//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Kecelakaan di Pantura, Pedangdut Rere Gocing Meninggal Dunia

Foto Hot Pedangdut Rere Gocing, Goyang Pancing

Pedangdut Rere Gocing dikabarkan meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan lalu lintas di Pamanukan, Jawa Barat, Rabu (3/9/2014) siang. Kabar duka cita ini tentu saja menyelimuti dunia dangdut Indonesia. Lis Andriyani, manajer Rere Gocing, membenarkan hal ini. Ia mengatakan, Rere yang dikenal dengan goyang pancing ini sebelumnya berpamitan kepada hendak datang ke rumah neneknya yang berada di Pamanukan.

“Kabar resmi dari PUTRA ‘Tiga Management’ Manager Rere Goching: Innalillahi wainnailaihi rajiun, telah berpulang ke rahmatullah Rere Gocing, akibat kecelakaan, info dari Te2 Ani (kak ipar) jam 11.30 WIB siang ini. Semoga diterima amal ibadahnya,” tulisnya.

“Rumah orangtuanya ada di Subang. Infonya dia mengalami kecelakaan saat perjalanan dari Subang ke Pamanukan dengan sepeda motor. Kejadian sekitar 11.30 siang ini,” kata dia. Rere Gocing si goyang pancing belum lama ini namanya semakin meroket dijagat hiburan tanah air sejak lagu “Alay” miliknya semakin digemari masyarakat luas.

Pedangdut hot yang memiliki tubuh sangat seksi ini wajahnya semakin sering muncul di layar kaca tanah air. Rere Gocing yang memiliki nama asli Nena Harayana ini selain memiliki tubuh yang bisa dibilang seksi dan hot juga memiliki paras ayu yang tidak kalah cantiknya. Tak ayal kemunculannya semakin dinanti para penggemar. Image goyang pancing yang dimilikinya ternyata mampu diterima masyarakat dan menjadi ciri khas dari goyangan hot Rere Gocing.

Kabar tersebut juga tersebar lewat broadcast via BBM yang beredar dari teman-teman pelantun lagu Alay itu. “Innalillahi wainaillaihi rojiun. Telah meninggal dunia artist Rere Gocing hari ini akibat kecelakaan mobil di Pemanukan. Semoga amal ibadah alm diterima di sisi Allah Swt. dan Dilapangkan Kuburnya Aamiin yra..O:),” tulis broadcast yang mengaku mendapat informasi dari KZM Management, Rabu (3/9). BBM kabar duka tersebut diperkuat dengan broadcast lain yang mengaku dari sumber yang berbeda.

Rere mengalami kecelakaan motor?

Menurut kakak ipar Rere, Teh Ani, Rere yang lahir pada tanggal 12 Juni 1991 ini mengalami kecelakaan motor. “Saya dapat kabar jam 10.30 pagi tadi. Rere meninggal kecelakaan motor di Subang,” ungkapnya saat dihubungi Liputan6.com melalui telepon, Rabu (3/9/2014). Kepergian Rere tentunya mengejutkan keluarga. Lantaran semalam, ia masih terlihat sehat. Ia pun memilih menghabiskan malam bersama temannya di tanah kelahirannya.

“Semalam itu ia jalan-jalan di Subang, dengan temannya laki-laki pakai motor. Katanya kecelakaannya semalam, tapi kami baru dikabari tadi pagi,” ujarnya. Hingga kini, pihak keluarga masih belum tahu kondisi pelantun Pasar Malam karena masih berada di rumah sakit. Namun, diyakini Teh Ani, kalau Rere dan temannya meninggal dunia. “Kondisinya kita masih belum tahu karena masih di rumah sakit. Sudah dulu ya, saya belum bisa kasih keterangan karena masih sibuk,” tandas Teh Ani.

Seperti yang diberitakan Galamedia, pada hari Selasa (2/9/14) malam sekira pukul 23.30 WIB, Rere tewas akibat motor Kawasaki Ninja 250 yang ditumpanginya bersama teman prianya menabrak dump truk di Desa Jambong Kec. Pagaden, Subang. Selain korban yang tewas juga pengedara motor Kawasaki Ninja 250 warna putih bernomor polisi D 3376 HM, Dedi Ridwan Firman (25) asal Dusun Baru Desa Mulyasari Pamanukan bernasib sama karena sepeda motornya hancur bagian depan. Sedangkan truk bernomor polisi T 9477 TC yang dikemudikan oleh Ujang Carli (44) warga Desa Gunungsari Pagaden hanya mengalami rusak tidak seberapa dan sopirnya tidak mengalami cedera.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, artis yang terkenal dengan goyangan hot saat melantunkan lagu Alay, sempat jalan-jalan ke kota Subang bersama kenalannya. Ketika akan kembali ke Pamanukan, di daerah Jabong diduga korban Dedi berusaha menghindar jalan yang rusak hingga kendaraannya melambung kearah kanan jalan dan dari arah berlawanan muncul truk. Akhirnya tabrakan pun tak dapat dihindari.

Malam itu juga kedua korban dievakuasi oleh anggota unit Laka Lantas Polres Subang ke kamar mayat RSUD Ciereng. Korban Dedi pada Rabu dinihari sudah diambil pihak keluarganya, sedangkan Nena baru pada sore harinya.
“Kami sendiri tidak mengetahui kalau korban wanita penyanyi dangdut, namun setelah ditanya kepada keluarganya membenarkan dan bekerja di salah satu club intertainment di Jakarta, “kata Kapolres Subang, AKBP Chiko Ardwiatto didampingi Kasatlantas, AKP Bariu Bawana usai mengikuti dan mengankankan pengambilan sumpah anggota DPRD Subang, Rabu (3/9/14).

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: