Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Grasi Dikabulkan, Antasari Azhar: Hanya Ada 1 Kata, Alhamdulilah

Antasari Azhar dan SBY

Antasari Azhar dan SBY. (Istimewa)

Anekainfounik.net. Jakarta – Presiden Joko Widodo mengabulkan permohonan Antasari Azhar sehingga ia bisa bebas murni. Antasari mengaku senang dengan dikabulkannya permohonan tersebut.

“Hanya ada satu kata, alhamdulilah. Itu saja,” kata Antasari, Rabu (25/1/2017), seperti diberitakan Detikcom.

Saat ini Antasari sedang menjalani proses bebas bersayarat. Dengan diberi grasi pengurangan hukuman dari 18 tahun penjara menjadi 12 tahun penjara, maka Antasari bisa bebas murni.

“Sedang kita hitung, tapi tahun ini (bebas murninya),” ujar Antasari.

Meski mendapatkan grasi itu, Antasari belum memikirkan langkah selanjutnya. Setelah bebas bersyarat pada 10 November 2016 lalu, Antasari lebih memilih perjalanan spiritual dan berkumpul bersama keluarga.

“Sekarang baru melangkah, masih dipikir dulu,” pungkas Antasari.

Sementara, kuasa hukum Antasari Azhar, Boyamin Saiman menyatakan dengan diterimanya permohonan grasi, maka status kliennya sebagai nara pidana telah hilang. Secara tidak langsung Presiden Joko Widodo mengakui Antasari tidak bersalah.

Baca juga: Jokowi Kabulkan Grasi Antasari Azhar, Kurangi Hukuman 6 Tahun

“Atas disetujui grasi ini, klaim Pak Antasari tidak bersalah diakui presiden” ujar Boyamin di PN Jaksel, Jalan Ampera, Jaksel, Rabu (25/1/2017).

Boyamin mengatakan sejak awal grasi ini diajukan, Antasari sudah menyatakan tidak bersalah. Sebab dalam kasus ini tercium indikasi rekayasa.

“Dalam arti politis, ini adalah rehabilitasi Pak Antasari Azhar . Kenapa saya penting mengajukan grasi karena sejak awal ajukan grasi saya menyatakan tidak bersalah karena ada rekayasa,” ujar Boy.

Baca juga: Antasari Azhar, Senjata Jokowi dalam ‘Perang’ Melawan SBY

Boyamin menceritakan adanya rekayasa pernah dibicarakan dalam rapat yang dipimpin Menko Polhukam. Oleh karena itu grasi yang diajukan bukan meminta ampun, tetapi menyatakan tidak bersalah.

“Pernah dinyatakan waktu rapat dipimpin Menko Polhukam, saya memang tidak pernah ngaku bersalah, kalau suruh ngaku bersalah saya cabut grasi ini. Nah kemudian berproses sampai presiden, nyatanya dikabulkan. Artinya klaim pak Antasari tidak bersalah diakui oleh presiden,” ujar Boy.

“Sekarang mantan napi. Ini kalau ingin bebas harus mengajukan PK lagi, yang sudah disetuji MK untuk bebas murni hukum. Tapi secara politis ada, perdata bebas murni pengertian saya cukup,” tukasnya Boy.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: