//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Mahfud MD: Gugatan PTUN Tak Akan Pengaruhi Hasil Pilpres 2014

Foto Mahfud MD Saat Masih Menjabat Ketua MK

Mahfud MD mengatakan langkah tim Prabowo-Hatta yang akan menggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) akan menjadi sia-sia karena tidak akan pengaruhi hasil Pilpres 2014 sesuai putusan Mahkamah Konstitusi. Menurutnya, ketika MK telah mengetok palu dalam membacakan putusannya, maka tahapan pemilu sudah selesai. Ia mengingatkan bahwa putusan MK itu sudah final dan mengikat.

“Kalau ke PTUN itu, gugatan terhadap satu putusan yang bersifat individual. Misalnya, KPU salah lakukan keputusan, itu masuknya ke HTN (hukum tata negara). Misalnya, salah tetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati,” kata Mahfud dalam wawancara khusus dengan KompasTV, Kamis (21/8/2014). Lalu apakah proses gugatan ada pengaruhnya ke PTUN? Mahfud menilai hal itu tidak berpengaruh terhadap putusan MK tentang Pilpres 2014.

“Tidak ada efeknya ke pemilu. Kalau salah membuat keputusan, maka dia (pejabat negara) harus beri ganti rugi sesuai dengan yang diperhitungkan, meskipun itu salah secara tata negara,” ujar Mahfud. Lebih jauh, Mahfud pun menilai bahwa kedua pihak pasangan calon presiden, Prabowo Subianto dan Joko Widodo, akan menerima putusan MK tersebut.

“Saya kira, baik Jokowi maupun Prabowo menyatakan bahwa putusan MK adalah putusan final. Soal langkah hukum lain, itu terbuka, tetapi bukan (pilpres) itu lagi. (Langkah hukum lainnya) bisa soal pidana, hukum tata negara, etika, dan lain-lain. Hasil pemilu itu sudah selesai ketika Pak Hamdan (Hamdan Zoelva, Ketua MK) sampaikan putusannya,” tutup mantan Ketua MK ini. (Baca: Putusan MK: Tak Ada Bukti Penyelewengan DPK, DPTb, dan DPKTb)

Putusan MK Itu Sudah Final dan Mengikat

“Hasil pemilu itu sudah selesai ketika Pak Hamdan (Ketua MK) sampaikan putusannya,” kata Mahfud dalam wawancara khusus dengan KompasTV, Kamis (21/8/2014). Mahfud kemudian mengingatkan bahwa semua pihak harus patuh terhadap putusan MK yang bersifat final dan mengikat tersebut. “Apa pun nanti yang jadi putusan, itulah yang mengikat dan harus diikuti. Begitu diketok, harus diikuti. (Putusan itu) tidak bisa dipersoalkan benar atau salah,” papar Mahfud.

Lebih jauh, Mahfud menerangkan, putusan yang sudah dikeluarkan oleh MK tidak dapat dipersoalkan. Jika pun masih ada yang kurang puas, maka Mahfud menilai bahwa yang bisa dipermasalahkan bukanlah terkait dengan hasil pemilu.

“Kalau ternyata putusan itu dinilai salah, bisa saja dilakukan gugatan. Akan tetapi, bukan hasil pemilunya (yang disalahkan), melainkan yang melakukan keputusan. Misalnya, ada tindakan tidak profesional, (gugatan) bisa ke majelis hakim konstitusi. Akan tetapi, putusan tetap berjalan,” ujar Mahfud, yang pernah menjadi ketua MK.

“Putusan tetap sah, meski ada tindak lanjut pidana terhadap hakimnya. Jadi, bisa ke PTUN (Pengadilan Tata Usaha Negara) dan lain lain. Namun, hasil pemilu itu sendiri secara yuridis konstitusional sudah selesai,” tutup Mahfud.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: