//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

TKW Ilegal Indonesia Diperjualbelikan di Perbatasan UAE-Oman

Foto TKI Akan Berangkat Ke Arab Saudi Sebagai PRT

Ternyata TKW (Tenaga Kerja Wanita) ilegal asal Indonesia diperjuabelikan di perbatasan antara Uni Emirat Arab (UAE) dan Oman. Kabar ini tentu saja membuat siapapun anak bangsa pasti mengelus dada apalagi jika melihat mereka berada di dalam etalase yang sedang dipajang untuk dijajakan kepada pelanggan.

Harga mereka tentu sesuai hasil negosiasi. Calon majikan bisa merogoh kocek sampai Rp 50 -Rp 60 juta agar bisa membawa pulang para pembantu asal Indonesia untuk dipekerjakan. Di kota Al-Ain, perbatasan antara Uni Emirat Arab (UAE) dan Oman, perdagangan pembantu rumah tangga sangat marak.

Seperti terlihat pada Minggu (21/9/2014) ada sekitar 30 kios ukuran 4X5 meter yang memanjang calon pembantu tersebut. Mereka dijual layaknya barang dagangan. Lien, warga Philipina yang juga pegawai salah satu kios mengatakan bahwa TKW Indonesia sangat diminati. Penjualannya lebih laris manis dibanding negara lain.

“Sayang saat ini sudah susah dapatnya,” ujarnya polos. Sekarang, TKW ilegal Indonesia sering menjadi rebutan bagi calon majikan dari UAE, Oman atau Bahrain. Mereka berani memberi gaji hingga 400 dolar per bulannya. Sementara itu, sang penjual bisa meraup sampai 3000 dolar untuk sekali transaksi.

“Kalau pas ramai, sehari bisa jual 20an pembantu,” tambah Lien. Seorang sumber di Al-Ain bercerita, untuk mendapatkan TKW Indonesia agen di Arab harus kerjasama dengan pengerah TKI di tanah air. Lalu mengongkosi pembuatan paspor hingga tiket pesawat. Pengerah TKI di Indoneaia bisa untung kisaran Rp 20 juta, sedangkan orang tua TKW hanya diberi uang ‘mahar’ kisaran Rp 5 juta.

Dua tahun lalu, saat Pemerintah Indonesia belum menyetop perdagangan ke UAE, dalam sebulan bisa ada ribuan TKW ditransaksikan di tempat itu. Sekarang, terlihat hanya puluhan TKW ilegal di balik kaca. Mereka diselundupkan mafia TKW dari berbagai penjuru negeri tanpa hati nurani.

Dubes RI untuk UAE, Salman Alfarisi sangat risih dengan penjualan TKW di perbatasan yang menurunkan martabat bangsa itu. Pihaknya terus mencoba aneka jalan agar semua ini bisa dihentikan.

“Kesedihan saya memuncak melihat kenyataan ini. Heran, ada saja orang kita yang tega memperlakukan saudaranya seperti itu. Pemerintah RI harus bertindak tegas agar harga diri bangsa kita tidak rata dengan tanah dan kita dianggap bangsa yang rendah,” katanya geram.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: