//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Sejarah dan Politik

Lurah Susan Kini Disukai dan Dihormati Warga Lenteng Agung

Lurah Susan Kini Disukai dan Dihormati Warga Lenteng Agung

Karena hobi blusukan, memperhatikan warga dan melakukan beda rumah, kini Lurah Susan Jasmine Zulkifli sangat disukai dan dihormati oleh warga Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Padahal, dulu wanita cantik ini sempat mendapat tentangan dari masyarakat atas penunjukkan dirinya sebagai lurah.

Ditemui detikcom pada acara bakti sosial pengobatan gratis yang diadakan Satuan 81 Kopassus di Kantor Lurah Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2014), Susan yang siang ini tampak segar dengan kebaya encimnya terlihat sibuk. Dirinya ikut berlalu-lalang menyapa warga yang berobat.

“Gimana Ibu? Sudah dapat nomor antrean?,” tanya Susan kepada seorang wanita paruh baya. “Sudah Bu, ini lagi nunggu dipanggil,” ucapnya sambil menyalami Susan. Susan juga tak segan menyapa para warganya yang memiliki bayi. Sesekali dia melemparkan candaan yang direspon warga dengan positif.

“Ibu Susan kalau ada keluhan warga langsung datang ke lapangan,” ujar Suwanda, warga RT 06 RW 08. Menurutnya, Susan dikenal sebagai Lurah yang tak segan untuk terjun langsung ke lapangan apabila warga mengalami kesulitan. Beberapa contohnya saat kelurahan Lenteng Agung mengalami banjir beberapa saat lalu.

Berbekal jas hujan dan sepatu karet, dirinya langsung terjun memantau rumah warga yang kebanjiran dan ikut memberikan bantuan kepada warganya yang terkena musibah. “Lurah yang dulu juga suka terjun ke lapangan, tapi Ibu Susan yang cukup sigap ketika ada keluhan. Intinya sih kita puas dengan kinerja beliau,” kata Marni, warga RT 07 menuturkan.

Susan hanya tersenyum simpul saat ditanyakan mengenai reaksi warga yang berubah kepadanya. “Sekarang gini saja, yang penting saat ini saya bekerja untuk warga, saya juga sudah keliling bedah rumah warga yang rusak, yang nggak ada pintu dan jendela saya betulin, pas banjir saya juga langsung ke lapangan. Sekarang biar warga saja deh yang menilai kinerja saya,” jelasnya di sela-sela kegiatan baksos.

Susan juga berharap, agar aksi penolakan terhadap dirinya tak terjadi lagi di masa yang akan datang. Karena dirinya yakin, pengabdian sebagai lurah di Lenteng Agung dapat diapresiasi dan dinilai positif oleh warga. “Jangan sampai deh yang dulu-dulu kejadian lagi. Yang pasti, saya bekerja semata-mata untuk mengabdikan diri kepada warga Lenteng Agung,” kata Susan tersenyum.

“Saya kerja saja. Fokus kerja, biar nanti orang yang menilai. Saya kan kerja juga untuk warga. Saya turun tangan langsung,” ujar Susan kepada detikcom saat berkeliling di RW 06 Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (15/1/2014).

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: