Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Protes Keras Ahok ke Ma’ruf Amin: Keterangan Anda Menzalimi Saya

Ahok akan duduk di ruang sidang ke-8 kasus penodaan agama

Ahok akan duduk di ruang sidang ke-8 kasus penodaan agama. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) keberatan dengan keterangan Ketum MUI Ma’ruf Amin dalam persidangan. Kesaksian Ma’ruf dianggap Ahok menyudutkan dirinya.

“Saya keberatan saksi menuduh saya menghina ulama. Saya keberatan (warga, red) di Pulau Seribu takut protes, padahal saat itu mereka ketawa-tawa,” ujar Ahok dalam ruang sidang menanggapi kesaksian Ma’ruf Amin di auditorium Kementan, Jalan RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2017), dilansir Detikcom.

Ahok juga mempersoalkan pernyataan Ma’ruf bahwa MUI mendengarkan keterangan Habib Rizieq Syihab saat membahas persoalan ucapan Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Posisi saksi ahli Rizieq yang dimaksud Ma’ruf adalah rapat empat komisi di MUI untuk menentukan pandangan soal sikap keagamaan MUI.

Baca Juga: Alasan MUI Tak Tabayyun Ahok Soal Video, Ma’ruf: Ucapannya Sudah Cukup

“Saya keberatan saksi menunjuk Rizieq Syihab sebagai saksi ahli, padahal dia jelas-jelas sentimen terhadap saya,” tegas Ahok.

Sejak Ahok ingin naik menjadi gubernur menggantikan Jokowi yang diangkat jadi presiden, Rizieq sudah melakukan aksi demo.

“Sementara GNPF MUI dipimpin oleh wakilnya Rizieq Shihab yang saudara saksi tunjuk sebagai saksi ahli agama. Jelas demo semua mendukung mau memenjarakan saya,” ujar Ahok.

Soal ucapan saat bertemu dengan warga di Kepulauan Seribu pada 27 September 2016, Ahok menegaskan tidak pernah menafsirkan Surat Al-Maidah ayat 51. Ahok mengatakan tidak ada niat menyinggung agama.

Baca Juga: Ketum MUI Akui Meminta Habib Rizieq Kawal Kasus Ahok

“Saya tidak pernah menafsirkan Al-Maidah 51. Saya keberatan, semua terserah pada hukum, padahal GNPF itu dipimpin Rizieq Syihab, yang memaksa penjarakan saya, ini jelas memakai MUI. Saudara membiarkan Rizieq Syihab melakukan itu kepada saya,” tutur Ahok.

Baca Juga: Ketum MUI: Ahok Sebut Alquran Jadi Alat Kebohongan, Itu Penghinaan!

Dia juga mempertanyakan tidak adanya klarifikasi langsung soal ucapan Al-Maidah. Pengacara Ahok dalam persidangan memang membandingkan keputusan MUI Provinsi DKI Jakarta yang memberikan teguran, namun MUI pusat pada 11 Oktober 2016 mengeluarkan sikap keagamaan.

“Terkait niat, Anda bilang niat hanya Allah yang tahu, tapi Anda tidak tahu niat saya. Anda sebagai saksi tidak objektif lagi karena mengarah pada dukungan paslon 1. Semua pelapor saya tidak pernah kuorum di rapatnya, jadi ini menzalimi saya,” tegas Ahok.

Ahok juga merasa keberatan dengan Ma’ruf yang meralat pernah bertemu dengan pasangan calon Agus Yudhoyono-Sylviana Murni pada 7 Oktober.

Menurut dia, Ma’ruf ingin menutupi riwayat hidupnya yang pernah menjadi anggota Wantimpres pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal, pengacaranya memiliki bukti bahwa SBY meminta Ma’ruf bertemu dengan Agus-Sylviana.

“Artinya saudara saksi sudah tidak pantas jadi saksi karena sudah tidak obyektif lagi. Ini sudah mengarah mendukung paslon nomor satu,” ujar Ahok.

Suara Ahok terdengar bergetar saat menyampaikan keberatan-keberatan itu. Ahok kemudian berjanji akan membuktikan bahwa kesaksian Ma’ruf tidak benar.

“Percayalah, sebagai penutup, kalau Anda menzalimi saya, yang Anda lawan adalah Tuhan yang Mahakuasa, Maha Esa. Saya akan buktikan satu per satu dipermalukan. Terima kasih,” ujar Ahok

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: