//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Sanksi Skorsing 1 Semester untuk Florence Sihombing

Foto Pertemuan Sri Sultan HB X dan Florence Sihombing

Komite Etik Fakultas Hukum UGM memberi sanksi skorsing satu semester kepada Florence Sihombing. Mahasiswi Pascasarjana Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada yang merupakan pemilik akun Path yang menulis status mencela Yogyakarta.

“Florence dijatuhi sanksi skorsing satu semester,” ujar Dekan Fakultas Hukum UGM, Paripurna, Senin (8/9/2014). Dia mengatakan sanksi tersebut dibacakan langsung di depan Florence dan kedua orangtuanya pada sidang kode etik, Senin siang. Menurut Paripurna, Florence tidak mengajukan keberatan atas sanksi tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Universitas Gajah Mada (UGM) Wiwit Wijayanti, mengatakan diharapkan sanksi ini memberi waktu Florence belajar menata diri dan bersikap lebih baik sesuai etika. “Jika Flo mau bekerja keras, dia masih dapat lulus tepat waktu,” ujar dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Selasa (2/9/2014) Florence menjalani sidang perdana etik di Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada (UGM). Dalam sidang tersebut, Florence diminta klarifikasi soal unggahannya di media sosial tersebut. Setelah tiga jam persidangan klarifikasi, Komite Etik Fakultas Hukum UGM menyatakan telah terjadi pelanggaran etik kategori sedang.

Sultan Berharap Flo Tetap di Yogya dan Selesaikan Kuliahnya

Gubernur DI Yogyakarta dan Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan HB X, berharap Florence Sihombing bisa tetap tinggal di Yogyakarta dan menyelesaikan kuliah kenotariatannya di Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Dia (Florence) tadi menyampaikan permintaan maaf kepada saya. Kewajiban saya adalah untuk memberikan maaf,” ujar Sultan seusai menemui Florence dan perwakilan UGM di kantor Kepatihan, Kamis (4/9/2014). Sultan mengungkapkan, jika masyarakat memberikan maaf, itu dapat menghilangkan rasa dendam, rasa emosi, dan amarah. Dengan demikian, segala apa yang terpendam dalam diri bisa lepas.

“Saya berharap semua warga Yogya juga memaafkan,” ucapnya. Sultan meminta agar masyarakat Yogya memberikan kesempatan kepada Florence untuk bisa tinggal di Yogyakarta sehingga dia bisa belajar, tidak hanya pendidikan, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kehidupan di masyarakat. “Berilah kesempatan kepada Flo untuk tetap tinggal di sini karena sudah pilihan dia kuliah S-2 di Yogya. Semoga Flo bisa menyelesaikan kuliahnya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Florence mendatangi kantor Kepatihan Yogyakarta untuk bertemu dengan Sultan, Kamis siang. Florence tiba di kantor Kepatihan ditemani oleh Wakil Rektor Bidang SDM dan Aset Budi Wiknyosukarto, Kabid Humas UGM Wiwit Wijayanti, dan Dekan Fakultas Hukum UGM Paripurna. (Baca: Untuk Minta Maaf, Florence Temui Sri Sultan HB X di Kepatihan)

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: