Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Irena Handono: Kalau Indonesia Pakai Hukum Islam, Ahok Sudah Kami Usir

Irena Handono, saksi pelapor di Sidang Ahok

Irena Handono, saksi pelapor di Sidang Ahok. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Anggota tim kuasa hukum Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Sirra Prayuna, dan saksi Irena Handono berdebat soal kata “tabayun” dalam sidang dugaan penistaan agama dengan terdakwa Ahok di Pengadilan Jakarta Utara, yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa, 10 Januari 2017.

Awalnya, ketua majelis hakim, Dwiyarso Budi Santiarto, menanyakan kepada Irena apakah tidak sebaiknya sebelum melapor melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Irena pun langsung menjawab bahwa klarifikasi adalah tugas dari Kepolisian. “Saya taat hukum, yang memiliki tugas untuk cek dan ricek itu Kepolisian. Saya sebagai warga negara hanya memiliki hak untuk melapor,” kata Irena.

Pembela menilai sikap saksi pelapor Irena Handono, yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum, tidak bersikap tabayun atau mengkonfirmasi ulang atas pidato Ahok di Kepulauan Seribu.

“Apakah saudara saksi pernah bertanya ini atau mengklarifikasi pidato yang disampaikan di Kepulauan Seribu?” kata Sirra, seperti diberitakan Tempo.co.

Baca juga: Irena Handono: Saya Melaporkan Ahok Mewakili Umat Islam Indonesia

Mendengar pertanyaan tersebut, Irena justru mementahkan pertanyaan Sirra. Menurut Irena, kuasa hukum tidak mengerti soal pengertian dari kata tabayun tersebut. Bahkan, Irena menilai kuasa hukum menggunakan istilah yang tidak pada tempatnya.

Baca juga: Diduga Saksi Palsu, Irena Handono Akan Dipolisikan Pengacara Ahok

“Ketahuilah, istilah tabayun itu merujuk pada istilah dalam hukum Islam. Di Al-Quran Bapak temukan di mana? NKRI ini kita ini berdiri berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang 1945. Kalau Indonesia ini pakai hukum Islam, terdakwa sudah kami usir,” kata Irena.

Sirra kembali melontarkan pertanyaan mengapa Irena tidak pernah berusaha mengklarifikasi pernyataan Ahok tersebut. Namun, lagi-lagi Irena membantah pernyataan kuasa hukum. Menurut dia, dirinya tidak wajib untuk meminta klarifikasi soal informasi apa pun yang ia terima.

“Saya ini sangat taat kepada aturan hukum Indonesia. Oleh karena itu, menurut saya, ini menjadi tugas kepolisian yang mengecek dan ricek informasi tersebut. Kewajiban saya hanya melaporkan,” kata Irena.

Irena adalah seorang pendakwah yang mengaku seorang mualaf dan pernah menjadi seorang biarawati. Sebelumnya, Irena mengaku mendapatkan informasi adanya dugaan penistaan agama berasal dari sebuah pesan pribadi yang ia terima dari aplikasi WhatsApp. Kemudian, perbincangan tersebut diakui Irena terus bergulir di grup obrolan lainnya.

Iklan

Diskusi

5 thoughts on “Irena Handono: Kalau Indonesia Pakai Hukum Islam, Ahok Sudah Kami Usir

  1. Dia ini seorang ibu normal atau wts yang mantan germo.

    Posted by Frans Zacharias | Januari 11, 2017, 1:26 am
  2. irene handoko kalo tidak nipu tidak laku….!

    Posted by sentono | Januari 11, 2017, 1:50 am
  3. melaporkan ahok mewakili umat islam yg mana irene?
    saya ko ga merasa anda wakili?
    lain kali konfirmasi dulu ya
    weirdo…(sigh)…

    Posted by sitta | Januari 11, 2017, 11:24 am
  4. ustadzah koq gak kenal istilah tabyyun, … kalo mendengar berita buruk yg belum pasti kebenarannya, ayolah kta cari sumbernya dari mana?! Khawatir jangan-jangan kita terbawa oleh Fitnah. Itu tabayyun! klarifikasi dulu kpd sumbernya, umpanya: Nonton pidato Ahok yg diunggah Buni, ya cari tahu Buni itu siapa, dimana, bisa ditemui utk dimintai keterangan , penjelasan kebenaran berita yg ia tebarkan! Gitu!> Tabyyun itu kewajiban mukmin utk mendekati taqwa!!
    Lha kayak gitu kan jd repot, jd SAKSI di pengadilan tp TIDAK mendengar atou pun melihat sendiri, yo podho karo “Katanya-katanya, kata si anu, kata si fulan” … ya repott!

    Posted by arifp | Januari 12, 2017, 1:25 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: