Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Merasa Ma’ruf Amin Dilecehkan, GP Ansor DKI Siap Perang Lawan Ahok

Ahok berdiskusi dengan adiknya di sidang ke-8 penodaan agama

Ahok berdiskusi dengan adiknya di sidang ke-8 penodaan agama. (metrotvnews.com)

Anekainfounik.net. Usai persidangan ke delapan, kasus penodaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, Selasa (1/2) kemarin berbuntut panjang.

Hal ini setelah pernyataan Ahok yang menyerang kepada Ketua MUI, KH Ma’ruf Amin, bahkan mengancam akan balik melaporkan sosok yang juga menjabat sebagai Rais Aam Nahdlatul Ulama ini ke polisi atas tudingan kesaksian palsu.

Setelah sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama dan Badan Otonom Ikatan Pelajar NU (IPNU) Pusat angkat bicara, Gerakan Pemuda Ansor DKI Jakarta pun mengecam tindakan Ahok tersebut.

Ketua Bidang Antarlembaga PW GP Ansor DKI Redim Okto Fudin, di sela-sela acara Harlah NU ke-91 di Jakarta, Selasa (31/1/) malam, menilai sikap dan perlakuan Ahok dan Tim Pengacara Ahok terhadap Kiai Ma’ruf tersebut sangat kasar, sarkastik, melecehkan, dan mengina marwah NU.

Baca juga: Bantah Terima Telepon dari SBY, Ketum MUI Akan Dipolisikan Ahok

“Apalagi pengacara intimidatif. Kami tidak terima,” katanya, seperti diberitakan Republika

Pengacara Ahok menuduh Kiai Ma’ruf menutupi latar belakangnya yang pernah menjadi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

“Itu tuduhan yang sangat tendensius dan politis,” tutur dia.

Sejak awal, kata dia, bio data kiai Ma’ruf menyebutkan hanya pekerjaan yang masih aktif, sebanyak 12 item.

Sementara posisi anggota Wantimpres, anggota DPR, Ketua Komisi VI DPR tidak dicantumkan karena memang sudah tidak menjabat.

“Tuduhan menyembunyikan itu tuduhan keji,” ujarnya.

Dia juga menilai tuduhan pengacara bahwa Kiai Makruf seolah didekte SBY untuk menerima Agus-Silvy di PBNU dan juga membuat fatwa adalah tudingan jahat.

Apalagi dengan menuduh kesaksian palsu dan mengeluarkan ancaman untuk memidanakan.

Dia menegaskan pengacara Ahok telah menabuh genderang perang dengan NU. Bagaimanapun sosok Kiai Ma’ruf adalah pimpinan tertinggi NU dengan puluhan juta pengikut.

“Ente jual ane beli. Kami akan catat ini sebagai pelecehan tak terkira pada warga NU,” kata dia dengan nada geram.

Dia menilai pernyataan Ahok juga sangat kasar menunjukkan kelasnya. Pihaknya akan berkonsolidasi dengan seluruh kader muda NU termasuk Banser GP Ansor.

GP Ansor DKI Jakarta, sambungnya, akan membuat perhitungan dengan Ahok. Redim menyebut Ahok telah menabuh genderang perang dengan Gp Ansor.

“Pengacara Ahok menabuh genderang perang dengan NU. Kyai Ma’ruf pimpinan tertinggi NU, dengan puluhan juta pengikut. Kami akan catat ini sbg pelecehan tak terkira pada warga NU,” ujarnya.

Baca juga: Mahfud MD: Pernyataan Ahok ke Ma’ruf Amin Bikin Warga NU Marah

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: