//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Sejarah dan Politik

Ridwan Kamil Lantik Eks Koruptor Jadi Kadis Pajak Bandung

Foto Wali Kota Bandung Lantik 17 Kepala Dinas Baru

Secara mengejutkan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melantik mantan terdakwa korupsi Priana Wirasaputra sebagai Kepala Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak), salah satu dari 17 pejabat Eselon II baru atau setingkat Kadis di lingkungan Pemkot Bandung.

Seperti diberitakan detik.com, Priana adalah mantan terdakwa korupsi kasus relokasi PKL Tegalega ke Toko Ria pada tahun 2005. Priana divonis bebas oleh pengadilan tahun 2011. Saat divonis ia menjabat Kepala Disparbud Bandung, masa kepemimpinan Dada Rosada.

Sementara kasus yang menjeratnya saat ia menjadi Kepala Bagian Ekonomi. Ia tersandung kasus korupsi relokasi PKL di tujuh titik di Kota Bandung pada tahun 2005 lalu. Relokasi yang menelan biaya Rp2,5 miliar itu bertujuan untuk mensukseskan peringatan ulang tahun Konferensi Asia Afrika.

“Kalau soal masa lalu saya tidak akan membicarakan itu. Kita evaluasi saja dari semua,” ujar Emil sapaan akrab Ridwan usai pelantikan di Gedung Serbaguna Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (24/9/2014).

Lalu apa pertimbangan Emil memilih pejabat yang pernah tersangkut kasus korupsi tersebut? “Pertimbangannya kan banyak, tetap profesionalitas komitmen dan sebagainya,” ungkapnya. Emil tak ingin berkomentar banyak terkait status Priana. Namun ia menegaskan 100 hari pertama harus menunjukan perubahan yang signifikan.

“Kalau enggak sanggup silakan mengundurkan diri. Tadi kan sudah berkomitmen, bisa jadi surat sakti. Kepala dinas bisa diberhentikan kapan saja,” tegasnya. Emil memberikan sejumlah target. “Khusus Disyanjak, ribuan kafe usaha yang seharusnya bayar pajak bisa terkejar untuk menaikkan PAD. Selama bisa dipenuhi, artinya ada perubahan,” ucapnya.

Sementara itu 16 pejebat eselon II lainnya sebagian wajah lama yang bertukar posisi dan ada juga wajah baru. Berikut 17 pejabat Eselon II baru di lingkungan pemkot Bandung.

1. Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Hukum – Asep Cucu Cahyadi
2. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga – Aji Giatmiko Sugiat
3. Staf Ahli Wali Kota Bidang Pembangunan dan Infrastruktur – Rusjaf Adimenggala
4. Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan – Iming Ahmad
5. Staf Ahli Wali Kota Bidang Masyarakat dan Sumber Daya – Kelly Solihin
6. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) – Herry M Jauhari sebelumnya Asda
7. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) – Doddy Ridwansyah
8. Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) – Dadang Supriatna, pada jaman Dada Rosada ia juga menjabat posisi yang sama
9. Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum – Dandan Riza Wardhana sebelumnya Kadisyanjak
10. Kepala Dinas Pelayanan Pajak (Disyanjak) – Priana Wirasaputra, mantan Kadisparbud saat jaman Dada Rosada
11. Staf Ahli bidang Perekonomian, Keuangan Daerah, dan Investasi – Gunadi Sukma Bhinekas
12. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) – Kamalia Purbani, sebelumnya Kadistarcip
13. Kepala Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) – Maryun Sastrakusuma, sebelumnya di BPPT
14. Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) – Ema Sumarna, sebelumnya Diskoperindag
15. Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) – Erick M Attaurik, sebelumnya dari BPLHD
16. Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) – Hikmat Ginanjar
17. Kepala Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (Diskar) – Ferdi Ligaswara, sebelumnya Kasatpol PP

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: