Iklan
//
Anda membaca...
Fauna

Ahok Akan Bikin Pergub Atur Penjualan Daging Anjing di Jakarta

Pasar tradisional yang menjual daging anjing di China

Pasar tradisional yang menjual daging anjing di China. (Foto: Daily Mail)

Jakarta kini menjadi kota terbesar konsumsi daging anjing di Indonesia. Setiap hari ada sekitar 40 ekor binatang tersebut yang sudah disembelih untuk diperjualbelikan, berasal dari Sukabumi, Jawa Barat. Selain Jakarta, Surakarta, Jawa Tengah, merupakan konsumen daging anjing terbesar.

Namun, Sukabumi diketahui daerah endemik rabies. Sedangkan Jakarta tergolong wilayah yang sudah bebas dari penyakit anjing gila itu. Atas hal itu, Gubernur DKI Basuki T Purnama akan mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) yang mengatur peredaran daging anjing di Jakarta. Hal ini menyusul banyaknya temuan daging anjing yang tak layak konsumsi di Jakarta.

“Kita mau siapkan (Pergub), kita mau periksa. Jadi anjing yang dari luar, kamu beli anjingnya dari mana. Nyolong anjing orang bukan? Ya kan,” kata Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2015), seperti dilansir dari Detikcom.

Ia mengatakan selama ini tidak ada aturan yang mengontrol kualitas daging anjing yang masuk ke Jakarta. Pasalnya, beberapa anjing yang dipasok dari Sukabumi dan Bali ternyata kualitasnya buruk.

“Jakarta ini udah bebas dari penyakit rabies. Nah sekarang kita mulai takut, ternyata anjing yang dikirim, ada dari Bali, Sukabumi itu kita temukan tuh udah waduh, udah karatan gitu anjingnya,” sambungnya.

Ia takut anjing yang masuk ke Jakarta mengidap rabies dan dikonsumsi warga tertentu. Hal ini karena sudah bukan rahasia umum banyak rumah makan yang menjadikan anjing sebagai salah satu menu makanannya.

“Anjing yang udah banyak bento-bentol, bulukan gitu, dibakar, terus disajikan. Kalau orang yang makan terus kena penyakit rabies, bagaimana? Kita mau jaga (Jakarta bebas rabies). 1 Hari hampir 40.000 loh katanya masuk. Nah kan kita ngeri kan. Apalagi di Cililitan banyak lapo-lapo,” ucap suami Veronica Tan itu.

Ia mengaku tak bisa menutup mata dengan adanya peredaran daging anjing di Jakarta. Karena tak bisa dihindari, Pemprov DKI berusaha mengatur peredaran anjing tersebut. Sanksi tegas pun siap diberikan pada pelaku dengan bekerja sama dengan Polda Metro Jaya.

“Silakan masuk (daging anjing) asal diperiksa, kayak masuk sapi aja. Karena ya faktanya memang udah dagang semua. Saya enggak bisa ngelarang orang untuk makan anjing,” ucapnya.

Meski begitu, ia berharap warga Jakarta memilih tak mengkonsumsi daging anjing dengan alasan kesehatan.

“Ya saya sih harap, orang mulai takut makan daging anjing,” pungkas Ahok.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: