//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Luncurkan Lingerie Bernama ISIS, Ann Summers Dikecam

Foto Isis Babydoll, Salah Satu Produk Lingerie Ann Summers

Ann Summers, sebuah brand fashion terkemuka di Inggris karena meluncurkan lingerie yang bernama mirip dengan ISIS ISIS (Islamic State Iraq and Syam), gerakan radikal yang mengatasnamakan Islam di Irak dan Suriah. ISIS banyak dikecam karena melakukan pembunuhan terhadap orang tidak bersalah. Gara-gara mengeluarkan produk lingeria bernama “Egyptian goddess Isis”, merek ternama itu dikecam dan diprotes. Pihak Ann Summmers pun meminta maaf kepada publik.

Menurut pihak Ann Summers nama ISIS sebenarnya telah mereka pilih beberapa bulan sebelum gerakan radikal itu menarik perhatian publik akibat kejahatan kemanusiaan yang dilakukan. ISIS menjadi nama rangkaian lingerie yang terinspirasi dari nama dewi Mesir.

“Kami menyadari produk ini dirilis bukan di waktu yang tepat. Namun kami sama sekali tidak mendukung aksi kekerasan atau terorisme. Kami meminta maaf,” ujar juru bicara dari Ann Summers.

Rangkaian lingerie tersebut adalah ISIS thong yang dijual seharga 14 poundsterling dan ISIS suspender seharga 50 poundsterling. Ann Summers memang bukan hanya menjual rangkaian lingerie tapi juga sex toys.

Lingerie berwarna hitam-putih itu dijual di lebih dari 100 toko di seluruh Inggris. Lingerie bernama ISIS itu juga dipasarkan melalui situs belanja Ann Summers. Pihak Ann Summers menekankan nama Isis diambil dari nama dewi kesuburan Yunani. Kecantikan dewi itulah yang membuat mereka memutuskan menggunakan namanya sebagai nama produk. Jadi hal itu sama sekali tak terkait dengan kelompok radikal, ISIS.

Kelompok radikal ISIS sebelumnya bernama ISIL atau Islamic State of Iraq and Levine. Nama itu juga mirip dengan Indian Society of International Law (ISIL). “Punya nama yang sama seperti itu memang kadang bikin bingung, tapi kami tak terlibat dengan mereka,” kata Wakil Direktur ISIL Indian Society of International Law.

Kelompok radikal ISIS mengggemparkan dunia internasional karena merebut sejumlah wilayah di Irak dan Suriah. Baru-baru ini, seorang anggota ISIS yang diduga berasal dari Inggris memenggal wartawan Amerika Serikat James Foley. Hal itu lantas menuai kecaman keras dari Negeri Paman Sam. Kementerian Pertahanan AS bahkan menyebut ISIS lebih berbahaya dari Al Qaeda.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: