//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Sejarah dan Politik

Meski Dikawal Ketat Paspampres, Jokowi Tetap Ingin Blusukan

Foto Paspampres Berjaga di Rumah Dinas Jokowi

Meskipun mulai mendapat pengawalan ketat dari Pasukan Pengawalan Presiden (Paspampres), Jokowi tetap ingin melakukan blusukan dan tak ada jarak antara dirinya dengan rakyat. Presiden RI terpilih itu mengatakan, tadi malam dirinya telah melakukan diskusi dengan pihak Paspampres agar tetap diberi ruang untuk bisa bersentuhan langsung dan berdialog dengan rakyat. Pihak Paspampres pun menyetujui.

“Tadi malam sudah kita sampaikan, meskipun pengamanannya ketat, tapi saya tidak ingin terjadi jarak antara saya dan masyarakat,” kata Jokowi usai bertemu relawan Projo di Hotel Whiiz, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (23/8/2014), seperti yang diberitakan detik.com. “Dan Paspampres sudah ngerti, bilang “Bisa Pak. Ndak apa-apa Pak, yang paling penting beritahukan kepada kami,”.

Terus saya bilang, kalau mendadak, spontan gimana? Mereka bilang, ndak apa-apa Pak,” tambah Jokowi. Artinya tetap bisa bersentuhan langsung dengan rakyat Pak? “Masih. Tadi malam kita diskusi sampai malam, dari komandan-komandan nggak ada masalah,” jawab Jokowi. Dengan izin tersebut, Jokowi meyakini masih bisa menjalankan aktivitasnya untuk blusukan dan menyalami masyarakat seperti biasa. Menurut dia, Paspampres memang bertugas untuk menaga keamanan presiden, tapi tidak berarti menghalanginya untuk bertemu dengan masyarakat.

Jokowi Potong Rangkaian Mobil Pengawalan

Jokowi ingin agar pengamanan terhadap dirinya dilakukan seminimalis mungkin, tidak berlebihan. Jokowi mengatakan, sesuai standar aturan, jumlah mobil pengamanan terhadap Presiden berjumlah 22 unit. Namun Jokowi minta diperkecil.

“Tadi malam kita simpulkan, sudah kita hitung, mobil rombongan berapa. Kalau normal katanya 22, dan saya bilang, saya pingin yang paling simpel, yang paling kecil, tapi tetap pada standar keamanan yang ada. Hitung, hitung, hitung, ketemu, 7 mobil,” ujar Jokowi usai menghadiri acara Relawan Projo di Hotel Whiiz, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (23/8/2014). Jokowi menjelaskan, mobil yang ditumpanginya berada pada urutan ketiga. “Pertama ada Patwal, kedua ada mobil, dan yang ketiga kita,” katanya.

Jokowi mengatakan, kemungkinan setelah pelantikan dirinya sebagai Presiden RI nanti, tetap akan memakai formasi 7 mobil tersebut. “Tetap. Itu yang kita hitung tadi malam. Kurang lebih itu. Tapi memang, saya akan melihat. Ini kan masih nyoba, apa masih memungkinkan misalnya pakai kijang, saya nggak ngerti,” katanya. Mobil yang ditumpangi Jokowi tersebut adalah Mercedes Benz warna hitam dengan nomor polisi B 1190 RFS. Mobil tersebut diketahui buatan tahun 2008.

Pengamanan Paspampres Bisa Fleksibel Tapi Tetap Maksimal

Paspampres menyatakan pengawalan terhadap Jokowi bisa dilakukan dengan lebih fleksibel. Namun standar keamanan maksimum tak mungkin dikurangi. “Kita punya SOP, tapi tidak menghilangkan dari standar maksimum. Jadi kita fleksibel,” ujar Asisten Operasi Komandan Paspampres, Kolonel Inf A. Budi Handoyo di Gedung KPU, Jakarta, Jumat (22/8/2014).

Menurut Budi, pengawalan Paspampres terhadap Jokowi dan Jusuf Kalla akan disesuaikan sehingga tidak membuat Jokowi kaku saat melaksanakan tugas-tugas kepresidenan. Bahkan masyarakat masih bisa minta foto selfie dengan Jokowi jika kondisinya memungkinkan. “Tetap (boleh-red), tinggal situasinya bagaimana,” kata Budi. Bagaimana dengan gaya blusukan Jokowi? “Itu tetap saja tapi kita akan mensiasati sehingga sistem kita maksimum tapi nyaman,” jawab Budi.

Sementara, Wakil Asisten Operasi Panglima TNI, Laksamana Darwanto, mengatakan dalam setiap kegiatan Paspampres ada protokol. Protokol itu yang harus memberikan informasi sehingga koordinasi Paspampres dengan protokol berjalan baik. “Jadi prinsipnya pengawalan terhadap presiden itu memang kalau beliau melakukan kegiatan, nanti ada saran-saran yang akan diberikan sejauh mana keamanan yang akan dilakukan Paspampres,” ujar Darwanto.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: