//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Pengacara Benarkan Artis NM yang Ditangkap Nikita Mirzani

Nikita Mirzani memang merupakan artis yang terlibat prostitusi

Nikita Mirzani memang merupakan artis yang terlibat prostitusi. (Foto: Kapanlagi.com)

Pengacara Partogi Sihombing membenarkan artis yang ditangkap penyidik Mabes Polri dalam kasus prostitusi artis adalah Nikita Mirzani.

“Iya, tadi saya ketemu Nikita. Nikita di dalam ruangan penyidik, dia sudah selesai diperiksa sekitar pukul 09.30 WIB,” ujar Partogi di depan depan gedung Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2015), seperti diberitakan Detikcom.

Partogi datang bersama dengan Petrus Bala Pattyona. Keduanya merupakan pengacara Nikita. Keduanya ikut menemani Nikita diperiksa penyidik.

Nikita ditangkap penyidik Mabes Polri tadi malam. Dia ditangkap bersama dengan wanita berinisial PR. Belum diketahui siapa PR.

Di dalam ruang pemeriksaan, Partogi hanya melihat kliennya dan tidak melihat PR. “Hanya ada Nikita,” ujarnya.

Nikita Mirzani memang selama ini dikaitkan dengan kasus prostitusi online yang dulu melibatkan artis AA dan muncikari, Robby Abbas. Walaupun demikian, Nikita membantahnya.

(Baca: Nikita Mirzani Terpaksa Jadi PSK Karena Kesulitan Ekonomi?)

Sementara itu, F, manajer artis ikut ditangkap bersama germo O. Keduanya menjadi tersangka kasus perdagangan manusia dan ditahan di Bareskrim Polri.

“Pengakuan sementara melakukannya sejak Agustus tahun ini,” jelas Kasubdit Judisila Dittipidum Bareskrim Polri, Kombes Umar Fana di Bareskrim Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Jumat (11/12/2015).

Kemudian dalam proses penangkapan, Bareskrim Polri memerlukan waktu 3 hari. Ini dikarenakan petugas yang memancing pelaku serta dua artis itu harus melakukan negoisasi dan memberikan uang DP.

“Dimulai dari tiga hari yang lalu. (Dari) negosiasi, dan terakhir dengan bisa ditangkapnya jam 21.00 WIB di hotel bintang lima di kawasan Jakarta Pusat,” ucapnya.

“Kita merujuk pada kasus RB, ada informasi ada hubungan langsung dengan artis, manajemen, munculah nama O,” lanjut Umar.

Polisi yang melakukan penyamaran sebagai klien lalu berusaha menghubungi O. Setelah O percaya bahwa penyidik adalah calon konsumen, maka foto-foto artis dikirimkan melalui chat messenger. Polisi pun juga melacak handphone O.

“Pertama kali ditawarkan lewat foto. Mekanismenya ditransfer dulu Rp 10 juta untuk DP, kemudian sisanya dibayar ke bersangkutan setelah eksekusi. Kami kembangkan terus dalam HP O akan dilacak siapa saja konsumennya,” terang Umar.

Saat penggerebekan terjadi, NM dan PR sudah berada di dua kamar yang berbeda untuk menunggu klien masing-masing. Polisi pun mengamankan sejumlah barang bukti dari keduanya.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: