Youtube-nya dibawah ini.

“Apakah kita membela kebenaran terus atau kita menyerah kepada ketidakbenaran, kepada kecurangan, kepada kezaliman. Dan dalam hari-hari yang akan datang, setelah kita merenungkan, marilah kita mengambil langkah-langkah untuk menghadapi hari-hari yang akan datang,” ujar Prabowo dalam video yang diunggah akun Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Jumat (25/7/2014). “Saya telah memilih berjuang di atas landasan konstitusional, saya sangat sangat sulit menyerah kepada keadaan yang tidak benar dan tidak adil,” imbuh dia.

Selain itu, mantan Danjen Kopassus tersebut juga menyinggung soal adanya campur tangan asing yang ingin Indonesia lemah dan hancur. “Saya menilai keadaan ini adalah sarat campur tangan asing. Ada negara-negara tertentu yang ingin Indonesia lemah, yang ingin Indonesia hancur, yang ingin Indonesia miskin. Kita telah mendapat bukti-bukti yang cukup kuat,” jelas Prabowo. “Saya katakan, ada kalanya dalam hidup kita harus memilih. Pilihan yang sulit, apakah kita memilih kebenaran atau kita merestui ketidakbenaran,” kata Prabowo dalam video yang diunggah Jumat (25/7). Dalam video yang berdurasi itu, mantan Komandan Jenderal Kopassus itu mengatakan, masyarakat Indonesia harus membela keutuhan bangsa.

“Apakah kita berdiri tegak untuk membela keutuhan bangsa kemandirian bangsa dan nilai-nilai yang kita junjung tinggi.” Menurutnya, bangsa Indonesia jangan sampai menjual harga diri dan kepribadian dan menyerah kepada uang. “Atau kita menyerah kepada uang, kita menjual nilai-nilai kita. Kita menjual diri kita. Kita menjual kepribadian kita. Kita menjual harga diri kita.”

Pilihan ini, lanjutnya merupakan pilihan yang sulit. Menurutnya, pilihan ini juga pernah dihadapi pendahulu bangsa. Saat ingin menyatakan kemerdekaan dari penjajah, pemimpin bangsa diharuskan mempertaruhkan nyawa. Dalam video tersebut, Prabowo menegaskan bahwa Pilpres 2014 tidak sah karena telah melanggar kaidah-kaidah demokrasi. “Saudara-saudara sekalian tim hukum kami dan tim data kami telah menemukan suatu indikasi kecurangan yang cukup besar, karena itu dengan sangat sedih dan sangat menyesal, kami mengatakan Pemilu ini sesunggunya gagal. Apabila kita merestui keputusan ini berarti kita merestui sebuah kecurangan, kita merestui sebuah kebohongan, kita merestui sebuah ketidakbenaran,” ujar Prabowo, Jumat (25/7/2014).

Dia menjelaskan, bahwa pihaknya merasa diperlakukan tidak adil oleh penyelenggara pemilu. Menurut dia, pihak pelaksana pesta demokrasi berpihak pada salah satu kubu capres. Protes dari pihaknya dan rekomendasi dari Bawaslu tak diindahkan KPU. “Saudara-saudara sekalian saya percaya bahwa demokrasi harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Karena itu melaksanakan pemilihan presiden yang baru kita laksanakan adalah harapan kita semua bahwa mandat yang diberikan kepada rakyat, diberikan dari rakyat kepada siapapun, bahwa mandat itu harus diberikan secara benar-benar, secara adil, secara terbuka, secara bersih, secara jujur. Esensi demokrasi adalah pemilihan yang bersih dan pemilihan yang jujur,” tandas Prabowo.

Prabowo sebelumnya menyatakan pihaknya menolak hasil Pilpres 2004 lantaran menurut dia ada kecurangan yang masif di sejumlah daerah. Dia mengaku tak bisa menerima kekalahan jika pemilu berlangsung secara kotor.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: