//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

ISIS Rilis Video Penggal Kepala Alan Henning, Warga Inggris

Foto ISIS Penggal Sandera Asal Inggris, Alan Henning

Kali ini kelompok ISIS merilis rekaman video pemenggalan kepala Alan Henning, seorang warga negara Inggris yang bekerja sebagai relawan kemanusiaan. Video ini dirilis pada Jumat (3/10/2014) malam di perbatasan Suriah dan Irak. Video ini direkam oleh salah satu anggota ISIS.

Alan adalah seorang sopir taksi berusia 47 tahun yang berasal dari Eccles, Inggris dekat Manchester, dan disandera sejak 2013 oleh anggota ISIS. Dia diculik ISIS sejak bulan Desember setelah melewati Suriah bersama pasukan konvoi medisnya. “Obama, Anda sudah mulai menghancurkan Suriah, dan sekarang kami akan menyerang orang-orang Anda,” kata seorang militan bertopeng.

Alan Henning mengenakan kaus oranye, layakanya seorang tahanan. Dia berlutut di sampaing algojo ISIS yang berpakaian serba hitam dan mengenakan penutup muka. Henning menyampaikan pesan terakhirnya di hadapan kamera.

”Karena keputusan parlemen kita (Inggris) untuk menyerang ISIS, saya, sebagai anggota masyarakat Inggris, sekarang akan menebus keputusan itu,” bunyi pesan terakhir Henning, sebelum akhirnya leher pekerja bantuan asal Inggris itu dipenggal dengan pisau oleh algojo ISIS yang ada di sampingnya.

Namun, sebelum memenggal algojo ISIS bersuara pria itu juga menyampaikan pesan khusus. ”Darah David Haines berada di tangan Anda Cameron,” katanya mengacu pada Perdana Menteri Inggris, David Cameron. ”Alan Henning juga akan dibantai, tapi darahnya di tangan parlemen Inggris,” katanya lagi.

Setelah aksi keji dilakukan, tayangan video beralih ke seorang sandera lainnya yang diidentifikasi sebagai warga Amerika Serikat bernama Peter Kassig. Militan tersebut mengancam akan membunuh Kassig. Henning dan Kassig sama-sama merupakan relawan yang bekerja untuk memberikan bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Suriah, ketika mereka diculik. Henning (47) diketahui menjadi sopir bagi konvoi kemanusiaan dari yayasan Islamis.

Sedangkan Kassig yang terlihat masih hidup pada akhir video tersebut mengaku dirinya sebagai mantan tentara AS yang pernah bertugas di Irak, dan kemudian kembali ke Timur Tengah untuk bergabung dengan organisasi kemanusiaan.

Pemenggalan terhadap Henning dicela sekretaris jenderal Dewan Muslim Inggris, Shuja Shafi. ”Pemenggalan yang diklaim dilakukan pada Henning adalah perbuatan tercela dan ofensif,” kata Shafi, seperti dikutip Reuters, Sabtu (4/10/2014). ”Hal ini sangat jelas bahwa pembunuh Alan Henning tidak menghargai Islam, atau umat Islam di seluruh dunia yang memohon agar Henning dibiarkan hidup,” lanjut Shafi.

Video ini adalah video keempat yang dirilis oleh kelompok ISIS. Namun, mereka tak pernah menampilkan proses eksekusi pemenggalannya. Namun, tampak salah seorang militan yang berbahasa Inggris memegang pisau panjang dan mulai memotong jadi tiga orang, James Foley (reporter Amerika), Steven Sotloff, dan David Haines.

Perdana Menteri Inggris David Cameron mengecam pemenggalan kepala tersebut dan bersumpah akan menyeret pembunuhnya ke pengadilan. “Pembunuhan brutal atas Alan Henning oleh ISIL (istilah lain untuk jihadis IS) menunjukkan betapa barbar dan menjijikkan teroris ini,” kata Cameron dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantornya di Downing Street. “Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk memburu para pembunuh itu dan membawa mereka ke pengadilan.”

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: