//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Bahrumsyah, Nama Pria di Video Ajak WNI Gabung ISIS

Foto Bahrumsyah alias Abu Muhammad Al Indonesi

Bahrumsyah merupakan nama pria Indonesia dalam Video Youtube yang mengajak WNI untuk bergabung dalam ISIS dengan sebutan Abu Muhammad Al Indonesi. Hal ini dikatakan oleh mantan wartawan Jawa Pos dan seorang peneliti terorisme, Ridlwan Habib dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (5/8).

Bahrumsyah pernah kuliah di UIN Ciputat tapi tidak lulus. Istrinya tiga, salah satunya janda dari tersangka teroris yang ditembak Densus 88. Selain itu, kata Ridlwan, sebenarnya aparat RI gampang sekali menelusuri kelompok pro IS (Islamic State). “Mereka deklarasi terbuka sejak Februari 2014. Dimotori oleh M Fachry dari Forum Aktivis Syariat Islam,” katanya. (Baca: Video Milisi ISIS Ajak Muslimin Indonesia Untuk Bergabung)

Menurut Ridlwan, kelompok yang mendeklarasikan dukungan itu mengikuti fatwa Amman Abdurahman, terpidana teroris yang sedang dipenjara di Nusakambangan. “Pemerintah SBY kecolongan karena mereka bisa bebas deklarasi bahkan bisa menggalang dukungan di Lapas,” kata Ridlwan.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Sutarman sudah membuka sedikit teka-teki soal pria dalam video Youtube tersebut. Menurut Sutarman, Abu Muhammad memang seorang WNI dan inisialnya B. Pihak kepolisian juga sudah melakukan pemantauan dan identifikasi.

Keberadaan kelompok yang menyatakan setia pada IS, Islamic State (Daulah Islamiyah) yang dipimpin Abu Bakr Al Baghdadi tak bisa dianggap remeh. Kelompok ini dinilai bisa mengganggu pemerintahan baru hasil Pilpres 2014. Menurut Ridlwan, kelompok ini anti negara, bagi mereka hanya ada satu pemerintahan yang wajib ditaati yang dipimpin Al Baghdady. “Jadi, hukum di RI tak dianggap oleh penganut ISI,” ujar Ridlwan yang juga alumni S2 Kajian Stratejik Intelijen UI ini.

Ridlwan mewanti-wanti agar diwaspadai sedini mungkin soal geliat kelompok ISIS. Februari lalu sudah ada kelompok ini di Indonesia yang terang-terangan mendeklarasikan diri, dan kemudian terakhir di Malang, Bekasi, juga di Lapas Nusakambangan. “Saya khawatir ini seperti bom waktu yang bisa meledak kapan saja. Antisipasi harus dilakukan sejak sekarang,” tutupnya.

Menurut pengamat terorisme Mardigu Wowiek Prasantyo, keberadaan Bahrumsyah, sosok dalam video ISIS tersebut, wajib menjadi perhatian pemerintah. Bahkan jika bisa pemerintah segera mencabut kewarganegaraan mereka. “Jangan sampai mereka kembali ke Indonesia,” tuturnya. Jika sampai kembali ke Indonesia, kemanan Indonesia bisa terancam. Lihat video ajakan bergabung ISIS lainnya dari 10 orang yang sepertinya dari Indonesia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: