//
Anda membaca...
Teknologi

Korea Utara Ancam Serang Gedung Putih dan Pentagon dengan Nuklir

Foto Korea Utara Luncurkan Dua Rudal Ke Laut

Seorang pejabat militer tinggi Korea Utara mengancam akan menyerang gedung putih dengan meluncurkan serangan rudal atau roket nuklir ke Gedung Putih dan Pentagon, Amerika Serikat setelah menuduh pemerintah AS berperan penting dalam meningkatkan ketegangan militer di semenanjung Korea akhir-akhir ini.

Gertakan itu dikatakan Hwang Pyong-So, direktur Militer Biro Politik Umum Korea Utara dalam pidato di depan ribuan parade militer dalam acara peringatan gencatan senjata perang Korea yang terjadi tahun 1950-1953, Minggu, 27 Juni 2014. Hwang merupakan wakil panglima militer Korut. Lihat video Youtube di bawah ini dimana ABC News memberitakan ancaman nuklir ke Amerika Serikat.

Hwang mengatakan, saat ini Amerika Serikat dan Korea Selatan sengaja melakukan latihan perang di semenanjung Korea dan menempatkan kapal induk AS bertenaga nuklir di sana. Menurut Hwang, hal itu bisa menimbulkan gesekan antara Korea Selatan dan Utara. “Jika imperialis AS mengancam kedaulatan dan kelangsungan hidup kita maka pasukan kita akan menembakkan roket berhulu nuklir ke arah Gedung Putih dan Pentagon, sumber segala kejahatan,” ungkap Hwang seperti dilansir Yahoo News, Senin (28/7).

Walaupun demikian, banyak ahli percaya ancaman itu tidak akan menjadi kenyataan, setidaknya dalam waktu dekat ini karena Korea Utara diyakini masih jauh dari kemampuan membuat misil balistik dengan jarak tempuh sejauh itu, dan sebelumnya sudah sering membuat ancaman serupa. Sebelumnya, Korut telah melakukan tiga kali uji coba nuklir, tetapi hal itu tidak dianggap bahwa mereka telah menguasai teknik miniaturisasi yang diperlukan untuk pemasangan hulu ledak pada ruda

Namun beberapa ahli percaya saat ini Korut masih belum memiliki rudal nuklir antar benua, tapi tidak menutup kemungkinan Korut sedang mengembangkan teknologi itu. Korut diketahui mengadakan uji coba peluncuran roket nuklir pada hari Sabtu kemarin dan misil tersebut diyakin mampu menjangkau wilayah Jepang dan Korea Selatan.

Menurut media Korsel, Korut yang dipimpin langsung Kim Jong Un, pernah melakukan simulasi serangan rudal jarak pendek ke Korea Selatan dan Amerika Serikat dengan jumlah tentara gabungan mencapai 28.000 personel. Hal ini justru mendapat kecaman dari Dewan Keamanan PBB. Mereka secara resmi mengutuk Pyongyang pada tanggal 17 Juli lalu atau saat tes terakhir. Korut dinilai melanggar resolusi PBB. Akibatnya, PBB melarang menggunakan teknologi rudal balistik.

Hubungan AS dengan Korut memang makin memanas akhir-akhir ini lantaran latihan perang bersama Korsel digelar terus-terusan beberapa waktu ini. Latihan perang direspon Korut dengan melakukan uji coba rudal ke wilayah semenanjung Korea. Baca juga artikel lucu ketika Korut menyatakan tim nasional sepakbola mereka menembus babak final Piala Dunia 2014.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: