Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

KPK: Patrialis Akbar Ditangkap Bersama Wanita, Tak Ada Gratifikasi Seks

Patrialis Akbar ditangkap bersama wanita

Patrialis Akbar ditangkap bersama wanita. (Detikcom)

Anekainfounik.net. Jakarta – KPK mengamakan 11 orang terkait operasi tangkap tangan (OTT) Hakim Konstitusi Patrialis Akbar (PAK). Patrialis ditangkap ketika sedang bersama seorang wanita di Mal Grand Indonesia bukan di hotel di kawasan Tamansari seperti kabar yang beredar. Lalu siapa wanita itu?

“Sekitar pukul 21.30 WIB mengamankan PAK yang bersangkutan pada jam tersebut berada di pusat perbelanjaan, di Grand Indonesia (GI) di Jakarta Pusat bersama dengan seorang yang bernama, ada beberapa dibawa ke KPK, ada seorang wanita,” ungkap Wakil Ketua KPK Basariah Panjaitan.

Hal tersebut disampaikannya dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (26/1/2017). OTT ini terkait dengan kasus suap judical review atau uji materil UU No 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Meski ada seorang wanita yang ditangkap saat OTT bersama Patrialis, Wakil Ketua KPK La Ode Syarif memastikan tidak ada gratifikasi seks dalam kasus ini. La Ode tidak merinci siapa perempuan yang ditangkap bersama anggota Mahkamah Konstitusi tersebut.

“Gratifikasi seks tidak ada, untuk sementara kami tidak mendapatkan informasi. Siapa yang wanita yang menemani pak Patrialis, karena tidak ada hubungannya dengan materi kasus nggak perlu dijelasin,” jelasnya.

La Ode memastikan penangkapan KPK terkait dengan tindak pidana korupsi. KPK dalam penanganan kasus ini sudah membuntuti Patrialis selama 6 bulan.

“Siapa wanita yang menemani Pak Patrialis, karena tidak ada hubungannya dengan materi kasus, nggak perlu dijelasin. Ini kasus yang berhubungan dengan tindak pidana korupsi, tidak ada berhubungan dengan tindak pidana kesusilaan, maka tidak perlu untuk dijelaskan,” tutur La Ode.

Patrialis telah resmi ditetapkan sebagai tersangka terkait dengan permohonan uji materi Undang-Undang (UU) Peternakan dan Kesehatan Hewan. Patrialis menerima suap berupa USD 20 ribu dan SGD 200 ribu dari pengusaha bernama Basuki Hariman. Uang itu disampaikan melalui seorang perantara yang juga pengusaha bernama Kamaludin.

Baca juga: Patrialis Akbar Diduga Terima Suap Terkait Uji Materi UU Peternakan

KPK pun menetapkan Patrialis dan Kamaludin sebagai penerima suap. Kemudian KPK juga menetapkan Basuki dan sekretarisnya, NG Feni, sebagai pemberi suap.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: