//
Anda membaca...
Teknologi

Apa Alasan Kemenkominfo Blokir DNS Google?

Ilustrasi DNS Google 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 Dilarang Kominfo

Apa sebenarnya alasan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mulai melarang ISP Indonesia memakai DNS publik milik Google yang beralamat di 8.8.8.8 dan 8.8.4.4 sejak minggu lalu?

Seperti yang diberitakan Kompas, pihak Kemenkominfo lewat juru bicara Ismail Cawidu telah menyuarakan bantahanmengenai dugaan tersebut. Belakangan, muncul pendapat lain dari Dirjen Aplikasi dan Teknologi Informatika (APTIKA) Kemenkominfo Bambang Heru Tjahjoho mengenai pemblokiran DNS ini.

“Kominfo sejak diberlakukannya Permenkominfo No.19-2014 memang tidak memperbolehkan penggunaan DNS lain yang tidak memiliki filtering Database Trust+, Jadi tidak hanya DNS Google saja,” kata Bambang dalam e-mail yang dilayangkan keDailySocial.

Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif yang dimaksud Bambang telah disahkan pada Juli lalu. Lalu, untuk apa Kemenkominfo melarang penggunaan DNS yang tidak memiliki filtering database Trust+? Menurut Bambang tujuannya tak lain untuk mencegah pengelabuan DNS yang memungkinkan pengguna mengakses konten negatif internet.

Bambang mencontohkan Biznet sebagai salah satu penggelar jasa akses internet (ISP) yang memblokir DNS di luar miliknya sendiri. “Pemblokiran DNS ini merupakan suatu upaya untuk mencegah pelanggan mengelabui DNS Biznet, dalam mengakses konten yang tidak diperbolehkan oleh Biznet maupun ISP nasional berlisensi lainnya,” kata Bambang.

Dia menambahkan bahwa 90 persen situs dalam daftar hitam database Trust+ mengandung konten pornografi terlarang sebagaimana diterangkan oleh Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan Undang-undang Pornografi. Selain Biznet, ISP lain yang ditengarai telah melakukan pemblokiran DNS serupa adalah Telkom Speedy.

Larangan menggunakan DNS publik milik Google oleh Kemenkominfo ini tentu menjadi kabar buruk bagi pengguna internet di Indonesia yang selama ini mengandalkan DNS tersebut. Selain menawarkan kecepatan, DNS Google juga ldikenal menawarkan keandalan dan privasi yang baik. Beberapa kelebihan inilah yang membuat banyak pengguna internet beralih ke DNS Google.

Kemungkinan pemblokiran DNS Google ini adalah langkah awal dari program pemerintah untuk mengawasi trafik internetlokal. Sampai saat ini memang belum ada keterangan resmi dari Kemenkominfo mengenai alasan utama dilarangnya penggunaan DNS publik milik Google.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: