//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

ISIS Rilis Video Youtube Penggal Kepala Pejuang Kurdi

Foto ISIS Pancung Pejuang Kurdi di Irak

Kembali telah beredar video di Youtube yang memperlihatkan kelompok radikal ISIS memenggal kepala atau mengeksekusi pejuang Kurdi, Irak. Seperti dimuat BBC, Jumat (29/8/2014), dalam video itu terlihat seorang pria Kurdi mengenakan pakaian berwarna oranye bertekut lutut. Di belakangnya, tiga pria bersenjata yang merupakan anggota ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Terlihat pula detik-detik sebelum lelaki Irak itu dibunuh.

Lewat video berjudul “Message in Blood To the Leaders of the American-Kurdish Alliance” atau berarti Sebuah pesan berdarah untuk para pemimpian aliansi Amerika-Kurdi” itu, ISIS menyampaikan pesan ancaman kepada pemimpin Kurdi bahwa pihaknya akan kembali melancarkan eksekusi terhadap tahanan Kurdi bila etnis itu melanjutkan kerja sama dengan Amerika Serikat. Pejuang Kurdi sebelumnya bergabung dengan militer Negeri Paman Sam untuk menggempur markas ISIS di Mosul demi merebut kembali bendungan Mosul.

Tiga orang berseragam oranye itu kemudian meminta Presiden Kurdi Massoud Barzani dan pemerintah Kurdi menghentikan aliansi dengan AS di Irak utara. Demikian organisasi pengamat intelijen SITE mengatakan. “Setiap kesalahan dan kecerobohan kalian akan berujung hilangnya nyawa kami,” kata salah seorang tahanan Kurdi itu.

Kemudian adegan berganti dengan menampilkan tiga orang bertopeng dan berpakaian serba hitam berdiri di depan sebuah masjid sementara seorang pria berseragam oranye berlutut di depan orang-orang bertopeng itu.

Tak lama kemudian salah seorang bertopeng hitam itu memenggal orang berbaju oranye tersebut. Di akhir eksekusi itu, sang eksekutor bersumpah akan terus memenggal tahanan Amerika dan Kurdi jika kedua pihak itu meneruskan kerja sama dalam memerangi ISIS.

Video jenis ini bukanlah yang kali pertama. Sebelumnya, beredar pula rekaman detik-detik pemenggalan yang dilakukan anggota ISIS terhadap wartawan AS James Foley yang diculik di Suriah dan ISIS mengancam akan mengeksekusi jurnalis lainnya, Steven Sotloff jika serangan udara AS tidak dihentikan. Video itu sontak menggemparkan dunia internasional dan membuat AS ambil tindakan. (Baca: Beredar Video ISIS Penggal Kepala Jurnalis AS, James Foley)

Saat ini, intelijen AS dikerahkan ke Suriah untuk menelusuri jejak dan markas ISIS di sana. Disebutkan langkah itu sebagai langkah awal untuk melancarkan opsi menyerang ISIS di Suriah. Namun hingga kini Presiden Barack Obama mengakui pihaknya belum memiliki strategi jitu untuk melancarkan serangan militer terhadap ISIS di Suriah.

“Saya tidak ingin menaruh kereta sebelum ada kudanya, kami belum punya strategi khusus,” ungkap Obama, seperti dimuat Al-Arabiya. Namun Presiden ke-44 AS meminta Menteri Pertahanan Chuck Hagel untuk mempersiapkan sejumlah opsi untuk melawan ISIS.

ISIS baru-baru dilaporkan mengeksekusi puluhan tentara Suriah yang berhasil mereka tangkap. Sementara Presiden Bashar al-Assad dikabarkan tengah mempersiapkan serangan lanjutan untuk menghancurkan kelompok tersebut. Lihat video Youtube eksekusi dibawah ini.

Mohon maaf, video di Youtube full version yang diunggah akun Dawla Front tidak dapat ditampilkan karena sudah dihapus oleh pihak Youtube sendiri. Namun anda dapat menyimak video lengkapnya di liveleak.com. Klik disini untuk melihat videonya.

PBB: ISIS Paksa Anak-anak Suriah Saksikan Eksekusi

Sebuah hasil investigasi Komisi HAM PBB menunjukkan, aksi eksekusi publik, pemenggalan bagian tubuh, hukuman cambuk, dan penyaliban menjadi “menu” wajib setiap hari Jumat di wilayah Suriah yang dikuasai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). “Eksekusi di ruang publik menjadi pemandangan biasa tiap hari Jumat di wilayah Suriah yang dikuasai ISIS,” demikian laporan Komisi Penyelidikan HAM Independen PBB untuk Suriah.

Dalam laporan terakhirnya, empat anggota komisi investigasi membeberkan secara rinci kebrutalan yang dilakukan ISIS, termasuk pemenggalan terhadap anak-anak berusia 15 tahun, amputasi, dan pencambukan di ruang publik. “Warga, termasuk anak-anak, dipaksa menyaksikan berbagai hukuman itu,” demikian ketua komisi investigasi, Paulo Pinheiro, dalam jumpa pers di Geneva, Swiss, Kamis (28/8/2014).

“Kelompok ini hanya menciptakan kehancuran dan ingin mencetak ulang kemanusiaan menurut imajinasi mereka, menebar malapetaka terhadap warga sipil, minoritas, serta merusak hak-hak dasar perempuan dan anak-anak,” lanjut Pinheiro. Pinheiro menambahkan, jasad orang-orang yang dibunuh ISIS dibiarkan di ruang-ruang publik untuk menciptakn atmosfer ketakutan dan teror.

Dia menambahkan, ISIS yang mendeklarasikan sebuah Kekalifahan Islam di wilayah utara Irak dan timur Suriah diketahui merekrut dan melatih anak-anak berusia sekitar 10 tahun untuk ikut bertempur dan melakukan aksi-aksi bom bunuh diri.

Dengan demikian, komisi investigasi PBB ini menyimpulkan bahwa ISIS, yang memicu kemarahan dunia setelah mengunggah video eksekusi jurnalis James Foley, terbukti bersalah melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di Suriah. “Meski demikian, ISIS tidak sendirian memonopoli kebrutalan dan kejahatan dalam konflik Suriah,” tekan Pinheiro.

Dalam laporan setebal 45 halaman yang mencakup periode 20 Januari hingga 15 Juli 2014, Pinheiro dan koleganya juga merinci kejahatan kemanusiaan dan kejahatan perang yang dilakukan Pemerintah Suriah dan kelompok-kelompok bersenjata lain di Suriah. Menurut laporan itu, Pemerintah Suriah masih terus membunuh ratusan pria, wanita, dan anak-anak setiap pekan akibat penembakan dan pengeboman membabi buta, serta menyasar kawasan-kawasan yang dihuni warga sipil.

Diskusi

2 respons untuk ‘ISIS Rilis Video Youtube Penggal Kepala Pejuang Kurdi

  1. Kalau ingin merdeka bukan begitu caranya…….

    Posted by Stieflee | September 14, 2014, 3:50 am
  2. Tidak ada agama yg di benarkan’ kalau hanya di ajarkan utk Membunu.

    Posted by Stieflee | September 14, 2014, 3:54 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: