//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Sikap Resmi Koalisi Merah Putih: Menerima Hasil Keputusan MK

Foto Jumpa Pers Koalisi Merah Putih terkait Putusan MK

Walaupun memberikan catatan, Koalisi Merah Putih menyampaikan sikap resmi untuk menerima putusan MK. Mereka menilai keputusan tersebut belum tentu mencerminkan kebenaran. Hal ini disampaikan pada jumpa pers yang dilakukan oleh perwakilan elite parpol koalisi di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (21/8/2014), mulai pukul 21.30 WIB tanpa kehadiran Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

Mereka duduk berdampingan dan sempat berpose sambil berpegangan tangan satu sama lain. Idrus Marham membuka jalannya acara. Dia menyebut, Prabowo-Hatta dan para pemimpin partai koalisi sedang menjenguk korban kericuhan di kawasan bundaran Patung Kuda Indosat siang tadi. “Para pemimpin partai kami sedang menengok para korban ke rumah sakit,” ujar Idrus.

Hadir dalam konferensi pers ini petinggi parpol koalisi Merah-Putih antara lain Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Gerindra Fadli Zon, Sekjen PPP M Romahurmuziy, Sekjen PKS Taufik Ridlo, Wasekjen PKS Fahri Hamzah, Sekjen PAN Taufik Kurniawan, Sekjen PBB BM Wibowo, Sekjen Golkar Idrus Marham, Tantowi Yahya sendiri, dan politikus Golkar Ali Muchtar Ngabalin.

“Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi konstitusi kami Koalisi Merah Putih mengakui putusan MK sebagai institusi yang menangani, mengadili dan memutuskan sengketa Pilpres,” kata Juru bicara Koalisi Merah Putih, Tantowi Yahya. (Baca: Hasil Putusan MK Soal Sengketa Pilpres 2014 Adalah…)

Tantowi menekankan koalisi merah putih memantau persidangan MK. Koalisi Merah Putih merasa sudah memberikan seluruh saksi dan bukti yang menunjukkan bahwa terjadi kecurangan di Pilpres 2014. Mereka berpandangan MK tak mengindahkan bukti dan saksi yang sudah disiapkan oleh tim hukumnya.

“Atas proses itu, putusan MK meskipun bersikap final dan mengikat belum tentu mencerminkan kebenaran dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Putusan MK tidak mencerminkan keadilan substantif sebagai dasar pertimbangan MK dalam mengambil keputusan selama ini. Padahal keadilan substantif ini merupakan hakekat penting demokrasi,” sesalnya.

Tantowi lantas mengucapkan terimakasih kepada para pendukung Prabowo-Hatta. Dia menegaskan langkah hukum lain masih berjalan. “Langkah hukum lain tetap berjalan dan tetap kita kawal demikian pula langkah politik ke depan,” tegasnya. (Baca: Mahfud MD: Gugatan PTUN Tak Akan Pengaruhi Hasil Pilpres 2014)

Tantowi: 50 Orang Lebih Massa Prabowo Terluka Sangat Parah

Tim Prabowo-Hatta melansir data relawan yang terluka akibat aksi demonstrasi terkait persidangan MK. Tim pasangan nomor urut satu itu menyebut ada 50 orang lebih yang terluka parah. “Kami ingin menyampaikan keprihatinan kami, ada yang terluka sangat parah lebih dari 50 relawan Prabowo-Hatta,” kata Jubir Tim Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya, dalam konferensi pers di Grand Hyatt, Jakarta, Kamis (21/8/2014).

Tantowi menyebut para relawannya adalah para pejuang keadilan yang memperjuangkan demokrasi yang bersih dan berkualitas. Tim Prabowo-Hatta berkomitmen untuk mengurus para relawan yang terluka. “Kami akan memperhatikan, kami bertanggung jawab, komitmen dari anda semua, semangat yang kita jaga dalam rangka menegakkan demokrasi,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekjen Golkar Idrus Marham yang juga hadir di jumpa pers itu mengatakan bahwa Prabowo-Hatta beserta para ketum parpol koalisi sedang menjenguk para relawan yang terluka sehingga tak menghadiri jumpa pers.

Keterangan berbeda disampaikan Polda Metro Jaya. Menurut polisi, ada 6 orang relawan Prabowo-Hatta yang luka memar dan telah dirawat di RSPAD dan RSCM, 12 orang terkena gas air mata dan dirawat RSCM, 4 orang luka dan dilarikan ke RS Tarakan, serta 3 orang luka ringan. (Baca: Polisi: Isu Pendukung Prabowo Tewas Tertembak itu Hoax)

Putuskan Berada di Luar Pemerintahan

Kedepannya, Koalisi Merah Putih memastikan akan berada di luar pemerintahan. “Kecintaan kami pada negeri ini terus kawal dan kontribusi walaupun berada di luar pemerintahan. Kami tidak akan biarkan bangsa ini dikendalikan segelintir orang,” kata Juru Bicara Koalisi Merah Putih, Tantowi Yahya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis malam (21/8/2014).

Tantowi kemudian menerangkan, koalisi akan terus berjuang untuk memajukan kepentingan bangsa dan negara meski berada di luar pemerintahan. Ia pun mengingatkan langkah-langkah hukum yang saat ini masih berjalan akan tetap dikawal demikian juga dengan langkah-langkah politik. Tak hanya itu, Tantowi juga menekankan koalisi menginginkan Indonesia yang bersatu, berdaulat, adil, dan makmur. Ia menegaskan cita-cita itu merupakan yang utama dan tidak ingin dikhianati.

“Indonesia yang kita kehendaki tidak kenal lelah, lebih baik mati daripada tunduk dan didikte bangsa lain,” papar Tantowi. Lebih jauh, Tantowi juga menyampaikan gerakan politik koalisi akan terus dilakukan di semua tingkatan politik. “Di MPR, DPR, dan DPRD akan terus kawal pemerintah sebagai kekuatan penyeimbang. Dengan cara itu kami akan pastikan check and balances berjalan dengan baik,” ucap Tantowi.

Tantowi: PAN dan Demokrat Tak Keluar dari Koalisi Merah Putih

Juru bicara Koalisi Merah Putih Tantowi Yahya mengatakan, Partai Demokrat masih ada dalam koalisi partai politik pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tersebut. “Demokrat masih bersama kami, artinya dalam Koalisi Merah Putih. Paling tidak itu yang disampaikan oleh Ibu Nurhayati Ali Assegaf (Wakil Sekjen Partai Demokrat),” kata Tantowi dalam jumpa pers di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2014) malam.

Tantowi menambahkan, Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa juga telah menegaskan dukungan partainya terhadap koalisi tersebut.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: