//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Kesehatan

Usia Terbaik untuk Pria dan Wanita Menikah & Punya Anak

Ilustrasi Aturan Batas Usia Wanita Menikah Digugat di MK

Kompas

Banyak pria dan wanita mungkin bertanya usia berapa terbaik untuk menikah dan punya anak? Sebenarnya selama bertahun-tahun, para peneliti telah mengatakan bahwa wanita perlu tahu usia matang untuk berkeluarga dan memiliki anak. Survei Nasional Pertumbuhan Keluarga (NSFG) 2006-2010 melaporkan, wanita berusia 25 sampai 29 memasuki usia yang pas untuk menikah.

Mengutip laman Womensheathmag, Senin (6/10/2014) dan dirilis oleh liputan6.com, banyak wanita merasa tertekan karena belum menikah di usia tertentu. Padahal di Amerika, standar usia rata-rata pernikahan untuk wanita adalah 27 tahun sedangkan pria 29 tahun. Usia ini dinilai cukup matang untuk berpikir bersama.

Data dari Pew Research Center menunjukkan bahwa orang yang menikah sebelum usia 23 tahun kemungkinkan bercerai lebih tinggi. Sementara itu, sebuah studi Journal of Political Economy 2008 menemukan bahwa pada usia dibawah 23 tahun, tidak ada keraguan dan kematangan yang membuat pasangan ingin bercerai.

Selain itu, yang menarik adalah penelitian terkait buah hati setelah melahirkan. Peneliti menunjukkan, memiliki bayi dapat membuat pasangan awet dan tetap bersama. Menurut Pusat Analisis dan laporan kehamilan remaja Advokasi di Amerika, usia terbaik untuk memiliki anak adalah sebelum usia 35 tahun. Selain perubahan siklus wanita, usia ini dianggap paling aman bagi kesehatan reproduksi.

Meski begitu, sebuah studi mengenai Reproduksi Manusia terbaru menemukan bahwa 65 persen wanita yang ingin hamil pada usia 40 tahun ternyata bisa berhasil. Tapi peneliti mengingatkan, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum memiliki anak di usia 40 tahun. “Walaupun ada kemajuan medis sehingga memungkinkan bagi beberapa wanita untuk menunda kehamilan lebih lama, tapi kehamilan secara alami disarankan,” tulis peneliti.

MK Diminta Naikkan Batas Usia Perempuan Kawin

Mahkamah Konstitusi kembali menerima dan menggelar sidang gugatan terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Enam orang yang mengajukan gugatan sebagai pemohon perorangan ini mempermasalahkan batas usia minimum mempelai wanita untuk menikah, yaitu 16 tahun.

“Perkawinan itu masihlah terlalu muda dan belum bisa dikategorikan sebagai orang dewasa,” kata salah satu pemohon, Hidayatut Thoyibah, usai sidang di gedung Mahkamah Konstitusi, Senin, 8 September 2014.

Dalam sidang beragendakan pendahuluan ini, Hidayatut memaparkan gugatannya terhadap Pasal 7 ayat (1) dan ayat (2). Jika MK tak mengubah batas minimum usia dalam UU Perkiwanan, maka sangat berpotensi terjadi banyak pernikahan dini pada anak.

Batas usia dalam UU Perkawinan juga bertentangan dengan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pada Pasal 1 UU Perlindungan, seseorang yang belum mencapai usia 18 tahun masih masuk dalam kategori anak-anak. “Usia 16 tahun itu, kami menyebutnya masih anak-anak dan secara psikologis, sosiologis, dan organ reproduksinya belum sempurna,” ujar dia.

Hidayatut meminta hakim konstitusi mengubah batas usia minimum bagi wanita menjadi 18 tahun. Soal usia itu, menurut dia, juga bertentangan dengan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28 B ayat (2) tentang hak kelangsungan hidup tanpa diskriminasi dan Pasal 28 C ayat (1) tentang kualitas hidup anak. Salah satu bukti tak relevannya lagi UU Perkawinan adalah pernikahan di bawah umur yang terjadi pada kasus Syekh Puji. Dalam kasus tersebut, dalih yang digunakan adalah multitafsirnya syarat ketentuan usia menikah.

Hakim konstitusi Wahiduddin Adams menilai batas usia dalam UU Perkawinan memang sudah usang. UU Perkawinan disahkan pada 1974 saat usia 16 tahun sudah dianggap cukup untuk menjalankan pernikahan.

“Saya melihat apa yang dikemukakan dalam UU Perlindungan Anak tentang sesorang di bawah 18 tahun itu masih dalam kategori anak. Jangan sampai pernikahan itu pernikahan anak,” kata Wahiduddin. Ia juga mengatakan seharusnya batas usia pernikahan minimal mempelai pria juga dinaikkan menjadi usia 21 tahun, sedangkan wanita menjadi 18 tahun.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: