//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Ini Alasan Hotman Paris Yakin Agus Bukan Pembunuh Engeline

Hotman Paris Hutapea, pengacara Agus Tay, tersangka pembunuhan Engeline

Hotman Paris Hutapea, pengacara Agus Tay, tersangka pembunuhan Engeline. (Foto: Detikcom)

Setelah bergabung dengan Haposan Sihombing menjadi kuasa hukum Agus Tay, tersangka pembunuhan Engeline, Hotmas Paris Hutapea langsung melontarkan pernyataan di depan wartawan terkait kasus tersebut. Ia yakin kliennya tak membunuh bocah malang tersebut.

“Pengakuan terbaru dari Agus adalah bahwa bukan Agus yang membunuh Engeline,” terang Hotman, Rabu (24/6/2015), seperti dilansir dari Detikcom.

Hotman membeberkan sejumlah bukti petunjuk adanya pelaku lain, berikut yang dia sampaikan:

2.1. Engeline dibunuh tanggal 16 Mei 2015 dikubur selama 25 hari di bekas lubang di belakang rumah sampai dibongkar oleh aparat pada tanggal 10 Juni 2015.

2.2. Agus mengaku lubang tersebut sebelumnya sudah ada (artinya majikan tahu ada lubang tersebut). Tanggal 16 Mei 2015 mayat dimasukkan ke lubang ditimbun tanah dan ditutupi belahan bambu. Artinya majikan tahu bahwa lubang tersebut telah ditimbun tanah dan ditutupi bambu dan ditimbun makanan ayam di atasnya.

“Artinya melihat bukti itu majikan Agus mengetahui telah 25 hari lubang ditimbun pada waktu yang sama selama 25 hari Engeline menghilang. Si majikan tiap hari full time berada di rumah di sekitar lubang yang ditimbun dan ditutupi bambu,” urai Hotman.

Menurut Hotman juga, menjadi pertanyaan mengapa majikan tidak curiga atas lubang yang ditimbun atau apakah penyidik tidak curiga bahwa majikan diduga sudah tahu ada mayat dikubur di sana? Karena pada saat yang sama selama 25 hari Engeline menghilang.

“Penimbunan lubang tersebut yang diduga kuat diketahui oleh majikannya merupakan bukti petunjuk untuk menetapkan tersangka baru,” tutup dia.

Menanggapi pernyataan Hotman Paris tersebut, Hotma Sitompoel, pengacara Margriet menepis tudingan soal teori lubang tersebut. Jadi Hotman membeberkan, kalau lubang di dekat kandang ayam, penggaliannya dilakukan Agus atas perintah Margriet. Lubang itu belakangan diketahui sebagai tempat penguburan jasad Engeline.

“Kalau soal lubang, jadi itu ada di dekat kandang ayam banyak tainya di mana-mana. Margriet meminta agar Agus mengambil tanah untuk menutup tai ayam, agar tidak bau,” jelas Hotma, Rabu (24/6/2015).

Hotma menegaskan, jadi perintah yang keluar bukan menggali lubang, melainkan mencari tanah menutup tai ayam. “Ini dia malah menggali lubang buat tanah menutupi tai ayam,” jelas Hotma.

Tidak ada perintah melakukan penggalian, hanya mencari tanah atau pasir. Hotma meminta agar jangan ada yang menuding kliennya terlibat pembunuhan. “Jadi buat semua jangan asal omong, harus ada buktinya,” tutup dia.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Gravatar
Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: