Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa, Sejarah dan Politik

Didampingi Orang Tuanya, Irfan Pengeroyok Widodo Serahkan Diri ke Polisi

Widodo terbaring di RS  Royal Taruma, Jakbar

Widodo terbaring di RS Royal Taruma, Jakbar. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Didampingi oleh orang tuanya, salah satu dari 10 pengeroyok Widodo, kader PDIP, akhirnya menyerahkan diri ke polisi. Saat ini, pelaku adalah Muhammad Irfan atau I tersebut masih diperiksa di Polres Jakarta Barat.

“Untuk pelaku berinsial I sudah datang menyerahkan diri didampingi oleh orangtuanya, sekarang masih diperiksa,” ujar Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie, Minggu (8/1/2017), diberitakan Detikcom.

Roycke mengatakan, I akhirnya datang setelah pihaknya melakukan pendekatan kepada orangtuanya. “Sehingga tadi jam 03.00 WIB dini hari, yang bersangkutan datang,” imbuhnya.

Roycke menambahkan, penyidik saat ini masih mendalami keterangan dari I. Polisi juga masih mengejar pelaku lainnya.

“Untuk pelaku lainnya masih kita kejar, anggota masih di lapangan,” lanjut dia.

Dijelaskan, pengeroyokan ini bermula ketika Cawagub DKI Djarot Saiful Hidayat melakukan kampanye di kawasan Jakarta Barat pada Jumat (6/1) sore kemarin. Saat berkampanye, kedua pelaku ini berteriak-teriak.

Kemudian ada sekelompok orang berteriak ‘haram…haram’. Mendengar hal itu, korban pun menegur keduanya. Namun saat itu tidak ada reaksi dari kedua pelaku.

Hingga pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WIB, korban yang sedang berada di depan rumahnya di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, didatangi oleh 2 pelaku dan 8 orang lainnya. Tanpa ba-bi-bu, para pelaku mengeroyok korban hingga babak belur.

Korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Polisi saat ini masih menyelidiki kasus tersebut.

Sebelumnya, Sekjen Dewan Syuro DPD FPI DKI Jakarta Novel Bamukmin menyebutkan salah satu anggotanya yang menjabat Ketua FPI Kecamatan Gropet (Grogol Petamburan) terlibat duel dengan Widodo, bukan pengeroyokan.

“Enggak ada itu penyerangan atau pengeroyokan. Itu sebenarnya peristiwanya satu lawan satu. Jadi perkelahian. Masa dia bilang dikeroyok,” kata Novel, Sabtu, 7 Januari 2017 pagi.

Namun beberapa jam kemudian, Novel kemudian meralat pernyataannya dengan menyebut Irfan bukanlah anggota FPI.

“Itu informasi salah, emang si inisial I ini sering nongkrong sama FPI, ya sukalah, emang sudah sering nongkrong, tapi bukan anggota kami. Saya juga kagak kenal,” jelasnya.

Baca juga: Novel Bamukmin Kini Tak Akui Irfan, Pengeroyok Widodo, Anggota FPI

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: