//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Tanggapan Kementerian ESDM: Buktikan Kami Sarang Mafia

Foto Menteri ESDM, Jero Wacik Diperiksa KPK

Silahkan buktikan Kementerian ESDM itu sarang mafia. Begitulah tanggapan Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Saleh Abdurrahman atas tudingan yang menyebut banyak mafia di kementeriannya masih sebatas dugaan. Pasalnya, kata dia, para penuding tidak dapat memberikan bukti riil adanya praktik mafia yang dituduhkan.

“Jangan hanya menduga-duga-lah. Silakan dibuktikan kalau memang punya datanya. Kita bongkar bareng-bareng,” kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu, 30 Juli 2014. Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo tampak enggan menanggapi tudingan tersebut. “Saya enggak tahu. Saya enggak mau komentar soal itu,” kata Susilo sembari menutup teleponnya.

Saleh mengaku bingung atas tudingan tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada mafia di kementeriannya. Ia menyatakan tidak mengetahui bagaimana indikator seorang mafia, terutama yang terdapat di Kementerian Energi. Namun, di sisi lain, dia mengakui bahwa kegiatan impor minyak berpotensi terjadinya permainan oknum tertentu.

“Tapi kan sekarang dari Pertamina sendiri sudah impor langsung dari perusahaannya, bukan dari trader. Transparansi juga sudah dilakukan. Nah, ini meminimalisasi kecurangan,” ujarnya. Saleh menjelaskan, dalam satu hari, Indonesia membutuhkan sekitar Rp 1 triliun untuk impor minyak. Oleh sebab itu, bagian ini dinilai rawan praktik mafia.

Menurut dia, ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuktikan adanya praktik mafia atau tidak. Salah satunya adalah mengecek proses pembelian minyak dan bahan bakar minyak yang dilakukan Pertamina, apakah harganya sesuai dengan standard internasional atau tidak. Selain itu, dalam proses pembelian tersebut, adakah pihak ketiga yang berperan sebagai pelaku atau distributor.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Energi Watch, Mamit Setiawan, mengatakan Kementerian ESDM memang merupakan kementerian yang sangat strategis. Ibaratnya, kementerian ini merupakan salah satu tabungan para penguasa. “Uang banyak beredar di Kementerian ini sehingga tidak salah disebut kementerian yang banyak mafia,” kata Mamit.

Jokowi: Banyak Mafia di Kementerian ESDM

Tudingan soal mafia di ESDM juga sempat dilontarkan oleh calon presiden terpilih, Joko Widodo. Jokowi mengatakan perlu menteri dengan kepemimpinan yang kuat untuk mengatasi mafia di lembaga strategis itu. Jokowi menilai solusi atas masalah mafia tersebut tergantung pada sosok menteri yang akan memimpin kementerian ini. “Untuk mengatasi mafia ini, perlu ada leadership yang kuat,” ujarnya di Solo, Ahad, 27 Juli 2014, seperti yang diberitakan tempo.co.

Jokowi menuturkan pemerintahan selama ini selalu kedodoran dalam hal manajemen pengawasan, sehingga mafia-mafia di kementerian bebas berkeliaran. “Kita kan yang sering kedodoran di manajemen pengawasan,” ujarnya Jokowi berharap kabinetnya nanti bisa bekerja dengan cepat dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang muncul. Ia juga berharap agar fokus kabinetnya nanti tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi.

“Tidak hanya pertumbuhan ekonomi, tapi pemerataannya itu yang penting.” Jokowi mengatakan ada dua kementerian yang akan menjadi fokus dalam pemerintahannya, yaitu Kementerian Pertanian dan Kementerian ESDM.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: