//
Anda membaca...
Sejarah dan Politik

Jokowi: Tak Ada Jatah Kursi Menteri Untuk Koalisi Merah Putih

Foto Jokowi Resmikan Boulevard dan Patung Soekarno di Boyolali
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) memastikan tidak akan memberi jatah kursi menteri kepada politisi dari Koalisi Merah Putih untuk membantunya menjalankan pemerintahan. Sebagai informasi, mantab Wali Kota Solo ini akan dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober nanti.

“Tidak ada itu jatah-jatahan menteri untuk Koalisi Merah Putih. Siapa yang bilang ada jatah menteri?” ketus Jokowi menjawab wartawan saat melakukaan kunjungan di Boyolali, Sabtu (4/10/2014). Jawaban Jokowi tersebut menepis spekulasi yang berkembang selama ini bahwa capres terpilih tersebut masih akan membuka pintu koalisi terhadap parpol-parpol dari KMP.

Jokowi hadir di Boyolali untuk meresmikan patung dan boulevard Bung Karno di Kabupaten tersebut‎. Patung Bung Karno dibangun di area pintu masuk kantor Pemkab dan DPRD Boyolali yang baru saja dibangun. Sebagai penanda peresmian Jokowi melepas kain merah selubung patung setnggi 7 meter tersebut. Jokowi juga melepas merpati dan balon untuk membuka selubung papan nama boulevard Soekarno.

Pengamanan terhadap Jokowi cukup ketat. Sejumlah pejabat Pemerintaha juga hadir dalam acara tersebut, seolah Jokowi sudah menjadi Presiden. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Bupati Boyolali Seno Samudro, Wali Kota Surakarta Hadi Rudyatmo, nampak hadir dalam peresmian itu.

Selanjutnya Jokowi bergabung dalam konser musik bertema ‘Konser Kerukunan Salam Tiga Jari‎’ di Stdion Pandanaran, Boyolali, yang menghadirkan grup musik Slank. Jokowi ikut tampil di atas panggung menyapa ribuan penonton. Jokowi naik panggung diikuti Ganjar Pranowo, Hadi Rudyatmo Seno Samudro. Kemudian Jokowi bersama Slank dan Oppie Andaresta bernyanyi bersama lagu Salam Tiga Jari.

Jokowi mengajak para Slankers tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Jokowi juga meminta Slankes hafal Pancasila. “Slanker harus hafal pancasila, tak hanya dihafalkan tetapi juga dilaksanakan sehari-hari. Tetap jaga persatuan, slankes jangan berkelahi,” kata Jokowi.

Wakil Ketua DPR: Kalau Program Jokowi-JK Pro Rakyat, Kami Dukung

Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menampik kekhawatiran sejumlah pihak mengenai upaya penjegalan program pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla di DPR. Taufik menegaskan DPR tidak akan mengganggu pemerintahan Jokowi-JK meski posisi politik berseberangan.

“Bila program Pak Jokowi-JK Insya Allah real untuk kepentingan bangsa, tentunya kita pimpinan DPR pasti memberikan dukungan,” kata Taufik saat dihubungi Sabtu (4/10/2014). Menurut Taufik posisi Jokowi-JK sebagai presiden/wapres terpilih usai dilantik merupakan pimpinan nasional yang harus diterima semua pihak. Begitu pun dengan terpilihnya pimpinan DPR dengan ketua Setya Novanto.

“Setelah kami dikukuhkan oleh Ketua MA, tentunya tidak hanya menjadi milik Koalisi Merah Putih,” sambungnya. Taufik menyebut DPR memiliki fungsi check and balances terhadap kinerja pemerintah. Namun bukan berarti DPR menolak atau menentang kebijakan yang diambil Jokowi-JK nantinya.

“Justru kita harapkan terjadi sinergi antara DPR dan pemerintah. Karenanya kami menolak tegas seolah-olah ini akan terjadi jegal-menjegal. Tidak akan seperti itu,” tutur Taufik. Posisi Jokowi-JK memang dianggap terjepit setelah Koalisi Merah Putih berhasil menguasai DPR. Empat fraksi parpol pendukung Jokowi yakni PDI Perjuangan, PKB, NasDem dan Hanura pun tak bisa berbuat banyak salah satunya terkait paket pimpinan DPR karena kalah jumlah suara.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: