//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Pesawat Tempur AS Serang Markas ISIS di Irak Utara

Peta Serangan Udara AS Hancurkan Artileri ISIS di Irak

Pesawat tempur Amerika Serikat (AS) dikabarkan telah menggempur bagian utara Irak untuk menyerang persenjataan artileri milik Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sekretaris Pers Departemen Pertahanan Amerika (Pentagon) Laksamana John Kirby menjelaskan dua jet tempur F-18 telah menjatuhkan bom berpandu laser seberat 226,8 kilogram ke arah artileri bergerak di dekar Irbil

Sebelumnya, Presiden AS Barack Obama, Kamis (7/8/2014) malam waktu AS, mengatakan, dirinya telah mengotorisasi serangan udara terhadap ISIS di Irak utara jika kelompok militan itu mengancam kepentingan Amerika. Namun, Obama menegaskan, tentara AS tidak akan kembali ke Irak. Obama mengatakan, AS akan bertindak untuk mencegah aksi genosida terhadap kelompok minoritas di negara itu. “AS tidak bisa dan tidak boleh campur tangan setiap kali ada krisis di dunia,” kata Obama seperti dikutip BBC dan diberitakan oleh Kompas.com.

“Kami bisa bertindak dengan hati-hati dan bertanggung jawab guna mencegah sebuah tindakan yang potensial menimbulkan genosida,” lanjut Obama. “Hari ini Amerika akan datang membantu,” tambah dia. Dia menambahkan, AS bisa dan harus mendukung kekuatan moderat yang dapat membawa stabilitas buat Irak. Simak video Youtube yang berisikan pernyataan Obama di bawah ini.

Menurut ABC News, jika kelompok teroris ISIS sudah mencapai Erbil, Obama akan memerintahkan serangan udara AS guna melindungi kepentingan Amerika di sana. AS punya kantor kedutaan dan sejumlah staf di kota itu. Obama mengatakan, ia tidak akan membiarkan AS terseret ke sebuah perang lain di Irak dan pasukan tempur AS tidak akan kembali ke sana.

AS telah mengirim sejumlah pesawat kargo untuk menjatuhkan sejumlah paket bantuan dan pasokan kemanusiaan kepada warga Irak yang terdampar dan terancam kelompok ISIS, kata sejumlah pejabat AS, Kamis. Misi penurunan bantuan lewat udara itu telah selesai, kata Presiden, dalam sebuah pernyataan dari Gedung Putih.

Upaya darurat sedang dilakukan untuk membantu sekitar 40.000 warga Yazidi, sebuah kelompok etnis Kurdi, yang melarikan diri dari desa-desa desa di Irak utara yang berada di bawah ancaman ISIS. Kaum Yazidi melarikan diri ke Pegunungan Sinjar, sebuah daerah terpencil di Irak utara dekat perbatasan dengan Suriah, di mana mereka terjebak tanpa makanan atau air, sementara pasukan ISIS berkumpul di pangkalan di pegunungan itu.

ISIS telah mengambil alih sebagian besar wilayah Irak utara, termasuk kota Mosul, selama dua bulan terakhir. Mereka secara simultan melancarkan kampanye di wilayah Suriah dan Lebanon dalam upaya untuk membentuk sebuah negara Islam yang akan meliputi wilayah tiga negara. Pemerintah Irak sejauh ini kesulitan melawan ISIS.

Jet Tempur AS Bom Artileri ISIS di Irak

Dua pesawat tempur AS telah menggempur posisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di wilayah utara Irak setelah ISIS menembakkan persenjataan artileri yang nyaris mengenai personel AS, seperti yang dikatakan Kementerian Pertahanan AS, Jumat (8/8/2014). Serangan udara itu, yang merupakan keterlibatan AS paling signifikan di Irak sejak mundur pada 2011, terjadi sehari setelah Presiden Barack Obama menyetujui penggunaan senjata untuk mencegah genosida di Irak.

Dua pesawat jet jenis F/A-18 menjatuhkan beberapa bom berpemandu laser seberat 250 kilogram yang menghancurkan dua mobil artileri milik ISIS di dekat kota Arbil, ibu kota wilayah otonomi Kurdi. “AS menyerang posisi pejuang ISIS yang menembaki pasukan Kurdi yang mempertahankan Arbil, tempat personel AS ditempatkan,” kata juru bicara Pentagon, Laksamana Muda John Kirby.

Serangan yang digelar pada pukul 10.45 GMT atau sekitar pukul 17.45 WIB itu mengincar pergerakan pasukan ISIS yang menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah. “Seperti telah dijelaskan presiden, militer AS akan terus melakukan tindakan terhadap ISIS jika mereka mengancam personel dan fasilitas milik AS,” kata Kirby.

Obama, yang menentang invasi AS ke Irak pada 2003 dan bersumpah tak akan mengirim lagi pasukan darat ke negeri itu, pada Kamis (7/8/2014), mengizinkan aksi militer terbatas untuk mencegah genosida setelah ribuan warga etnis minoritas Yazidi mengungsi menghindari buruan ISIS. Pada Kamis, AS menjatuhkan ribuan galon air bersih dan 8.000 paket makanan untuk warga etnis Yazidi yang bersembunyi di pegunungan tanpa perbekalan yang memadai.

Diskusi

Satu respons untuk “Pesawat Tempur AS Serang Markas ISIS di Irak Utara

  1. Amerika bicara genosida di IRAK mesti di hentikan.. Kenapa gak di ISRAEL yang melakukan genosida di PALESTINA… Dasar orang2 munafik mesti di berantas habis America

    Posted by Muslim | Oktober 11, 2014, 6:30 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: