Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Demokrat: Jangan Kaitkan Penangkapan Patrialis Akbar dengan SBY!

Patrialis Akbar saat menjabat MenKum HAM era SBY

Patrialis Akbar saat menjabat MenKum HAM era SBY. (Tribunnews.com)

Anekainfounik.net. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai penangkapan Patrialis Akbar, tidak ada sangkut pautnya dengan 10 tahun masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Seperti diketahui, pada saat SBY menjadi presiden, Patrialis menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM.

Menurut Syarif Hasan dari waktu saja, kasus Patrialis Akbar terkuak sudah berbeda pemerintahan.

“Nggak ada kaitannya dong, dia ketangkapnya kapan, kasusnya kapan,” ujar Syarief di Komplek DPR/MPR, Jakarta, Kamis (26/1/2017).

Syarief memaparkan Partai Demokrat mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalankan tugasnya sebagai lembaga negara.

Syarief berharap KPK bisa bertanggung jawab dalam mengusut tuntas kasus yang menimpa Hakim Mahkamah Konstitusi tersebut.

“Demokrat dukung penuh KPK, tapi KPK juga harus transparan, akuntabel,” ungkap Syarief.

Syarief pun bingung kenapa pemerintahan 10 tahun mantan Presiden SBY mau dikaitkan dengan kasus Patrialis Akbar.

“Kejadian sekarang kok dibawa-bawa, nggak relevan,” katanya.

Padahal, naiknya Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi tak lepas dari peranan SBY saat menjadi presiden. Ketika itu, SBY menerbitkan Keputusan Presiden Nomor 87/P Tahun 2013 tertanggal 22 Juli 2013.

Isinya, memberhentikan dengan hormat Achmad Sodiki dan Maria Farida Indrati sebagai hakim konstitusi. Presiden SBY lalu mengangkat kembali Maria. Selain itu, diangkat juga Patrialis untuk menggantikan Achmad.

Baca juga: Profil Patrialis Akbar, Eks Menteri SBY, Hakim MK yang Ditangkap KPK

SBY dianggap menjilat ludahnya sendiri dengan mengangkat mantan Menteri Hukum dan HAM (Menhuk dan HAM) Patrialis Akbar menjadi hakim konstitusi. Presiden pernah mengevaluasi dan mengganti Patrialis sebagai menteri. Hal itu berarti Patrialis pernah gagal menjalankan tugasnya.

Ada beberapa kegagalan Patrialis ketika menjabat sebagai Menhuk dan HAM. Di antaranya, pemberian remisi hingga empat kali kepada terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Polycarpus. Menurut aktivis HAM, beberapa kebijakan Patrialis tidak sensitif terhadap HAM karena hanya mengakui hanya ada enam agama di Indonesia.

Iklan

Diskusi

One thought on “Demokrat: Jangan Kaitkan Penangkapan Patrialis Akbar dengan SBY!

  1. koq dia bisa membenci Ahok ? apa urusannya ?

    Posted by As Ton | Januari 27, 2017, 5:11 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: