//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Ini Video Saat Anang Hermansyah Tak Tahu Hak Anggota DPR

Foto Anggota DPR dari Fraksi PAN, Anang Hermansyah

Inilah video saat ditanya hak anggota DPR, Anang Hermansyah tak bisa jawab sehingga Kader dari Partai PAN itu menjadi bahan olok-olok di sosial media. Anang memang menjadi salah satu artis yang dilantik menjadi anggota DPR RI.

Kejadian itu terjadi sehari sebelum Anang dilantik menjadi anggota DPR. Dalam situs berbagi YouTube, cuplikan Anang kebingungan saat ditanya mengenai hak anggota DPR begitu menyita perhatian. Dari berbagai cuplikan ada salah satu judul ‘Ditanya Hak Anggota DPR, Anang Hermansyah Tak Bisa Jawab’. Jumlah viewers-nya pun sudah mencapai 10.500-an lebih.

Dalam cuplikan tersebut, Anang memang tampak bingung dan justru bertanya balik ke wartawan yang mengajukan pertanyaan. “Apa hak-hak anggota DPR?” tanya sang wartawan. Sementara Anang membalas pertanyaan itu dengan deretan pertanyaan balik “Apa? Hak-hak apa? Kenapa itu? Apanya? Gimana? Maksudnya?,”

Tentu saja cuplikan tersebut langsung dihujani komentar pedas oleh para viewers. Pembahasan soal jawaban bingung Anang itu tentu merembet ke jejaring sosial lainnya seperti Twitter. Sebenarnya jurnalis MetroTV, Martin Sulistyo, mengajukan pertanyaan yang sangat mendasar kepada tiga orang artis yang terpilih menjadi anggota DPR, yaitu apa hak-hak dan tugas anggota DPR yang mereka miliki untuk diperjuangkan demi kepentingan rakyat yang diwakilinya.

Ternyata, dua dari mereka tidak tahu sama sekali apa hak-hak anggota DPR itu, yaitu Anang Hermansyah dan Krisna Murti (PKB). Sementara Desi Ratnasari (PAN) bisa menjawab. Simak video Youtube di bawah ini.

Berikut transkrip wawancara Marvin Sulistyo dengan Anang Hermansyah

Marvin Sulistyo: “Sebagai anggota terpilih, apakah yang akan diperjuangkan?”

Anang: “Masih menunggu komisi nanti. Pasti berjuang untuk masyarakat.”

Meskipun wawancara itu hanya berlangsung kurang dari satu menit, Anang terlihat sangat gugup, lebih parah daripada artis pemula yang demam panggung, dia mengubah-ubah posisi duduknya, seolah-olah ada jarum di kursinya.

Marvin: “Apa hak-hak anggota DPR yang akan Mas tawarkan di sana?”

Anang pura-pura kurang dengar, “Apa?”

Marvin: “Hak-hak anggota DPR?”

Anang tampak semakin gelisah, pura-pura kurang dengar, “Hak-hak apa?”

Marvin: “Hak-hak anggota DPR?”

Wajah Anang tampak seperti orang bego yang kesasar ke Gedung DPR (kelihatan konyol sekali), dia tak bisa menjawab, asal bunyi, masih pura-pura tidak mengerti: “Kenapa itu?”

Marvin: “Ya, Mas, apa saja?”

Anang (sudah berubah seperti badut, — mungkin menyesal juga kenapa sampai dia mau melayani wawancara ini): “Apanya?”

Marvin: “Apa saja, hak interpelasi? … ”

Anang (lebih pas disebut badut daripada anggota DPR): “Maksudnya?”

Wawancara pun dihentikan. Entah apa yang terjadi jika dilanjutkan.

Hal yang sama terjadi ketika Khrisna Mukti diwawancarai tentang hal yang sama. Tetapi, yang paling konyol adalah Anang. Sebelumnya Desy Ratnasari juga ditanya tentang hak-hak anggota DPR, tetapi dia bisa menjawab dengan cukup baik.

Krisna Mukti mengatakan, dia minta ditempatkan di Komisi X, tetapi terserah partainya mau menempatkan dia di mana saja.

Marvin: “Mas, tahu, apa itu hak-hak anggota DPR. Apa saja?”

Khrisna Mukti (dengan bersemangat dan meyakinkan): “Hak-hak anggota DPR? Waduh, itu semuanya ada di dalam buku. Yang sudah kami pelajari kemarin di Lemhanas. Itu semua dikasih banyakbanget”.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: