//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Sejarah dan Politik

Foto Dirut PT KAI, Ignasius Jonan Tertidur di Kereta Ekonomi

Foto Bos KAI Jonan Tertidur Lelap di KA Ekonomi Panataran

Gambar di atas merupakan foto Dirut, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Ignasius Jonan yang tertidur di Kereta Ekonomi Penataran tujuan Surabaya setelah menyelesaikan menyelesaikan inspeksi di Stasiun Malang. Kinerja Jonan selama ini memang sangat baik sehingga sering mendapat pujian dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan, yang selama ini dikenal tegas dengan anak buahnya. (Baca: Daftar 5 Dirut BUMN Yang Dipecat Dahlan Iskan)

Dahlan tak hanya memuji Jonan, namun juga Direktur ASDP Danang Baskoro yang langsung turun tangan mengatur sepeda motor yang berebut antre masuk feri. “Anak buah dua dirut itu cukup usil untuk memotret pimpinan mereka yang dalam posisi tidak seperti dirut,” demikian kata Dahlan dalam tulisannya, Senin (4/8/2014).

Dalam tulisan Manufacturing Hope berjudul ‘Di Balik Jonan yang Meringkuk dan Danang yang Meringis‘, Dahlan mengatakan, lebaran tahun ini KAI juga mengoperasikan tiga rangkaian kereta baru bikinan PT INKA (Persero) Madiun. Setelah ini saya minta Dirut INKA Agus Purnomo untuk sering-sering naik kereta itu agar mengetahui di mana kekurangan-kekurangan kereta bikinan dalam negeri.

Menurut Dahlan, Jonan sudah ‘menolong’ INKA dengan membeli tiga rangkaian itu. Pembayarannya pun sudah beres. Ini saja sudah membuat PT INKA bisa keluar dari kesulitan terbesarnya. Bayangkan, tiga rangkaian itu sudah dibuat. Sudah jadi. Tiba-tiba pemesannya, Kemenhub, tidak dapat anggaran. Betapa sulitnya keuangan PT INKA karenanya. Karena itu ‘pertolongan’ ini menurut Dahlan harus dibalas dengan mutu dan pelayanan yang baik pada KAI. Ini agar ke depan semakin banyak kereta bikinan Madiun dibeli oleh KAI. Saya akan ikut dalam perjalanan jauh itu nanti.

Foto Itu Diambil Oleh Agus Pambagio

Foto itu ternyata diambil oleh Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio, pada 31 Juli 2014 lalu. “Iya, jadi saat Lebaran saya biasa memantau mudik di Pasar Senen, atau arus balik dari Stasiun Gubeng atau Pasar Turi,” kata Agus saat dihubungi merdeka.com, Senin (4/8). Di setiap stasiun pemberhentian, keduanya selalu mengecek kebersihan, kenyamanan dan pelayanan yang diberikan anak buah Jonan kepada calon penumpang.

Agus menceritakan, pada tanggal 31 Juli malam, keduanya sudah menyelesaikan inspeksi di Stasiun Malang. Saat itu kondisi tubuh mereka sangat lelah. Namun tugas kala itu belum selesai, kata Agus, Jonan harus segera balik ke Surabaya untuk memberikan penataran kepada anak buahnya. Alhasil, berangkatlah keduanya dengan anak buah Jonan ke Surabaya naik Kereta Ekonomi Penataran.

“Kita teler (tidur) jam 9 malam. Sampai Pasar Turi kalau enggak salah jam setengah 12. Kemudian sampai jam setengah 2 rapat,” kenang Agus. Agus menuturkan, di dalam gerbong ekonomi, Jonan berkeliling memantau kondisi penumpang di tiap gerbong. Usai inspeksi di dalam kereta, dia kemudian duduk sendiri menghadap anak buahnya yang duduk di bangku depannya.

Sedangkan Agus duduk di seberang kursi Jonan. Jonan yang diliputi rasa lelah segera memindah posisi duduk, berganti rebahan. Melipat jaket untuk bantal, dan tidur pulas dengan posisi meringkuk seperti posisi tidur penumpang ekonomi pada umumnya. Sewaktu Jonan lagi asyik bermimpi, Agus bangun dan melihat momen langka tersebut. Dari situlah akhirnya foto Jonan tidur meringkuk berasal.

Ketika hasil keisengannya tersebut diperlihatkan, Jonan tertawa dan menanyakan keusilan rekannya tersebut. “Dia ngakak, kapan ngambilnya?” kata Agus menirukan reaksi Jonan. Meski mengambil foto dengan angle bagus, Agus mengaku tidak menyebarkan. Menurutnya Jonan yang mengirimnya ke akun salah satu petinggi BUMN. “Saya tidak sebar. (foto) Dikirim ke Hadi (Pemimpin Redaksi BUMN Track Hadi M Djuraid), karena saya lihat di twitter Hadi. Karena saya kirim ke Jonan,” akunya.

Jonan Sudan Tinggal di Kereta Selama 15 Hari

Menurut anak buahnya di PT KAI , dia sejak tanggal 20 Juli sampai saat ini paling tidak hampir 15 hari, masih belum pulang ke rumah demi memantau arus mudik dan balik. Saat berada di KA ekonomi Panatara tujuan Malang-Surabaya, Jonan sangat menikmati tidurnya setelah melihat kesiapan arus balik, dipo dan stasiun di Kota Malang, Jawa Timur. “Sekarang kami ada di Semarang, baru H+10 lepas piket, ini diperpanjang,” ujar Juru Bicara PT KAI , Sugeng Priyono yang selama ini menemani Jonan keliling melihat kesiapan angkutan lebaran, pada merdeka.com, Senin (4/8).

Sugeng mengatakan Jonan berharap, KA Ekonomi yang bersih bisa menjadi tempat istirahat saat masyarakat menggunakannya. Karena, kalau KA nyaman dan bersih, tidur pun bisa nyenyak. “Dia tidur hampir satu jam, dari Lawang sampai Sidoarjo. Kami tidak berani membangunkannya karena sangat kelelahan kurang istirahat, saya setiap hari mendampinginya, kami berdua, sisanya teman-teman daerah,” katanya.

Sebelum tertidur, kata Sugeng, bosnya tersebut melakukan pantau terhadap keberadaan penumpang dan menanyakan kondisi mereka. Bahkan, kami berharap penumpang lainya tidak tahu bahwa yang tidur meringkuk tersebut adalah CEO PT KAI . “Beliau itu tidak pernah menyalahkan anak buah, kalau ada yang kurang, yang salah ya pimpinannya,” ujarnya.

Foto Jonan sedang tidur di gerbong KA ekonomi karena kelelahan setelah berhari-hari memantau Posko Angkutan Lebaran beredar di grup facebook KRL mania. Jonan yang masih berseragam lengkap tidur meringkuk di bangku penumpang beralaskan sweeternya. Jonan tidur pulas tanpa melepas kaos kakinya. Dia tidur seakan tak peduli dengan image ‘dirut’ yang disandangnya, mungkin saat itu yang dia perlukan hanya istirahat.

Dahlan: Jonan Cocok Jadi Menteri Perhubungan

Dahlan berharap, anak buahnya itu bisa masuk jajaran kabinet di pemerintahan mendatang. Kursi yang dinilai cocok untuk Jonan tak lain Menteri Perhubungan. Alasannya, Dahlan menilai Jonan sangat mumpuni di bidang transportasi. “Mudah-mudahan jadi menteri perhubungan,” ujarnya di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (4/8).

Berangkat dari kinerja Jonan yang memuaskan, Dahlan merasa perlu memberikan apresiasi. Namun, Dahlan mengaku bingung pemberian yang cocok untuk Jonan. “Pasti ada reward, kalau mau dikasih uang tidak mau, penghargaan juga banyak, pokoknya hebat,” ungkapnya. “Terserah Jonan, saya doakan jadi menteri, menteri apa saja, sumbangan ke korporasi akan lebih besar, berani tidak di intervensi (Jonan),” tutup dia.

Saat ini KAI memang menjadi primadona angkutan darat, terlebih saat arus mudik dan arus balik Lebaran. PT KAI pun dinilai mampu menunjukkan kinerja positif di mata masyarakat dan menjawab tantangan. “Bintangnya naik lagi, tapi juga karena ada support double track dan juga tambahan rangkaian tiga kereta api dari Inka tapi luar biasalah (KAI),” jelas dia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: