//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Apa Alasan Busyro Kembali Calonkan Dirinya sebagai Pimpinan KPK?

Foto Busyro Muqoddas, Wakil Ketua KPK

Apa alasan Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas telah resmi kembali mecalonkan diri sebagai calon pimpinan KPK? Pencegahan korupsi di Indonesia masih butuh banyak usaha agar lebih kuat menjadi alasan yang dikemukanan pria berusia 62 tahun ini . Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah mendapatkan dukungan dari beberapa pihak.

“Iya, (mencalonkan diri) atas permintaan dan dorongan beberapa kalangan,” ujar Busyro ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (1/9/2014), seperti yang diberitakan kompas.com. Busyro mengatakan, ia mulai mempertimbangkan dorongan tersebut sejak Jumat (29/8/2014). Kemudian, baru tadi pagi, Busyro mengambil keputusan untuk mendaftar seleksi.

“Mulai Jumat lalu, saya mulai menimbang-nimbang untuk menghormati mereka dan akhirnya tadi pagi saya ambil keputusan,” kata Busyro. Namun, Busyro enggan menyebutkan, kalangan mana saja yang mendukungnya kembali menempati posisi pimpinan KPK. Ia mengatakan, tidak ada kepentingan apa pun dalam dukungan orang-orang tersebut.

“Lebih elok jika saya tidak menyebut mereka karena mereka juga tulus. Tidak ada pretensi apa-apa, apalagi conflict of interest,” ujar Busyro. Sebelumnya, Busyro mengaku belum mengambil keputusan apakah dirinya akan kembali mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK atau tidak. Jika tidak mendaftarkan diri lagi menjadi calon pimpinan KPK, kata Busyro, ia ingin kembali ke kampus dan melanjutkan kariernya sebagai dosen.

KPK berpendapat, tak perlu ada seleksi calon pimpinan KPK untuk mengisi posisi wakil ketua setelah masa tugas Busyro habis. KPK merasa bisa bekerja, meski hanya dengan empat pimpinan. Busyro memang saat ini menjadi komisioner bidang pencegahan. Sejauh ini, Busyro sudah melakukan berbagi gebrakan dalam hal pencegahan korupsi.

Meskipun kembali mendaftar sebagai calon pimpinan KPK, Busyro tidak akan mundur dari posisinya saat ini. Busyro, mantan anggota Komisi Yudisial RI ini mengaku akan tetap mengemban tugas hingga 10 Desember 2014. “Saya jalan terus karena tanggung jawabnya sampai dengan 10 Desember,” jelasnya.

Tanggapan Amir Syamsudin

Menteri Hukum dan HAM, Amir Syamsudin menyambut baik keputusan Busyro itu. “Pak Busyro sudah mendaftar. Saya kira positif saja. Tapi ya tentu melalui pansel nanti dengan dia punya pengalaman. Dengan dia punya rekam jejak yang cukup baik selama ini. Saya kira bagi dia menjadi modal yang besar bagi dia untuk maju dalam seleksi pansel ini” kata Amir saat dihubungi, Senin (1/9/2014).

Berkas Busyro diterima siang ini sekitar pukul 11.00 WIB. Berkas diantarkan oleh salah seorang staf Busyro, karena Wakil Ketua KPK bidang pencegahan itu tengah berada di luar kota. Hingga saat ini, sudah ada 20 orang lebih yang mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Mengenai peluang Busyro kembali terpilih, Amir Syamsudin enggan menjawab.

“Saya kira semua yang mendaftar punya peluang tapi ini kan melalui tahapan awal itu seleksi administrasi, selanjutnya kompetensi, kesehatan, rekam jejak, masih akan berjalan,” jelas Menkum HAM itu. Sebelumnya, Busyro Muqoddas telah menegaskan bahwa dirinya kembali maju sebagai calon pimpinan KPK. Busyro mengaku baru membuat keputusan pagi tadi.

“Atas permintaan dan dorongan beberapa kalangan, mulai Jumat lalu saya mulai menimbang-nimbang untuk menghormati mereka dan akhirnya tadi pagi saya ambil keputusan,” kata Busyro saat dikonfirmasi soal dia yang kembali maju sebagai calon pimpinan KPK.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: