Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Sebut Ada Rapat PKI di Istana, Alfian Tanjung: Saya Tak Asal Bicara

Ustaz Alfian Tanjung yang disomasi Teten Masduki

Ustaz Alfian Tanjung yang disomasi Teten Masduki. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Ustaz Alfian Tanjung dalam salah satu ceramahnya menyebut ada rapat PKI di Istana Negara setiap pukul 20.00 WIB sehingga membuatnya disomasi oleh Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki. Dia mengaku tidak asal bicara.

“Saya ini umurnya sudah lebih dari 50an (tahun), saya aktifis dari tahun 1982. Maksudnya bukan soal gagah-gagahan umur, artinya nggak masuk akal kalau gue ngomong cuma buat cari koreng, kalau bahasa Betawinya,” kata Alfian, Selasa (24/1/2017), dilaporkan Detikcom.

“Ini yang saya sampaikan karena saya tahu, karena saya menekuni (mempelajari) gerakan PKI sudah hampir 30 tahun ini,” sambungnya.

Soal info terkait rapat PKI itu, dia mengaku memiliki sejumlah sumber. “Saya gak mungkin ngomong kalau nggak tahu,” imbuh Alfian.

Alfian menyebut dirinya menyampaikan ceramah itu dengan sejumlah data yang memang dia miliki. Rapat itu, katanya, kerap digelar di Istana menjelang tengah malam.

“Ya orang-orang pulang mereka pada datang. Rapatnya sih bukan jam 20.00 WIB, (rapatnya) jam 21.00 WIB, jam 22.00 WIB, jam 23.00 WIB. Itu mereka ngobrol-ngobrol, itu udah engga kebantah. kalau memang dari awal, dari awal lah saya ditegur,” tutur Alfian.

Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki mensomasi Ustaz Alfian Tanjung yang menuding ada rapat PKI di Istana. Teten juga mengimbau agar Ustaz Alfian Tanjung meminta maaf.

Teten mengaku sudah melayangkan somasi itu sejak 2 pekan lalu. Namun Ustaz Alfian Tanjung yang dikonfirmasi detikcom mengaku belum menerima somasi dari Teten tersebut.

(Baca juga: Dituding PKI, Teten Masduki Somasi Ustaz Alfian Tanjung )

“Kalau dibilang 2 minggu ini saya belum ada terima apa-apa. Saya tahu baru tadi sore. Itu pun diberi link sebuah berita oleh anak saya,” kata Ustaz Alfian saat dikonfirmasi.

Alfian malah mengaku heran Teten baru mempersoalkan ceramahnya tersebut sekarang. Padahal ceramah itu sudah disampaikan sudah delapan bulan yang lalu.

“Saya itu bicara sudah 8 bulan yang lalu, nggak pernah berhenti saya bicara di Solo, saya bicara di Klaten saya bicara di Sragen saya bicara di berbagai tempat. Ke mana saja, gue (saya) sudah ngomong 8 bulan baru sekarang pakai somasi,” ujar Alfian.

“Nggak mungkin dong sistem informasi kenegaraan nggak cepat menangkap itu. Ke mana saja 8 bulan dibiarin Alfian,” sambungnya.

Dia pun mengaku tidak masalah jika nantinya hal itu akan dibawa ke tingkat yang lebih serius oleh pihak istana. Dia mengaku akan kooperatif.

“Dilaporkan ya bagus, nanti kan ditangkap, bikin BAP. Nanti saya disidang, begitu lebih enak,” ungkap Alfian.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan

Berita Terbaru: Aneka Info Unik

Kami tidak dapat memuat data blog saat ini.

%d blogger menyukai ini: