//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Inilah Isi Kontrak Politik Koalisi Merah Putih di DPR

Foto Romahurmuziy Bantah Minta Kursi Wakil Ketua DPR

Sekjen PPP kubu Suryadharma, Syaifullah Tamliha mengungkapkan isi kontrak politik Koalisi Merah Putih (KMP) yang menyatakan pembagian jatah kursi pimpinan DPR dan MPR. Beliau juga menjelaskan bahwa manuver Sekjen PPP Romahurmuziy (Romi) Cs melengserkan Ketua Umum Suryadharma bersumber pada kekecewaan‎ Romi kepada Suryadharma.

Romi kecewa karena tak ditunjuk langsung Suryadharma sebagai Wakil Ketua DPR. Kontrak politik Koalisi Merah Putih pun diungkap. “‎Romi itu dulu SMS Ketum untuk ditunjuk sebagai Wakil Ketua DPR (periode selanjutnya). Kemudian Ketum menginginkan ini dibicarakan dulu di rapat. Nah, dia melihat SDA punya standar ganda, karena apa, Dimyati Natakusumah ditunjuk Wakil Ketua MPR tidak melalui rapat. Lantas dia kecewa, dia pecatlah Ketum. Itulah pada intinya,” tutur Tamliha, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/9/2014).

SMS Romi itu, disebut‎ Tamliha, dikirim sebelum rapat pengurus harian yang melengserkan SDA pada 9 September kemarin. Lebih lanjut, Tamliha menerangkan soal kontrak politik Koalisi Merah Putih soal paket calon pimpinan Ketua DPR yang salah satu kursinya ingin diisi Romi. “‎Itulah ada kontrak politiknya. Saya sendiri kok yang ikut merumuskan itu. Ya kontrak politiknya ya jelas, Ketua DPR-nya Golkar, Ketua MPR-nya Demokrat,” kata Tamliha. (Baca: Bagaimanakah Pembagian Jatah Kekuasaan di Koalisi Prabowo?)

Jatah kursi Ketua DPR bakal diisi Partai Golkar, dan kader parpol anggota Koalisi Merah Putih mengisi empat Wakil Ketua DPR. Sementara Demokrat mengisi kursi Ketua MPR. “Koalisi Merah Putih semua (untuk Pimpinan DPR). Ketua MPR dibicarakan lagi dengan Demokra‎t,” imbuh Tamliha.

Diketahui, dalam Tatib DPR menjelaskan bahwa pimpinan DPR dipilih melalui sistem paket. Seluruh fraksi diperbolehkan mengajukan nama calon dan akan dipilih melalui voting di paripurna DPR. Koalisi Merah Putih dengan suara 60 persen lebih dapat dipastikan bisa menguasai seluruh kursi pimpinan DPR. Kecuali, MK membatalkan UU No 17 Tahun 2014 tentang UU MD3 yang mengatur mekanisme ini.

Jika batal, maka pembagian kursi berdasarkan sistem proporsional. Pimpinan DPR bakal diberikan kepada para parpol yang mendapat suara terbanyak di Pemilu 2014.

PKS Benarkan Kontrak Politik Bagi Kursi KMP di DPR

Wasekjen PKS Mahfudz Siddiq membenarkan adanya kontrak politik di Koalisi Merah Putih terkait jatah kursi pimpinan di DPR dan MPR. Dia mengatakan hal ini sebagai prinsip kekeluargaan dan proporsional di koalisi.

“Ya, pembicaraan-pembicaraan yang terjadi di koalisi merah putih itu memang sudah mulai mengkerucut pos-pos alat kelengkapan pimpinan DPR maupun MPR. Mungkin juga di DPD. Prinsipnya ini dilakukan secara kekeluargaan dan musyawarah,” kata Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (17/9/2014).

Dia mengatakan persoalan ini menyesuaikan proporsionalitas kursi di DPR. Bagi Mahfudz, bukan persoalan jika Golkar, Gerindra, dan Demokrat mendapatkan jatah Ketua DPR atau Ketua MPR. Misalkan, dia mencontohkan faktanya Golkar merupakan peraih nomor dua terbesar dalam Pileg 2014.

“Ya bahwa Golkar merupakan kursi terbesar di DPR itu kan faktual. Kalau proporsionalitas dia berhak sebagai ketua. Kalau Demokrat jadi Ketua MPR karena dia juga nomor tiga terbesar di Koalisi Merah Putih,” sebut Ketua Komisi I DPR itu.

Namun, dia membantah jika hal ini yang membuat perpecahan di internal PPP antara kubu Romahurmuzy dengan Suryadharma Ali. Dia menegaskan yang terjadi di internal PPP lebih disebabkan dinamika kepemimpinan partai. “Sebenarnya di PPP ini bukan masalah sakit hati ya tapi lebih ke masalah masalah kepemimpinan. Jadi, bukan persoalan koalisi,” sebutnya.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: