//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Langgar Perda, Karaoke Princess Syahrini Disegel Satpol PP

Foto Rumah karaoke Princess Syahrini di City Mall Tangerang

Kompas

Karena melanggar empat perda Kota Tangerang, usaha Karaoke Princess Syahrini di City Mall, Tangerang disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Perda yang dilanggar adalah tentang Larangan Penjualan Minuman Keras dalam Perda No 7 Tahun 2005, Pajak Daerah dalam Perda No 7 Tahun 2010, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dalam Perda No 17 Tahun 2011, dan Ketertiban Umum dalam Perda No 6 Tahun 2011.

Usaha karaoke Princess Syahrini belum dibuka secara resmi. Tempat tersebut baru membuka untuk percobaan tes pasar pada awal Agustus 2014, setelah Lebaran. Namun, pada 20 Agustus 2014, Satpol PP Pemkot Tangerang menutup sementara tempat tersebut karena melanggar empat perda yang ada. Rumah karaoke itu menempati area seluas 1.000 meter persegi dan terdiri dari 36 kamar. Tempat karaoke itu mempekerjakan lebih dari 50 karyawan.

Pantauan Kompas.com, Kamis (4/9/2014), pita kuning garis polisi masih mengikat gagang pintu masuk rumah karaoke tersebut. Stiker yang dipasang Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang pun menyatakan tempat hiburan itu ditutup sementara. Pihak marketing City Mall tidak mau berkomentar banyak saat dikonfirmasi tentang kelanjutan karaoke Princess Syahrini.

Salah seorang karyawan perempuan yang enggan menyebutkan namanya mengatakan bahwa karaoke Syahrini sedang diurus oleh “bos-bos”, baik dari tempat karaoke maupun pihak City Mall. “Kalau dilihat dari investasinya yang besar kayaknya pasti diterusin deh,” kata karyawati tersebut kepada Kompas.com, Kamis (4/9/2014).

Namun dia bungkam ketika ditanya jumlah investasi yang telah digelontorkan untuk karaoke tersebut. Meskipun demikian dia mengatakan kemungkinan besar karaoke Princess Syahrini akan dibuka lagi. Mengenai spanduk yang dicopot, pihak City Mall mengungkapkan pihak karaoke Syahrini yang mencopotnya dan akan dipasang lagi saat sudah mendapat izin resmi dari pemerintah Kota Tangerang.

Usaha Karaoke Syahrini Beroperasi Lewati Jam

Usaha karaoke keluarga Princess Syahrini di lantai 1 City Mall, Tangerang, Banten, diketahui tidak mengikuti peraturan jam operasional mal, yakni dari pukul 09.30 hingga 23.00 WIB. “Pelaksanaan (operasional) ada miskom (miskomunikasi). Konsumen (karaoke) Syahrini penginnya sampai pagi. Beberapa kali ada buka lewat jam (aturan dari mal),” tutur Efirianto Nugroho, dari manajemen City Mall, kepada Kompas.com, Kamis (28/8/2014) siang.

Tempat karaoke yang beroperasi melewati jam yang ditentukan itu terjadi beberapa kali, terutama pada hari Sabtu dan Minggu yang ramai pengunjung. Menurut Efirianto, dia mengetahui beberapa kali tempat karaoke tersebut buka hingga melewati jam yang sudah diatur dari petugas keamanan mal. Pihak City Mall, kata Efirianto, tidak mempermasalahkan hal itu, dengan catatan, tidak terjadi keributan dan sudah ada koordinasi dengan petugas keamanan.

Dia menjelaskan, setelah pihak usaha karaoke Syahrini melapor ke pengelola mal akan tutup lebih malam, petugas keamanan akan mengalihkan pintu masuk karaoke dari pintu utama ke area parkir. Adapun tempat karaoke tersebut paling larut buka hingga pukul 01.00 WIB.

Karaoke Princess Syahrini di Tangerang Ternyata Franchise

Kepala Badan Pelayanan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPPMPT) Kota Tangerang, Karsidi, mengatakan bahwa izin karaoke Princess Syahrini sudah dirapatkan pada 5 Juni 2014 lalu. Sebelumnya diberitakan, usaha karaoke di City Mall itu melanggar empat perda Kota Tangerang. Tempat tersebut dilarang beroperasi sementara waktu hingga perizinan selesai diurus.

“Yang mengajukan izin atas nama PT Hangeun Suara Abadi. Direktur yang mengajukan atas nama Pak Ilham Adam,” kata Karsidi saat ditemui di ruangannya, Jumat (29/8/2014). Karsidi menuturkan, perusahaan tersebut tidak berada langsung di bawah Syahrini. “Jadi Syahrini-nya sendiri tidak turut mengurus izin. Mungkin istilahnya seperti franchise. Perusahaan ini hanya menggunakan nama Syahrini sebagai gimmick untuk menarik perhatian pengunjung,” ucapnya.

Menurut Karsidi, dalam proses rapat, instansinya sudah mendapat banyak masukan dari berbagai satuan kerja perangkat daerah lain, seperti Satpol PP, dan Dinas Tata Ruang. “Hasilnya sudah disposisi ke Wali Kota Tangerang, dan belum ada proses lebih lanjut sampai sekarang,” ujar dia.

Diskusi

Satu respons untuk “Langgar Perda, Karaoke Princess Syahrini Disegel Satpol PP

  1. [email protected] gak usah ditutup tmpat karokenya dijadiin outlet ato mall ajah gmn???
    Dan teteh nya g usah menghilang

    Posted by Lanange jagat | September 23, 2014, 8:23 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: