//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

KPK: Jero Memeras Untuk Pribadi, Pihak Ketiga dan Pencitraan

Foto Rumah Mewah Jero Wacik di Bintaro yang Sepi

Tempo

KPK menyatakan Jero Wacik melakukan pemerasan di lingkungan Kementerian ESDM untuk kepentingan pribadi, pihak ketiga dan pencitraan berdasarkan penyelidikan selama kurang lebih tiga bulan. “Pasca dilantik sebagai menteri, JW meminta tambahan DOM (Dana Operasional Menteri) karena plafon yang diterimanya tidak mencukupi,” kata Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto saat dihubungi, Kamis (4/9/2014).

Dana operasional tambahan itu ternyata digunakan Jero untuk berbagai kepentingan pribadi. Salah satunya, dipakai untuk kepentingan pencitraannya. “Dana itu diduga digunakan untuk kepentingan pribadi, pihak ketiga dan pencitraan JW,” jelas Bambang.

Sayangnya, Bambang belum mau menjelaskan lebih jauh soal maksud kepentingan pencitraan itu. Komisioner bidang penindakan itu juga belum mau menjelaskan siapa pihak ketiga yang menikmati uang hasil pemerasan. “Dana itu diduga berasal dari kick back rekanan di suatu kegiatan tertentu dan juga kegiatan lainnya. Maaf tidak bisa dirinci lebih jauh,” imbuhnya.

Jero selama menjabat sebagai Menteri ESDM diketahui memerintahkan bawahannya untuk mengumpulkan dana-dana tambahan. Dana tambahan ini yang digunakan untuk kepentingannya sendiri. “Atas permintaan JW tersebut jajaran di lingkungan Kementerian ESDM telah memberikan dana sepanjang 2011 s/d 2013 sebesar Rp 9,9 miliar,” tegas Bambang. (Baca: KPK Resmi Tetapkan Jero Wacik Tersangka Kasus Pemerasan)

Abraham Samad: Hasrat Mewahnya Tak Terkontrol

Mengapa Jero masih mau melakukan pemerasan, padahal gajinya sebagai menteri bisa dibilang cukup. Ketua KPK, Abraham Samad memiliki pandangan. Menurutnya, Jero masih melakukan pemerasan karena memiliki hasrat hidup bermewah-mewahan. “Kalau menurut saya sendiri, orang ini punya hasrat hidup bermewah-mewahan. Serakah itu bawaan manusia sebenarnya, tapi dia tidak terkontrol,” kata Samad saat dihubungi, Kamis (4/9/2014). (Baca: Ketua KPK: Menteri ESDM, Jero Wacik Suka Bergaya Hidup Mewah)

Sebagai menteri, Jero juga telah menandatangani pakta integritas. Namun, menurut Samad, itu hanya seremonial saja. “Ya itulah kalau menurut saya pakta komitmen sebagai seremonial belaka oleh karena itu sebenarnya pakta integritas komitmen itu harus bisa diwujudkan dalam perilaku sebenarnya,” jelas Samad.

“Itu orang bisa menilai dong apa yang sudah menjadi komitmen,” tegasnya. Jero Wacik sendiri saat ini tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 11,8 miliar. Data itu berdasar pada laporan harta kekayaan yang dilaporkan Jero pada Februari 2012. Sebagai menteri, Jero juga menerima gaji dan tunjangan yang besar. Ditambah lagi dengan dana operasional menteri. Namun, ternyata Jero merasa dana operasionalnya kurang.

KPK Resmi Cegah Jero Wacik dan Staf Khususnya ke Luar Negeri

KPK telah resmi mengeluarkan permintaan cegah untuk Jero Wacik sebagai tersangka kasus pemerasan di lingkungan kementerian ESDM. Selain itu, KPK juga mencegah I Ketut Wiryadinata, staf khusus Jero Wacik. “Telah dikeluarkan permintaan cegah atas nama Jero Wacik (Menteri ESDM) dan I Ketut Wiryadinata (staf khusus Menteri ESDM),” kata pihak Ditjen Imigrasi melalui pernyataan tertulisnya, Kamis (4/9/2014).

Surat keputusan pencegahan itu bernomor KEP-1019/01-23/09/2014. Dikeluarkan langsung oleh pimpinan KPK. Pencegahan ini terkait kasus pemerasan di lingkungan Kementerian ESDM dengan tersangka Jero Wacik. Pencegahan berlaku untuk enam bulan.

Berdasarkan informasi yang didapat, I Ketut Wiryadinata merupakan orang yang sangat dekat dengan Jero Wacik. Mereka berteman sejak sama-sama menuntut ilmu di ITB. Jero angkatan 1970 dan I Ketut Wiryadinata angkatan 1971. Saat ini, Ketut Wiryadinata menjabat sebagai Staf Khusus Menteri bidang Pemasaran, Informasi telematika dan Kerjasama Luar Negeri. (Baca: Biografi dan Profil Lengkap Jero Wacik)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: