//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

4 Hal Yang Membuat Hashim Marah Besar ke Ahok

Foto Pertemuan Ahok dan Hashim Djojohadikusumo

Ini yang membuat Wakil Hashim Djojohadikusumo naik pitam marah kepada Basuki T Purnama (Ahok). Bukan karena Wakil Gubernur DKI itu mendadak mundur dari Partai Gerindra gara-gara menolak Pilkada lewat DPRD tetapi karena beberapa langkah dan ucapan Ahok. Adik Prabowo Subianto ini menumpahkan unek-uneknya tentang Ahok.

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra ini awalnya mengetahui rencana Ahok mundur dari Gerindra karena tidak setuju Pilkada lewat DPRD pada Selasa 9 September 2014. Ia menyarankan Ahok untuk bertemu dengan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dan membahas masalah itu secara internal.

Namun baru selang sehari, ia kaget bukan kepalang saat Ahok memutuskan keluar dari Gerindra. Hashim pun marah besar kepada Ahok yang langsung mengundurkan diri tanpa berdiskusi dengan partai terlebih dahulu. Ia berharap sikap Ahok tidak ditiru politisi muda. Hashim juga menantang Ahok mudur dari kursi Wagub DKI Jakarta. Ia berpendapat Ahok diusung oleh Gerindra pada saat dicalonkan sebagai Wakil Gubernur pada Pilgub DKI 2012.

Tidak hanya itu, Hashim juga blak-blakan mengungkapkan ketidaksetujuannya ketika Ahok digadang-gadang mendampingi Jokowi. Adik Prabowo ini pernah merasa bagai teriris sembilu ketika mendengar ucapan Ahok yang menyebutnya pengemplang pajak.

Berikut 4 hal yang membuat Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo marah besar ke Ahok:

1. Politisi Muda Jangan Ikuti Cara Ahok

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) keluar dari Partai Gerindra karena tak sependapat soal RUU Pilkada. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengaku telah memarahi Ahok.

“Terus terang saya marahi dia. Karena apa? Saya baru tahu beliau beda pendapat dengan Gerindra hari Selasa (9/9) malam, tapi hari Rabu (10/9) siang sudah ada surat pengunduran diri,” kata Hashim dalam konferensi pers di Hotel Intercontinental, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2014).

Hashim mengaku telah berkomunikasi dengan Ahok sebelumnya. Dia katakan kepada Ahok untuk tidak mengundurkan diri terlebih dahulu sebelum bicara dengan Prabowo. “Kalau beda pendapat silakan. Tapi ada cara tertentu yang baik. Kalau beda pendapat dan mau mengubah pikiran partai ya diskusi dan bicara langsung.

Tak etis lewat pers kalau hanya dengan sesama anggota partai. Wajib diskusi dulu,” tutur Hashim. Dia menambahkan modal seorang politikus adalah suara dan tulisan. Adik Prabowo ini juga berharap ini menjadi pembelajaran politik yang baik. “Saya berharap politisi muda tidak ikuti cara Ahok!” pungkas dia.

2. Tantang Ahok Mundur dari Wagub

Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Hashim Djojohadikusumo marah besar ke Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Pengunduran diri Ahok dari Gerindra yang memicu kemarahan Hashim. “Rabu (10/9) lalu saya tantang Pak Ahok. Kalau anda jantan, mundur juga dong dari jabatan Wakil Gubernur! Terus terang waktu itu saya marah besar sama Ahok,” ungkap Hashim saat jumpa pers di Hotel Intercontinental, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2014).

Adik dari Prabowo Subianto ini marah karena Ahok tak terlebih dahulu menghadap kakaknya. Dia juga curiga bahwa Ahok sudah berencana untuk mundur sejak lama. “Saya bilang ke dia, kalau saya mendapat kesan bahwa dia sudah berencana mundur dari lama. Saya juga langsung ‘tembak’ dia kalau jangan-jangan dia mau ke PDIP setelah ini,” ujar Hashim.

Tetapi saat itu Ahok menjawab tak akan berpartai lagi. Hashim lalu bercerita soal sikap Prabowo yang juga pernah keluar dari Golkar dan membentuk Gerindra. “Saya cerita bahwa tahun 2008 itu Pak Prabowo juga keluar dari Golkar. Tapi dia bertemu langsung dengan Ketum saat itu, yaitu Pak Jusuf Kalla. Dia serahkan langsung surat pengunduran diri. Sampai sekarang hubungan keduanya baik-baik saja kan? Ini partai politik loh, bukan arisan,” ucap Hashim.

Dia tetap berkeras menantang Ahok untuk mundur dari jabatan Wagub DKI Jakarta. Musababnya adalah Ahok diusung oleh Gerindra pada saat dicalonkan sebagai Wakil Gubernur pada Pilgub DKI 2012.

Sebelumnya Ahok pun sudah menjawab tantangan tersebut yang juga dilontarkan oleh Koalisi Merah Putih. Namun Ahok berpendapat bahwa dirinya dipilih oleh rakyat dan nama dia terangkat karena berpasangan dengan Joko Widodo. “Kalau bukan karena diusulkan Gerindra, mana bisa Ahok jadi Wagub? Kan dia pernah jadi Cagub Bangka Belitung juga kalah,” pungkas Hashim kemudian. (Baca: Hashim, Adik Prabowo Tantang Ahok Mundur dari Wagub DKI)

3. Tak Setuju Ahok Jadi Wagub

“Dari awal saya tidak setuju Ahok jadi Wakil Gubernur. Sampai bertengkar saya sama kakak saya (Prabowo Subianto). Karena kakak saya pasang badan belain Ahok,” tutur Hashim di Hotel Intercontinental, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2014). Dia juga menyatakan bahwa ada tokoh lain yang tak sepakat dengan pencalonan Ahok. Mereka adalah Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Joko Widodo (Jokowi).

“Bu Mega dan Jokowi yang jadi cagub saja menolak dia waktu itu. Memang dia siapa sih? Jadi cagub Bangka Belitung saja kalah,” imbuh Hashim. Lalu akhirnya Hashim menerima Ahok setelah diyakinkan oleh Prabowo. Sementara itu dia tak tahu alasan Mega dan Jokowi menolak Ahok waktu itu

4. Tersinggung Dikatain Pengemplang Pajak

Hubungan Ahok dan Gerindra kian buruk. Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra mengumbar benih-bernih perselisihan dengan Ahok yang selama ini dia pendam. Hashim mengungkapkan dia menentang habis rencana Prabowo mengusung Ahok jadi wagub DKI pada Pilgub DKI 2012 lalu. Selain memandang Ahok tak punya peluang, Hashim juga pernah tersinggung dengan ucapan Ahok.

“Sebelumnya kan dia (Ahok) mengajukan diri sebagai calon independen. Pas dia ke kampung kumuh, dia bilang kalau Hashim Djojohadikusumo itu pengemplang pajak. Bagaimana saya tidak tersinggung?” tutur Hashim di Hotel Intercontinental, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2014).

Namun, kata Hashim, Prabowo berkukuh untuk mengusung mantan Bupati Belitung Timur itu. Akhirnya dia mengalah memberi restu Ahok diusung jadi wagub sebagai kader Gerindra. “Karena kakak saya pasang badan belain Ahok,” tuturnya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: