//
Anda membaca...
Olahraga

Diwarnai 2 Kartu Merah, AC Milan Kalahkan Parma 5-4

Foto Jeremy Menez Rayakan Gol Usai Bobol Gawang Parma

Diwarnai 2 kartu merah, penalty dan banyak kesalahan, AC Milan berhasil mengalahkan Parma dengan skor 5-4 dalam lanjutan giornata dua Serie A Italia 2014/15, Senin (15/9) dini hari WIB yang dipimpin oleh wasit Davide Massa. Kedua kubu sama-sama mengakhiri laga dengan sepuluh pemain.

Unggul 3-1 di babak pertama berkat gol Giacomo Bonaventura, Kesuke Honda, dan Jeremy Menez, Milan kewalahan di babak kedua karena Felipe dan Alessandro Lucarelli sukses membobol gawang Diego Lopez. Beruntung gol kedua Menez dan tambahan Nigel De Jong mampu membawa Si Setan Merah pulang dengan raihan kemenangan lewat skor ketat, 5-3! Namun gol bunuh diri Mattia De Sciglio pada injury time membuat babak tambahan menjadi menegangkan. Parma 4 Milan 5.

Jalannya Pertandingan

Menurunkan formasi 4-3-3, AC Milan tampil menyerang dengan mengandalkan trio lini depannya, yakni Jeremy Menez, Keisuke Honda, serta sang pemain anyar Giacomo Bonaventura. Sementara tuan rumah, Parma, bertumpu pada Ishak Belfodil dalam skema 4-5-1. Selepas sepakan mula, Il Gialloblu mampu menguasai jalannya laga.

Peluang pertama lantas hadir kala laga memasuki menit keenam. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Milan, Francesco Lodi mengirim bola ke arah Belfodil yang berdiri kosong. Tembakan keras pun dilancarkan sang Aljazair, namun sayang Diego Lopez bereaksi dengan baik dalam menghalau kans.

Gelombang serangan terus dilancarkan oleh tim asuhan Roberto Donadoni. Namun pada akhirnya Milan bisa keluar dari tekanan selepas 20 menit pertandingan. Peluang berarti pun didapat. Tepat di menit ke-23, Honda yang melepaskan umpan akurat ke mulut gawang gagal dikonversi menjadi gol oleh kepala Bonaventura.

Namun begitu Bona langsung membayar kegagalan dua menit berselang. Lewat situasi yang sama dengan aktor yang sama, kali ini sang gelandang anyar mampu menerima bola yang langsung ditebasnya menggunakan kaki kiri untuk menembus jala Antonio Mirante. Milan pun unggul 1-0.

Tanpa diduga, Parma bereaksi cepat. Penetrasi ciamik yang dilakukan Jorquera mampu diselesaikan dengan dingin oleh Antonio Cassano, yang secara tiba-tiba hadir di mulut gawang untuk menyambar umpan. Skor kembali berimbang, kali ini 1-1.

Jelang berakhirnya babak pertama atau tepatnya di menit ke-37, Il Diavolo kembali unggul. Memanfaatkan umpan cantik Ignazio Abate, tandukan super keras Honda mengubah keadaan menjadi 2-1 untuk Milan.

Namun itu belum cukup, karena di detik terakhir babak pertama Milan mendapat hadiah penalti setelah Menez dijatuhkan di kotak terlarang. Mantan bintang Paris Saint-Germain itu pun mengeksekusi penalti dengan sempurna, untuk menutup kedudukan 3-1 di babak pertama.

Selepas jeda, Milan harus kebobolan untuk kedua kalinya. Kali ini, kiper Diego Lopez terpaksa memungut bola di gawangnya sendiri setelah gagal membendung tembakan Felipe pada menit ke-51.

Milan semakin tertekan karena bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-58. Daniele Bonera mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar Jorquera. Kehilangan satu pemain, Filippo Inzaghi melakukan perubahan. Ia menggantikan Honda dan Alex dengan Adil Rami dan Cristian Zapata pada menit ke-62.

Meski begitu, Milan mampu menambah pundi-pundi golnya dengan gol yang ditorehkan Nigel De Jong pada menit ke-68. Pemain asal Belanda tersebut berhasil mencuri bola dari kaki Cassano di tengah lapangan. Ia kemudian merangsek ke jantung pertahanan lawan dan berhasil melepaskan tembakan yang tak mampu dijangkau Mirante.

Namun, Parma masih memberikan perlawanan. Tim tuan rumah mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Alessandro Lucarelli pada menit ke-73. Empat menit kemudian, Parma pun harus bermain dengan sepuluh pemain menyusul kartu kuning kedua yang diterima Felipe. Felipe diusir keluar karena melanggar Menez.

Sama-sama bermain dengan sepuluh pemain, Milan mampu mencetak gol kelima melalui aksi Menez. Pemain asal Perancis itu boleh dibilang mencetak gol indah karena mengecoh Mirante dengan menggunakan tumitnya. Lihat gol cantik di video di bawah ini.

Puas dengan penampilan Menez, Inzaghi mengganti mantan pemain Paris Saint-Germain tersebut dengan M’Baye Niang. Ironisnya, Milan kembali kebobolan oleh gol bunuh diri Mattia De Sciglio pada menit ke-89. Gol ini karena kesalahan kiper Diego Lopez yang tidak bisa mengontrol bola dari backpass De Sciglio. Parma berusaha memanfaatkan waktu yang ada untuk mencetak gol balasan. Namun, Milan mampu menjaga keunggulannya hingga laga usai.

Susunan Pemain
Parma: 83-Antonio Mirante; 6-Alessandro Lucarelli, 11-Paolo De Ceglie, 13-Stefan Ristovski, 19-Felipe; 21-Fransesco Lodi, 30-Afriyie Acquah, 80-Cristobal Jorquera; 5-Abdelkader Ghezzal, 10-Ishak Belfodil (Soufiane Bidaoui 79), 99-Antonio Cassano
Pelatih: Roberto Donadoni

AC Milan: 23-Diego Lopez; 2-Mattia De Sciglio, 20-Ignazio Abate, 25-Daniele Bonera, 33-Alex (Zapata 62); 4-Sulley Muntari, 16-Andrea Poli, 34-Nigel De Jong; 7-Jeremy Menez (M’Baye Niang 86), 10-Keisuke Honda (Adil Rami 62), 28-Giacomo Bonaventura
Pelatih: Filippo Inzaghi

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: