Iklan
//
Anda membaca...
Hukum dan Peristiwa

Ini Alasan Dwi Soetjipto Dicopot dari Dirut Pertamina

Dwi Soetjipto dicopot dari Dirut Pertamina

Dwi Soetjipto dicopot dari Dirut Pertamina. (Liputan6.com)

Anekainfounik.net. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT Pertamina persero hari ini memutuskan pemberhentian Dwi Soetjipto sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) dan Ahmad Bambang yang merupakan Wakil Direktur Utama Pertamina.

“Bahwa pada pagi hari ini tadi sudah ada penyerahan surat keputusan (SK) pemberhentian Direktur dan Wakil Dirut PT Pertamina Persero. Baik Dwi Soetjipto dan Ahmad Bambang. Dan, mulai hari ini beliau diberhentikan sesuai SK Menteri BUMN,” kata Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian BUMN, Gatot Trihargo di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (3/3/2017).

RUPS tersebut digelar tertutup dimulai sekitar pukul 10.00-10.30 WIB di lantai 7 Gedung Utama Kantor Kementerin BUMN.

Dalam RUPS tersebut, turut hadir, Komisaris Utama Pertamina, Tanri Abeng usai RUPS, perwakilan Kementerian Keuangan, Kepala BKF Suahasil Nazra, Perwakilan Kementerian ESDM, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar dan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.

Gatot Trihargo mengungkapkan, masalah kepemimpinan menjadi faktor pemicu pencopotan keduanya.

“Salah satu hal yang dicermati Ibu Menteri (Menteri BUMN Rini Soemarno) dan jajaran komisaris, masalah leadership di Pertamina. Sebagaimana diketahui, bahwa Pertamina ke depan tanggung jawab luar biasa. Kita menekankan Pertamina dengan tugas strategis, manajemen harus solid. Dan untuk mencapai tugas tersebut, kami lihat internal ditingkatkan, sehingga perlu ada penyegaran,” kata Gatot.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama Pertamina Tanri Abeng menjelaskan, pencopotan dua pucuk pimpinan di perusahaan migas pelat merah itu dilatarbelakangi performa dalam memimpin perusahaan.

Direktur Utama Pertamina, kata Tanri, bukan hanya harus bisa memimpin perusahaan tetapi juga mengkoordinasikan setiap jajaran di bawahnya untuk bersama-sama mencapai tujuan perusahaan.

Kedua sosok yang dicopot dianggap kurang mampu mencapai harapan tersebut. Sehingga diperlukan sosok baru yang bisa membawa jajaran petinggi Pertamina lebih solid.

“Saya jelaskan, terkadang dalam satu struktur itu tidak berjalan sesuai dengan intensi struktur itu, dan terkadang, karena kecocokan daripada manusianya. Akan lebih baik kalau yang dicari talent-talent (sosok) baru yang mungkin bisa kerja sama dan solid teamwork di Pertamina,” kata dia.

Masalah kepemimpinan Dwi dan Ahmad Bambang, kata Tanri, dinilai dari pencapaian perusahaan selama ini yang dianggap belum bisa memenuhi target yang diberikan.

“Kita amati di dewan Komisaris, hal-hal yang seharusnya sudah terjadi, misalnya pengangkatan penempatan tenaga-tenaga senior, tenaga strategis. Mungkin ada tarik menarik, sehingga itu tidak berjalan sesuai dengan waktu yang diharapkan,” tandasnya.

Yenni Andayani jadi Plt

Sebagai penggantinya, telah ditunjuk Yenni Andayani sebagai Pelaksana Tugas Sementara (Plt) Direktur Utama.

“Saudara Yeni sudah ditunjuk senioritas jabatan dan senioritas lainnya lagi,” kata Tanri Abeng

RUPS juga memutuskan penghapusan struktur Wakil Direktur Utama Pertamina. Padahal Ahmad Bambang baru menjabat sebagai Wakil Dirut Pertamina sejak 20 Oktober 2016.

“Ada kebutuhan untuk mensinergikan Direktur Pengolahan dan Direktur Pemasaran sehingga diangkat lah seorang Direktur lagi, yang nomenklatur Wadirut yang sesuai keputusan RUPS tadi disampaikan sudah tidak akan ada lagi yang namanya Wadirut itu sebagai nomenklatur,” kata Tanri Abeng.

Dewan Komisaris, kata Tanri Abeng akan menyampaikan pengisi posisi Direktur tersebut dalam waktu dekat.

“Karena kebutuhan nomenklatur sudah ada perubahan dan fokus akan berubah dan ini merupakan penelaahan kembali dewan komisaris,” ujarnya.

Posisi Dirut secara definitif akan diputuskan paling lambat 30 hari dari sekarang. Dalam kurun waktu tersebut, baik Kementerian BUMN maupun jajaran Komisaris Utama akan mempersiapkan penetapan calon yang definitif. Sementara itu, proses bisnis Pertamina akan berjalan seperti biasa.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Iklan
%d blogger menyukai ini: